Keterbatasan air di kawasan Morowali berpotensi memangkas produksi IMIP hingga 30–40%. Mengingat IMIP merupakan salah satu pusat utama hilirisasi nikel RI, gangguan berkepanjangan dapat menekan supply dan ekspor produk nikel Indonesia.
“Ditaksir dari keseluruhan operasional industri di IMIP, El Niño melambatkan laju produksi hingga mengakibatkan 30%—40% penurunan produksi. ” Head of Media Relations IMIP Dedy Kurniawan
📈 Impact Sektoral
Jika gangguan produksi berlanjut , supply nikel global berpotensi mengetat → bullish bagi harga nikel . Indonesia sebagai salah satu pemain utama supply nikel global membuat gangguan produksi di Morowali berpotensi menjadi katalis positif bagi harga.
⚠️ Impact Emiten
Di sisi lain, penurunan utilisasi menjadi risiko terhadap volume produksi dan earnings emiten dengan eksposur operasional di Morowali. MBMA menjadi salah satu yang paling relevan dipantau karena memiliki fasilitas smelter di IMIP. Sementara INCO juga perlu diperhatikan seiring pengembangan proyeknya di Bahodopi, Morowali.
💡Insight
El Niño berpotensi bullish untuk harga nikel, tetapi berpotensi negative risk bagi produsen yang terdampak gangguan operasional. Fokus utama saat ini adalah durasi gangguan air dan tingkat utilisasi smelter Morowali.
More Info: Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


