Harga emas masih bertahan di sekitar US$4,400/oz setelah sebelumnya bergerak di kisaran US$3,900–4,000/oz, dengan performa:
- Weekly: +3.11%
- Monthly: +9.98%
- YTD: +3.82%
📉 Katalis: Buyback US Treasury
US Treasury berencana meningkatkan ukuran buyback obligasi tenor 10–30 tahun dari US$2 miliar menjadi minimal US$4 miliar per operasi mulai September. Langkah ini mendorong harga obligasi naik dan yield Treasury turun , terutama pada tenor panjang.
Dampak ke Emas: Penurunan yield membuat aset non-bunga seperti emas menjadi relatif lebih menarik bagi investor.
🔄 Inverse Relationship: Emas cenderung bergerak berlawanan dengan yield Treasury. Saat yield turun, opportunity cost emas menurun, sehingga daya tarik emas sebagai aset safe haven meningkat.
📈Pergerakan Emiten Emas
Pada perdagangan Kamis (20/08) pergerakan emiten emas mengalami kenaikan yaitu:
- ANTM: +3.30%
- BRMS: +8.80%
- MDKA: +3.16%
- PSAB: +14.15%
- ARCI: +6.15%
- EMAS: +1.95%
💡 Insight
Emas masih memiliki katalis positif jangka pendek dari penurunan yield Treasury. Namun, investor tetap perlu mencermati arah yield Treasury, kebijakan suku bunga The Fed , pergerakan USD, serta perkembangan geopolitik sebagai faktor yang dapat memengaruhi momentum emas ke depan.
More Info: Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


