Kita saat ini berada di awal fase Hope (Berharap) — tekanan jual mulai mereda dan sejumlah data mulai membaik.
IHSG mulai menunjukkan tanda recovery dengan performance bulanan +4.77%✅ . Rebound ini menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda setelah koreksi panjang.

Faktor yang Mendorong IHSG Masuk Fase “Berharap”
- 📈 GDP masih resilient: Ekonomi Indonesia tumbuh 5.29% YoY pada 2Q26, di atas ekspektasi 5.10%. Menunjukkan fundamental domestik masih cukup solid.
- 💱 Rupiah mulai stabil Rupiah kembali bergerak di bawah Rp18,000/USD. Mengurangi salah satu sumber tekanan terhadap sentimen pasar dan aset berisiko.
- 🌊 Foreign flow mulai membaik: Secara bulanan sudah net buy ~Rp6 triliun. Menandakan risk appetite mulai kembali.
- 🏦 Policy uncertainty mulai berkurang: Pengajuan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI. Memberikan kejelasan lebih besar terkait arah kepemimpinan dan kebijakan moneter ke depan.
💡Insight
Kombinasi GDP yang masih solid, Rupiah yang terjaga, dan perbaikan foreign inflow menunjukkan bahwa investor mulai bergeser dari Fear menuju Hope.
Namun, Hope ≠ Bullish.
Recovery IHSG masih membutuhkan konfirmasi dari keberlanjutan arah kebijakan pemerintah, stabilitas Rupiah, serta kondisi global. Perbaikan faktor-faktor tersebut diharapkan meningkatkan kepercayaan investor, dan mendorong foreign inflow.
Invetsor juga masih menunggu evaluasi MSCI dan FTSE sebagai katalis penting berikutnya bagi kepercayaan investor dan arah foreign flow.
More Info: Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


