🔐Deadlock AS vs Iran pada Negosiasi Pertama

Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung selama 21 jam di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.

🔍 Update Negosiasi

  • Iran telah mengajukan proposal kompromi yang berisi 10 poin, yang sebelumnya diklaim sudah pernah mendapat persetujuan dari AS
  • Namun dalam proses negosiasi, Iran menilai tuntutan baru AS terlalu jauh sebagai imbal balik —mulai dari penghentian program rudal dan drone, akses inspeksi tanpa batas, hingga pemutusan relasi dengan sekutu regional
  • Di sisi lain, AS menganggap proposal tersebut sebagai “best offer”, sementara AS menilai Iran belum menunjukkan tingkat kooperatif yang cukup
    👉 Hasilnya? Deadlock. No deal.

Eskalasi Naik Level pasca Negosiasi

  • 🇱🇷Responn AS: Pasca gagalnya negosiasi Presiden Donald Trump umumkan rencana blokade Selat Hormuz dan bahkan kapal internasional yang “berhubungan” dengan Iran bisa kena tindakan
  • 🇮🇷Respons Iran: IRGC Iran memperingatkan bahwa setiap kapal militer AS yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata dan akan direspons secara tegas.

💡 Insight
Gagalnya negosiasi ini membuka babak baru ketegangan AS–Iran, namun reaksi pasar terlihat lebih terukur. Eskalasi tidak lagi selalu memicu panic selling, melainkan cenderung diikuti rebound setelah volatilitas awal.

Ini mengindikasikan bahwa sebagian risiko geopolitik sudah mulai di-price in oleh pasar, dengan asumsi masih adanya ruang negosiasi, meskipun risiko eskalasi tetap menjadi faktor utama yang terus dipantau.

More Info: Siminvest Instagram // Siminvest WhatsApp Channel

Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only