Market
Indonesia | IHSG
IHSG Akhiri Pekan di Zona Hijau
IHSG ditutup menguat 2.07% ke level 6,008 pada perdagangan Jumat (12/06). IHSG solid bergerak di zona hijau di tengah penguatan nilai tukar rupiah dan berbagai sentimen positif domestik. Penopang IHSG diantaranya AMMN, BBCA, dan DSSA.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp21.3 triliun, lebih rendah dari hari sebelumnya Rp22.7 triliun. Sebanyak 615 saham menguat, 108 saham melemah, dan 93 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia pada perdagangan Jumat (12/06) bergerak menguat seiring membaiknya sentimen risiko global. Nikkei memimpin penguatan 2.81% disusul Hang Seng dan Shanghai Composite ditutup naik masing-masing 1.93 dan 1.1%.
Penguatan pasar didorong meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan negosiasi menunjukkan kemajuan signifikan dan berpotensi mencapai kesepakatan akhir pekan ini. Meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi turut menekan harga minyak ke level terendah dalam dua bulan terakhir.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/06). Indeks Dow Jones memimpin kenaikan dengan menguat 0.7%, diikuti S&P 500 naik 0.5%, dan Nasdaq bertambah 0.3%.
Sentimen positif menguat setelah saham SpaceX melonjak 19% pada hari pertama perdagangannya, sementara harapan tercapainya kesepakatan AS-Iran turut mendukung pasar. Laporan menyebut rancangan kesepakatan mencakup pencabutan sanksi minyak Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang berpotensi meredakan risiko geopolitik serta mendukung stabilitas pasokan energi global.
Net Foreign Flow (12 Juni 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Pemerintah memangkas target pembangunan koperasi setengahnya, dari 80.000 menjadi 40.000 unit.
- Bank Indonesia dan bank sentral China sepakat menjajaki peningkatan nilai kerja sama pertukaran mata uang bilateral.
Faktor Global:
- Indeks Sentimen Konsumen AS naik menjadi 48.9 pada awal Juni 2026 dari rekor terendah 44.8 di bulan Mei, melampaui ekspektasi pasar
- Tingkat inflasi di India naik menjadi 3.9% pada Mei 2026 dari 3.5% di bulan sebelumnya, level tertinggi sejak Januari tahun lalu
Komoditas
- Harga minyak mentah turun 3.2% menjadi $84.88 per barel akibat meningkatnya ekspektasi kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz antara AS dan Iran
Berita Emiten
- π’BBRI akan melaksanakan buyback saham senilai Rp500 M pada 12 Juniβ11 September 2026
- π’MLBI akan bagikan dividen final 2025 senilai Rp781.7 M atau Rp371 per lembar saham (Est Yield 6.2%)
- π PYFA umumkan penundaan rencana rights issue dengan pertimbangan kondisi pasar modal yang dinilai belum kondusif
Rekap Saham
12 Juni 2026
Daily
- π’ JPFA ,TAKE PROFIT Entry 1,865 (12Juni), tertinggi 1,930, TP (1,920 β 1,960). Closing price 1,905. Profit 3,5% ππππ
- π’ ENRG TAKE PROFIT , Entry 1,365 (12Juni), tertinggi 1,445, TP (1,425 – 1,465). Closing price 1,390. Profit 5,9% ππππππ
- β π’ MEDC TAKE PROFIT, Entry 1,185 (12Juni), tertinggi 1,265, TP (1,240 β 1,280). Closing price 1,225.Profit 6,8% πππππππ
Daily | Sim Call
TPIA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,850
Target price : 1,900 β 1,960
Entry price : 1,780 β 1,855
Stop Loss : 1,710
Strategi:
TPIA, bertahan diatas Support 1,820, berpeluang mencoba Resistance 1,900 dan next Resistance 1,960. Namun, bila TPIA breakdown Support 1,820, berkemungkinan menguji Support 1,780 dan next Support 1,730. Baiknya batasi risiko bila TPIA bergerak melemah di bawah Support 1,730. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
INCO: SPECULATIVE BUY
Last price : 4,710
Target price : 4,830 β 4,950
Entry price : 4,520 – 4,720
Stop Loss : 4,320
Strategi:
INCO, breakout Resistance 4,540, berpeluang mencoba Resistance 4,830 dan next Resistance 4,950. Namun, bila INCO breakdown Support 4,540, berpeluang menguji Support 4,520 dan next Support 4,350. Batasi resiko bila INCO bergerak melemah dibawah Support 4,350. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
BRMS: SPECULATIVE BUY
Last price : 530
Target price : 550 β 565
Entry price : 510 – 535
Stop Loss : 488
Strategi:
BRMS, breakout Resistance 525, berpeluang mencoba Resistance 550 dan next Resistance 565. Namun, bila BRMS breakdown Resistance 525, berpeluang menguji Support 510 dan next Support 494. Batasi resiko bila BRMS bergerak melemah dibawah Support 494. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmasβs research reports are available on our mobile apps βSimInvestβ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
βThis document is intended for information purposes onlyβ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
Β© Sinarmas Sekuritas