Market
Indonesia | IHSG
Sempat ATH 9,000, IHSG ditutup Koreksi
IHSG ditutup turun 0.22% ke level 8,925 pada perdagangan Kamis (08/01). Indeks bergerak volatil dan sempat sentuh ATH di level 9,000. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BBCA, ANTM, dan IMPC.
Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi sebesar Rp29.06 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp36.89 triliun. Sebanyak 370 saham melemah, 302 saham menguat, dan 138 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Saham Regional ditutup turun pada perdagangan Rabu imbas aksi profit taking. Nikkei turun 1.63% di tengah pelaku pasar yang terus menilai dampak potensial dari pembatasan ekspor China terhadap produk militer ke Jepang yang dapat membebani sektor industri dan manufaktur negara tersebut.
Hang Seng dan Shanghai masing-masing turun 1.17% dan 0.07% di tengah para pelaku pasar yang menantikan data CPI dan PPI China untuk Desember yang akan dirilis pada Jumat.
Kawasan Amerika Serikat
Indeks Wall Street ditutup berbariasi pada perdagangan Kamis. Dow Jones dan S&P 500 masing-masing naik sebesar 0.55% dan 0.01%, sementara Nasdaq terkoreksi 0.44%.
Saham-saham di sektor energi menguat didorong oleh kenaikan harga minyak mentah. Hal ini juga didorong oleh sentimen mengenai AS yang berencana untuk mengendalikan minyak Venezuela dalam jangka panjang.
Net Foreign Flow (8 Januari 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- PNBP sektor ESDM hanya mencapai Rp243.4 triliun, di bawah target Rp255.5 triliun pada 2025 karena harga komoditas global turun.
- Uang primer (M0) melonjak 16.8% di Desember 2025, tetapi sektor riil belum menunjukkan perbaikan yang signifikan meskipun likuiditas meningkat.
Faktor Global:
- Defisit neraca dagang AS pada Oktober sebesar USD29.4 miliar, turun 39% dibanding September yang sebesar USD48.1miliar.
- IKK Jepang turun menjadi 37.2 pada Desember 2025 dari 37.5 pada November, di bawah perkiraan pasar.
Komoditas
-
Harga minyak WTI naik 3% ke level USD58/barel pada Kamis, rebound dari penurunan hari sebelumnya, masih didorong oleh tensi geopolitik AS-Venezuela.
Berita Emiten
- 🟠ASII melalui anak usahanya PT Sake Industrial Arjaya, resmi mengakuisisi 83.7% saham PT Mega Manunggal Property (MMLP) dengan nilai transaksi sekitar Rp3.34 triliun
- 🟢RMKE menargetkan volume coal services naik dari sekitar 8 juta ton pada 2025 menjadi lebih dari 12 juta ton pada 2026.
- 🟢KRAS mengamankan kontrak untuk memasok lebih dari 80ribu ton pipa baja bagi pembangunan pipa transmisi gas Dumai–Sei Mangke (Dusem).
Rekap Saham
8 Januari 2026
Daily
- 🟢 AUTO CUT PROFIT, Entry 2,770 (8 Januari), tertinggi 2,800. Closing price 2,740. Profit 1.08%
- 🟢 WIIM TAKE PROFIT, Entry 1,775 (8 Januari), tertinggi 1,900. Closing price 466. Profit 7.04%🚀🚀🚀🚀🚀
Weekly
- 🟠 BUKA HOLD, Entry 163 (17 October), tertinggi 169, TP (178 – 189). Closing price 163. DRAW
- 🟠 DSSA Tertinggi 106,375 TP (106,225 – 111,000), Closing Price 103,175.
- 🟢 WIFI HOLD, Entry 3,320 (7 Januari), tertinggi 3,430, TP (3,630 – 3,800). Closing price 3,360. Profit 0.60%🚀
Daily | Sim Call
MINA: SPECULATIVE BUY
Last price : 520
Target price : 540 – 555
Entry price : 500 – 525
Stop Loss : 480
Strategi:
MINA, menguji Resistance 525, berpeluang mencoba Resistance 540 dan next Resistance 555. Namun, bila MINA breakdown Resistance 525, berkemungkinan menguji Support 500 dan next Support 486. Baiknya batasi risiko bila MINA bergerak melemah di bawah Support 486. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
EXCL: SPECULATIVE BUY
Last price : 4,300
Target price : 4,400 – 4,550
Entry price : 4,110 – 4,310
Stop Loss : 3,950
Strategi:
EXCL, menguji Resistance 4,310, berpeluang mencoba Resistance 4,400 dan next Resistance 4,550. Namun, bila EXCL breakdown Resistance 4,310, berkemungkinan menguji Support 4,110 dan next Support 4,000. Baiknya batasi risiko bila EXCL melemah di bawah Support 4,000. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Weekly | Sim Call
BUKA: HOLD
Last price : 163
Target price : 178 – 189
Entry price : 163 (17October)
Stop Loss : 147
Strategi:
BUKA, bertahan di atas Support 162, berpeluang menguji Support 150 dan next Support 147. Namun, bila BUKA breakout Support 162, berpeluang mencoba Resistance 178 dan next Resistance 189. Batasi resiko bila BUKA bergerak melemah dibawah Support 150. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
IMPC: BUY ON WEAKNESS
Last price : 3,850
Target price : 4,030 – 4,250
Entry price : 3,630 – 3,830
Stop Loss : 3,480
Strategi:
IMPC, bertahan di atas Support EMA20 (3,750), berpeluang mencoba Resistance 4,030 dan next Resistance 4,250. Namun, bila IMPC breakdown Support EMA20 (3,750), berpeluang menguji Support 3,630 dan next Support 3,500. Batasi risiko bila IMPC bergerak melemah dibawah Support 3,500. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
WIFI: HOLD
Last price : 3,360
Target price : 3,630 – 3,800
Entry price : 3,320 (7 Januari)
Stop Loss : 3,150
Strategi:
WIFI, menguji Resistance 3,430, berpeluang mencoba Resistance 3,630 dan next Resistance 3,800. Namun, bila WIFI breakdown Resistance 3,430, berpeluang menguji Support 3,290 dan next Support 3,190. Batasi resiko bila WIFI bergerak melemah dibawah Support 3,190. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas