Market
Indonesia | IHSG
IHSG Lanjut Menguat, Seiring Kenaikan Cadev
IHSG menguat tipis 1.19% ke level 5,986 pada perdagangan Selasa (07/07), memperpanjang penguatan menjadi lima hari berturut-turut. Indeks bergerak menguat dengan range perdagangan 5,890-5,987. Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan saham BBCA, BBRI, dan BBNI.
Dari dalam negeri, sentimen positif didukung oleh kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Juni 2026 menjadi USD146 miliar, mengakhiri tren penurunan selama lima bulan berturut-turut. Investor juga mencermati usulan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia ditutup kompak melemah pada perdagangan Selasa (07/07). Hang Seng Hong Kong turun 0.51%, Nikkei 225 Jepang melemah 2.12%, dan Shanghai Composite China terkoreksi 1.26%, seiring aksi jual yang melanda saham-saham teknologi dan semikonduktor di kawasan.
Sentimen pasar dipengaruhi kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi China setelah World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi negara tersebut untuk 2026โ2027 akibat lemahnya sektor properti dan konsumsi domestik. Di saat yang sama, investor juga menantikan rilis data inflasi (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) China pekan ini sebagai petunjuk terbaru mengenai kondisi pemulihan ekonomi.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Selasa (07/07), tertekan aksi jual pada saham-saham semikonduktor. Indeks S&P 500 turun 0.4%, Nasdaq 100 merosot 1.8%, sementara Dow Jones terkoreksi 131 poin setelah sebelumnya mencetak rekor penutupan tertinggi.
Sentimen pasar turut dibebani meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz memicu kekhawatiran eskalasi konflik antara AS dan Iran. Kondisi ini mendorong kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi tekanan inflasi ke depan.
Net Foreign Flow (7 Juli 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Cadangan devisa Indonesia naik menjadi USD145.6 miliar pada Juni 2026, mengakhiri tren penurunan selama lima bulan berturut-turut.
- Pemerintah menyiapkan insentif pajak, devisa, dan regulasi untuk membentuk pusat finansial internasional di kawasan ekonomi khusus (KEK).
Faktor Global:
- Ekspektasi inflasi konsumen AS untuk satu tahun naik ke 3.7% pada Juni 2026, level tertinggi sejak September 2023.
- Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China melambat menjadi 4.4% pada 2026 akibat lemahnya sektor properti dan konsumsi.
Komoditas
- Harga minyak melonjak di atas US$72/barel setelah AS menyerang Iran dan mencabut izin ekspor minyak negara tersebut.
Berita Emiten
- ๐ BBNI mengakhiri lebih awal buyback setelah membeli 77.9 juta saham untuk program kepemilikan saham karyawan.
- ๐ TPIA menawarkan obligasi Rp2.25 triliun dengan kupon 6.5%โ7.5% untuk memperkuat modal kerja.
- ๐ขMORA menggandeng ZTE untuk mengembangkan jaringan broadband berbasis AI pasca-merger Moratelindo dan MyRepublic.
Rekap Saham
07 Juli 2026
Daily
- ๐ก BRMS DRAW, Entry 510 (07Juli), tertinggi 530, TP (550 โ 575). Closing price 510. Draw
- ๐ข TPIA CUT PROFIT, Entry 1,860 (07Juli), tertinggi 1,915, TP (1,945 โ 2,000). Closing price 1,890. Profit 1,6% ๐๐
- ๐ข GGRM TAKE PROFIT, Entry 15,800 (07Juli), tertinggi 16,975, TP (16,300-16,750). Closing price 16,725. Profit 7,4% ๐๐๐๐๐๐๐
Daily | Sim Call
JPFA: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,090
Target price : 2,180 โ 2,220
Entry price : 2,000 โ 2,110
Stop Loss : 1940
Strategi:
JPFA, breakout Resistance 2,060, berpeluang mencoba Resistance EMA50 (2,180) dan next Resistance 2,220. Namun, bila JPFA breakdown Resistance 2,060, berkemungkinan menguji Support 2,000 dan next Support 1,960. Baiknya batasi risiko bila JPFA bergerak melemah di bawah Support 1,960. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
BRPT: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,580
Target price : 1,635 โ 1,700
Entry price : 1,520 – 1,585
Stop Loss : 1,475
Strategi:
BRPT, breakout Resistance EMA20 (1,565), berpeluang mencoba Resistance 1,635 dan next Resistance 1,700. Namun, bila BRPT breakdown Resistance EMA20 (1,565), berpeluang menguji Support 1,520 dan next Support 1,495. Batasi resiko bila BRPT bergerak melemah dibawah Support 1,495. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
AYAM: SPECULATIVE BUY
Last price : 356
Target price : 366 โ 372
Entry price : 346 – 358
Stop Loss : 334
Strategi:
AYAM, bertahan pada Resistance 356, berpeluang mencoba Resistance 366 dan next Resistance 372. Namun, bila AYAM breakdown Resistance 356, berpeluang menguji Support 346 dan next Support 338. Batasi resiko bila AYAM bergerak melemah dibawah Support 338. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas