Market
Indonesia | IHSG
Indeks Kembali Ditutup Melemah
IHSG ditutup turun 0.26% ke level 6,971 pada perdagangan Selasa (07/04). Pergerakan indeks cenderung volatile, sempat ke level tertinggi 7,022 dan juga sempat menyentuh level terendah 6,943. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BBRI, ASII, dan BMRI.
Value transaksi tercatat sebesar Rp13.49 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp15.25 triliun. Sebanyak 407 saham melemah, 250 saham menguat, dan 158 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia ditutup naik pada perdagangan Selasa. Shanghai naik 0.26% didorong oleh naiknya saham-saham di sektor Teknologi. Selain itu, pelaku pasar di China juga menantikan rilisnya data inflasi yang dijadwalkan rilis pada Rabu.
Nikkei naik tipis 0.03% di tengah adanya sentimen dari Perdana Menteri Sanae Takaichi yang mengatakan berencana mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Iran dan juga melakukan panggilan terpisah dengan Trump di tengah upaya mencari jalan menuju perdamaian.
Kawasan Amerika Serikat
Wallstreet bergerak variatif pada Selasa (07/04) dengan S&P 500 naik 0.08%%, Nasdaq Composite menguat tipis 0.01%, sementara Dow Jones melemah 0.18%.
Sentimen pasar cenderung hati-hati menjelang tenggat yang diberikan Donald Trump kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, setelah AS melakukan serangan militer di Pulau Kharg yang memicu kekhawatiran eskalasi konflik.
Net Foreign Flow (07 April 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Rupiah melemah hingga sekitar Rp17,105 per dolar AS pada Selasa (07/06).
- Penerimaan pajak Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai Rp394.8 triliun atau tumbuh 20.7% yoy.
Faktor Global:
- Pesanan barang tahan lama AS turun 1.4% pada Februari 2026, terutama akibat anjloknya pesanan pesawat.
- Belanja rumah tangga di Japan turun 1.8% yoy pada Februari 2026, menandai kontraksi tiga bulan berturut-turut.
Komoditas
- Harga emas bertahan di bawah US$4,650 per ons, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi membatasi permintaan safe haven meski ketegangan geopolitik meningkat.
Berita Emiten
- 🟢BMRI mencatat penyaluran kredit infrastruktur sebesar Rp491.6 triliun hingga Februari 2026, tumbuh 30.8% YoY.
- 🟢PTPP mencatatkan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3.87 triliun hingga Februari 2026, tumbuh 33% yoy.
- 🟢CNMA menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp980 miliar atau Rp12 per saham untuk tahun buku 2025.
Rekap Saham
07 April 2026
Daily
- 🟡 TCPI DRAW, Entry 11,500 (07April), tertinggi 12,000, TP (12,275 – 12,575). Closing price 11,500. DRAW
- 🟢 TINS CUT PROFIT, Entry 3,440 (07April), tertinggi 3,640, TP (3,660 – 3,750). Closing price 3,500. Profit 1.74% 🚀🚀
- 🟡 SIMP DRAW, Entry 640 (07April), tertinggi 660, TP (675 – 695). Closing price 640. DRAW
Daily | Sim Call
AKRA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,400
Target price : 1,435 – 1,480
Entry price : 1,350 – 1,405
Stop Loss : 1,295
Strategi:
AKRA, breakout Resistance 1,395, berpeluang mencoba Resistance 1,435 dan next Resistance 1,480. Namun, bila AKRA breakdown Resistance 1,395, berkemungkinan menguji Support 1,350 dan next Support 1,315. Baiknya batasi risiko bila AKRA bergerak melemah di bawah Support 1,315. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
ESSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 725
Target price : 750 – 770
Entry price : 700 – 730
Stop Loss : 670
Strategi:
ESSA, breakout Resistance EMA20 (710), berpeluang mencoba Resistance 750 dan next Resistance 770. Namun, bila ESSA breakdown Resistance EMA20 (710), berpeluang menguji Support 700 dan next Support 680. Batasi resiko bila TINS bergerak melemah dibawah Support 680. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
TKIM: SPECULATIVE BUY
Last price : 8,825
Target price : 9,050 – 9,300
Entry price : 8,500 – 8,850
Stop Loss : 8,150
Strategi:
TKIM, menguji Resistance EMA20 (8,850), berpeluang mencoba Resistance 9,050 dan next Resistance 9,300. Namun, bila TKIM breakdown Resistance EMA20 (8,850), berpeluang menguji Support 8,500 dan next Support 8,250. Batasi resiko bila TKIM bergerak melemah dibawah Support 8,250. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas