Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 7 Mei 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Menguat 3 Hari Beruntun

IHSG ditutup menguat 0.50% ke level 7,092 pada perdagangan Rabu (06/05). Indeks solid bergraka di zona hijua dengan range perdagangan 7,049 - 7,128. Penguatan Indeks ditopang oleh saham MORA, TPIA, dan BRMS.

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp17.71 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp16.95 triliun. Sebanyak 341 saham menguat, 290 saham melemah, dan 186 saham stagnan.

Kawasan Asia

Pasar Saham Asia ditutup melemah pada perdagangan Rabu (06/05). Hangseng dan Shanghai masing-masing menguat sebesar 1.22% dan 1.17%, sementara Nikkei masih tutup perdagangan.

Pasar saham Asia ditutup menguat ke level tertinggi baru, didorong oleh meredanya ketegangan di Timur Tengah serta kembali menguatnya reli saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Sentimen global membaik setelah AS menegaskan gencatan senjata dengan Iran dan meredakan operasi di kawasan Selat Hormuz, yang turut menurunkan tekanan harga minyak dan inflasi.

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street ditutup menguat pada Rabu (06/05) ke rekor baru, dengan S&P 500 dan Nasdaq naik lebih dari 1% serta Dow Jones melonjak 600 poin.

Penguatan indeks didorong harapan meredanya konflik Iran-AS dan kuatnya laporan kinerja emiten berbasis AI seperti AMD dan Super Micro Computer. Sentimen juga diperkuat oleh ekspektasi terbukanya kembali jalur perdagangan di Selat Hormuz yang menekan harga energi, sehingga sektor selain energi cenderung menguat.

Net Foreign Flow (06 Mei 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Pemerintah akan memberi insentif PPN sekitar 40–100% untuk mobil listrik murni, terutama yang berbasis baterai nikel.
  • Pemerintah mempertimbangkan skema bagi hasil di sektor tambang seperti di migas untuk meningkatkan penerimaan negara

Faktor Global:

  • Iran menyatakan hanya akan menerima kesepakatan yang adil dan komprehensif dengan AS terkait upaya mengakhiri konflik di Timur Tengah
  • Persediaan minyak mentah AS turun 8.1 juta barel pada pekan lalu, jauh di atas ekspektasi, disertai penurunan stok bensin, distilat, dan Cushing,

Komoditas

  • Emas bertahan di sekitar $4,700 per ons setelah naik 3%, didorong harapan kesepakatan AS–Iran yang menekan harga minyak, meredakan kekhawatiran inflasi

Berita Emiten

  • 🟢TOTL menetapkan dividen tunai sebesar Rp375.1 miliar atau Rp110 per saham, dengan payout ratio mencapai 90.49%. (Est. Yield 8.8%)
  • 🔴COAL mencatat penjualan kuartal I/2025 turun 50.2% menjadi Rp242 miliar, sehingga laba bersih anjlok 87.3% menjadi Rp4.2 miliar.
  • 🟠BRIS membagikan dividen tunai sebesar Rp1.51 triliun atau Rp32.81 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. (Est. Yield 1.8%)

Rekap Saham

06 Mei 2026

Daily

  • 🟢 INDY CUT PROFIT, Entry 3,750 (06Mei), tertinggi 3,840, TP (3,930 – 4,050). Closing price 3,770. Profit 0,53% 🚀
  • 🟢 TAPG TAKE PROFIT, Entry 2,070 (06Mei), tertinggi 2,150, TP (2,140 – 2,180). Closing price 2,140. Profit 3,9% 🚀🚀🚀🚀
  • ⁠🟢 ADRO CUT PROFIT, Entry 2,500 (06Mei), tertinggi 2,550, TP (2,580 – 2,640). Closing price 2,530. Profit 2% 🚀🚀

Daily | Sim Call

ENRG: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,840
Target price : 1,900 – 1,940
Entry price : 1,745 – 1,845
Stop Loss : 1,690

Strategi:

ENRG, breakout Resistance 1,785 berpeluang mencoba Resistance 1,900 dan next Resistance 1,940. Namun, bila ENRG breakdown Resistance 1,785, berkemungkinan menguji Support 1,745 dan next Support 1,715. Baiknya batasi risiko bila ENRG bergerak melemah di bawah Support 1,715. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

TINS: SPECULATIVE BUY

Last price : 3,890
Target price : 4,000 – 4,100
Entry price : 3,740 – 3,900
Stop Loss : 3,640

Strategi:

TINS, breakout Resistance 3,810, berpeluang mencoba Resistance 4,000 dan next Resistance 4,100. Namun, bila TINS breakdown Resistance 3,810, berpeluang menguji Support 3,740 dan next Support 3,690. Batasi resiko bila TINS bergerak melemah dibawah Support 3,690. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

HRTA: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,810
Target price : 2,900 – 2,960
Entry price : 2,750 – 2,820
Stop Loss : 2,670

Strategi:

HRTA, bertahan pada Resistance 2,810, berpeluang mencoba Resistance 2,900 dan next Resistance 2,960. Namun, bila HRTA breakdown Resistance 2,810 berpeluang menguji Support 2,750 dan next Support 2,690. Batasi resiko bila HRTA bergerak melemah dibawah Support 2,690. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas