Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 7 Januari 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG ATH Beruntun

IHSG ditutup naik 0.84% ke level ATH 8,933 pada perdagangan Selasa (06/01). Indeks sempat snetuh zona merah namun berhasil rebound dan ditutup di level ATH. Penguatan IHSG didorong oleh saham AMMN, BBCA, dan BBRI.

Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi sebesar Rp34.16 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp30.32 triliun. Sebanyak 428 saham menguat, 256 saham melemah, dan 127 saham stagnan.

Kawasan Asia

Pasar Saham Regional kompak ditutup menguat pada perdagangan Selasa. Shanghai naik 1.50% diikuti oleh Hang Seng sebesar 1.38%. Sentimen pasar didukung oleh optimisme yang meningkat terhadap pemulihan ekonomi China, didukung oleh dukungan kebijakan dan likuiditas yang melimpah dari Beijing, termasuk langkah-langkah untuk menstabilkan sektor properti yang sedang kesulitan.

Dari Jepang, Nikkei naik 1.32% didorong oleh sektor teknologi. Saham teknologi di Jepang terus unggul di awal tahun di tengah antusiasme yang berkelanjutan terhadap saham-saham terkait semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI).

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street mencetak rekor, dengan Dow Jones naik 0.99%, S&P menguat 0.62%, dan Nasdaq naik 0.65%, didorong ekspektasi lanjutan pemangkasan suku bunga The Fed yang menopang prospek laba.

Di sisi lain, pasar relatif tenang menanggapi penangkapan pemimpin Venezuela oleh AS, karena dinilai kecil risikonya memicu guncangan regional berkepanjangan.

Net Foreign Flow (6 Januari 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Menkeu memperpanjang PPN DTP 100% untuk pembelian rumah hingga akhir 2027 guna menjaga momentum sektor properti.
  • Pemerintah akan memulai groundbreaking enam proyek hilirisasi yang digarap Danantara bulan ini sebagai bagian dari program prioritas nasional.

Faktor Global:

  • Trump akan mengadakan pertemuan dengan para pimpinan perusahaan minyak AS untuk membahas rencana memulihkan dan meningkatkan produksi minyak di Venezuela
  • China membatasi ekspor produk berpotensi militer ke Jepang, memperdalam ketegangan kedua negara

Komoditas

  • Harga timah di Inggris naik ke sekitar US$42,450/ton, mendekati level tertinggi lebih dari tiga tahun, didorong pasokan yang semakin ketat

Berita Emiten

  • 🟢DEWA telah menyerap sekitar Rp429.99 miliar untuk buyback 790.69 juta lembar saham pada kisaran harga Rp430–645
  • 🟢OPMS membuka aksi korporasi besar dengan diversifikasi ke 16 lini usaha baru, terutama di bisnis pangan dan FMCG
  • 🟢PNGO memutuskan sebaran dividen tunai interim dari pembukuan 2025 sebesar Rp70.31 miliar atau setara Rp90 per saham.

Rekap Saham

6 Januari 2026

Daily

  • 🟢 TINS CUT PROFIT, Entry 3,260 (6 Januari), tertinggi 3,390. Closing price 3,340. Profit 2.45%🚀🚀🚀
  • 🟢 TLKM CUT PROFIT, Entry 3,490 (6 Januari), tertinggi 3,600. Closing price 3,520. Profit 0.86%🚀

Weekly

  • 🟠 BUKA HOLD, Entry 163 (17 October), tertinggi 165, TP (178 – 189). Closing price 163. DRAW
  • 🟢 UNTR HOLD, Entry 29,300 (10 Desember), tertinggi 31,275, TP (30,400-31,700), Closing price 31,275. Floating Profit 5.74%🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟠 NCKL Tertinggi 1,315 TP (1,250 – 1,330), Closing Price 1,300.

Daily | Sim Call

RATU: SPECULATIVE BUY

Last price : 10,650
Target price : 10,975 – 11,250
Entry price : 10,200 – 10,675
Stop Loss : 9,750

Strategi:

RATU, breakout Resistance 10,600, berpeluang mencoba Resistance 10,975 dan next Resistance 11,250. Namun, bila RATU breakdown Resistance 10,600, berkemungkinan menguji Support 10,200 dan next Support 9,950. Baiknya batasi risiko bila RATU bergerak melemah di bawah Support 9,950. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

AYAM: SPECULATIVE BUY

Last price : 478
Target price : 490 – 505
Entry price : 460 – 480
Stop Loss : 440

Strategi:

AYAM, menguji Resistance 482, berpeluang mencoba Resistance 490 dan next Resistance 505. Namun, bila AYAM breakdown Resistance 482, berkemungkinan menguji Support 460 dan next Support 446. Baiknya batasi risiko bila AYAM melemah di bawah Support 446. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Weekly | Sim Call​

BUKA: HOLD

Last price : 163
Target price : 178 – 189
Entry price : 163 (17October)
Stop Loss : 147

Strategi:

BUKA, breakout Resistance EMA200 (157), berpeluang mencoba Resistance 163 dan next Resistance 166. Namun, bila BUKA breakdown Resistance EMA200 (157), berpeluang menguji Support 150 dan next Support 147. Batasi resiko bila BUKA bergerak melemah dibawah Support 150. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Sideways.

Weekly | Sim Call

UNTR: HOLD

Last price : 31,275
Target price : 30,400 – 31,700
Entry price : 29,300 (10 Desember)
Stop Loss : 27,300

Strategi:

UNTR, bertahan pada Resistance 31,275, berpeluang mencoba Resistance 31,500 dan next Resistance 31,700. Namun, bila UNTR breakdown Resistance 31,275, berpeluang menguji Support 29,100 dan next Support 28,600. Batasi risiko bila UNTR bergerak melemah dibawah Support 27,675. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Weekly | Sim Call

WIFI: BUY ON WEAKNESS

Last price : 3,460
Target price : 3,630 – 3,800
Entry price : 3,290 – 3,440
Stop Loss : 3,150

Strategi:

WIFI, bertahan pada Support EMA50 (3,440), berpeluang menguji Support 3,290 dan next Support 3,190. Namun, bila WIFI breakdown Support EMA50 (3,440), berpeluang mencoba Resistance 3,630 dan next Resistance 3,800. Batasi resiko bila WIFI bergerak melemah dibawah Support 3,190. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas