Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 6 Juli 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Melonjak 3 Hari Beruntun
IHSG ditutup melonjak 2.28% ke level 5,876 pada perdagangan Jumat (03/07), memperpanjang penguatan menjadi tiga hari berturut-turut meskipun secara mingguan masih mencatat koreksi 0.35%.. Penguatan IHSG ditopang oleh saham BBCA, AMMN, dan DCII.

Kenaikan IHSG tersengat sentimen global setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed tidak akan agresif menaikkan suku bunga. Dari dalam negeri, optimisme investor turut ditopang kebijakan pemerintah untuk menekan biaya industri. Pelaku pasar juga menantikan sejumlah data ekonomi domestik pekan depan, seperti cadangan devisa, indeks keyakinan konsumen, dan penjualan ritel.

Kawasan Asia

Pasar saham Asia mayoritas ditutup menguat pada perdagangan Jumat (03/07). Nikkei 225 Jepang melonjak 1.22% setelah berbalik dari pelemahan awal sesi, sementara Hang Seng Hong Kong naik 1.57% untuk hari kedua berturut-turut. Bursa China juga menguat, dengan Shanghai Composite bertambah 0.69%.

Sentimen pasar membaik setelah data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari ekspektasi meningkatkan harapan bahwa The Fed akan lebih dovish dan tidak agresif menaikkan suku bunga. Dari sisi makro, aktivitas sektor jasa China masih berada di zona ekspansif meski sedikit melambat, sehingga pasar menunggu rilis data ekonomi berikutnya untuk menilai kekuatan pemulihan ekonomi China.

Kawasan Amerika Serikat

Bursa saham AS libur pada Jumat (03/07) dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan, sehingga tidak ada aktivitas perdagangan. Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (02/07), Dow Jones melonjak 595 poin ke rekor tertinggi baru, S&P 500 bergerak datar, sementara Nasdaq 100 turun 0.8% akibat aksi ambil untung.

Sentimen pasar tetap ditopang oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari ekspektasi sehingga meredakan kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Pekan ini, investor akan mencermati risalah rapat FOMC (FOMC Minutes), data ISM Services PMI, serta data neraca perdagangan AS sebagai petunjuk arah kebijakan moneter dan kondisi ekonomi AS.

Net Foreign Flow (3 Juli 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • PLN menambah stok batubara 16.8 juta ton setelah sempat defisit, sehingga pasokan PLTU aman hingga akhir tahun. 
  • OJK melalui POJK No. 7/2026 mewajibkan BPR memiliki modal inti minimum Rp6 miliar mulai 30 Juni 2026

Faktor Global:

  • OPEC+ sepakat menaikkan kuota produksi minyak 188 ribu barel per hari mulai Agustus 2026 sebagai bagian dari pelonggaran bertahap
  • Realisasi FDI Vietnam naik 11.2% YoY menjadi USD13.03 miliar pada Januari–Juni 2026, tertinggi dalam 18 tahun.

Komoditas

  • Harga aluminium naik di atas USD3,100/ton didorong pelemahan dolar AS dan membaiknya aktivitas manufaktur China yang meningkatkan prospek permintaan.

Berita Emiten

  • 🟢SMGR melalui PT Varia Usaha Beton memasok material konstruksi Sekolah Rakyat di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.
  • 🟠CDIA melalui anak usaha akan mengakuisisi 40% saham baru PT Armada Maritim Persada milik CUAN senilai USD90 juta.
  • 🟠ADMR menyalurkan pinjaman hingga USD300 juta ke PT Kalimantan Aluminium Industry untuk pengembangan smelter aluminium.

Rekap Saham

03 Juli 2026

Daily

  • 🟢 VKTR TAKE PROFIT, Entry 530 (03Juli), tertinggi 550, TP (550 – 590). Closing price 520. Profit 3,8% 🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 BRPT CUT PROFIT, Entry 1,480 (03Juli), tertinggi 1,570, TP (1,550 – 1,580). Closing price 1,485. Profit 0,34% 🚀
  • 🟡 ANTM DRAW, Entry 2,640 – 2,770, tertinggi 2,950, TP (2850-2910). Closing price 2,930.

Daily | Sim Call

DSSA: SPECULATIVE BUY

Last price : 820
Target price : 860 – 910
Entry price : 775 – 825
Stop Loss : 745

Strategi:

DSSA, bertahan diatas Support 790, berpeluang mencoba Resistance 860 dan next Resistance 910. Namun, bila DSSA breakdown Support 790, berkemungkinan menguji Support 775 dan next Support 755. Baiknya batasi risiko bila DSSA bergerak melemah di bawah Support 755. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

MARK: SPECULATIVE BUY

Last price : 990
Target price : 1,030 – 1,070
Entry price : 965 – 995
Stop Loss : 925

Strategi:

MARK, bertahan pada Resistance 990, berpeluang mencoba Resistance 1,030 dan next Resistance 1,070. Namun, bila MARK breakdown Resistance 990, berpeluang menguji Support 965 dan next Support 940. Batasi resiko bila MARK bergerak melemah dibawah Support 940. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Daily | Sim Call

BSML: SPECULATIVE BUY

Last price : 505
Target price : 530 – 575
Entry price : 476 – 510
Stop Loss : 460

Strategi:

BSML, breakout Resistance 490, berpeluang mencoba Resistance 530 dan next Resistance 575. Namun, bila BSML breakdown Resistance 490, berpeluang menguji Support 476 dan next Support 466. Batasi resiko bila BSML bergerak melemah dibawah Support 466. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas