Market
Indonesia | IHSG
IHSG Meninggalkan level 7,000
IHSG ditutup melemah 2.03% ke level 6,957 pada perdagangan Kamis (30/04). Indeks bergerak volatil dengan range perdagangan 6,876 - 7,109. Pelemahan Indeks dibebani oleh saham BBRI, BBCA, dan BREN.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp21.88 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp17.24 triliun. Sebanyak 576 saham melemah, 133 saham menguat, dan 105 saham stagnan.
Kawasan Asia
Bursa saham Asia ditutup variatif pada perdagangan Kamis (30/04). Hangseng memimpin pelemahan 1.28% disusul oleh Nikkei yang turun 1.06% sementara Shanghai menguat tipis 0.11%.
Ketergantungan Jepang terhadap impor energi dari Timur Tengah membuat sentimen pasar makin tertekan, ditambah data produksi industri yang turun di luar ekspektasi. Di sisi lain, pasar saham China menguat tipis dan membukukan kenaikan signifikan sepanjang April, didukung data PMI manufaktur yang ekspansif serta penguatan sektor teknologi.
Kawasan Amerika Serikat
Wall Street ditutup melemah pada Rabu (29/04) setelah Federal Reserve menahan suku bunga dan memberikan outlook yang cenderung campuran, di tengah posisi pasar yang menunggu rilis kinerja emiten besar.
Dow Jones Industrial Average melemah 0.57%, sementara Nasdaq 100 & Dow Jones bergerak flat. Sikap hawkish dari beberapa pejabat The Fed yang menolak bias pelonggaran mencerminkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi yang masih bertahan.
Net Foreign Flow (29 April 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan pajak dalam waktu dekat dan memilih fokus meningkatkan kepatuhan wajib pajak
- Rupiah ditutup melemah pada Rabu (29/04) ke level Rp17.326 per dolar AS dipicu kombinasi sentimen domestik serta tekanan global
Faktor Global:
- Federal Reserve menahan suku bunga di 3.5%โ3.75% untuk ketiga kalinya di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah
- Inflasi Jerman naik ke 2.9% YoY pada April 2026, tertinggi sejak Januari 2024, didorong lonjakan harga energi
Komoditas
- Harga minyak WTI crude oil melonjak di atas $108/barel (naik 15% mingguan) akibat penutupan Selat Hormuz yang menekan pasokan global
Berita Emiten
- ๐ขIMPC mencatat laba bersih naik 33% menjadi Rp203 miliar pada Q1 2026, dan menargetkan laba di atas Rp700 miliar sepanjang tahun
- ๐ขBMRI menetapkan dividen final Rp377 per saham dengan total payout sekitar Rp44 triliun (Est. yield 8.4%)
- ๐ขJPFA akan bagikan dividen tunai Rp1.63 triliun (40.7% dari laba bersih), atau sebesar Rp140 per lembar. (Est. yield 5.7%)
Rekap Saham
30 April 2026
Daily
- ๐ข DSNG CUT PROFIT, Entry 1,855 (30April), tertinggi 1,865, TP (1,910 โ 1,950). Closing price 1,755. Profit 0.54% ๐
- ๐ข AADI CUT PROFIT, Entry 11,150 (30April), tertinggi 11,650, TP (11,700 โ 12,000). Closing price 11,600. Profit 4% ๐๐๐๐
- ๐ข ITMG CUT PROFIT, Entry 25,650 (30April), tertinggi 26,675, TP (27,000 โ 27,600). Closing price 26,650. Profit 3.9% ๐๐๐๐
Daily | Sim Call
AKRA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,580
Target price : 1,625 โ 1,685
Entry price : 1,525 โ 1,585
Stop Loss : 1,485
Strategi:
AKRA, breakout Resistance 1,570, berpeluang mencoba Resistance 1,625 dan next Resistance 1,685. Namun, bila AKRA breakdown Resistance 1,570, berkemungkinan menguji Support 1,525 dan next Support 1,505. Baiknya batasi risiko bila AKRA bergerak melemah di bawah Support 1,505. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
TAPG: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,100
Target price : 2,150 โ 2,200
Entry price : 2,050 – 2,110
Stop Loss : 1,980
Strategi:
TAPG, bertahan pada Resistance 2,100, berpeluang mencoba Resistance 2,150 dan next Resistance 2,200. Namun, bila TAPG breakdown Resistance 2,100, berpeluang menguji Support 2,050 dan next Support 2,000. Batasi resiko bila TAPG bergerak melemah dibawah Support 2,000. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
ADRO: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,520
Target price : 2,580 โ 2,640
Entry price : 2,450 – 2,530
Stop Loss : 2,400
Strategi:
ADRO, breakout EMA20 (2,480), berpeluang mencoba Resistance 2,580 dan next Resistance 2,640. Namun, bila ADRO breakdown EMA20 (2,480), berpeluang menguji Support 2,450 dan next Support 2,410. Batasi resiko bila ADRO bergerak melemah dibawah Support 2,410. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas