Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound Terbatas
IHSG ditutup turun tipis 0.08% ke level 7,092 pada perdagangan Senin (30/03). Indeks sempat terkoreksi ke level 6,945 namun berhasil rebound meskipun masih bertahan di zona merah. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BBCA, BBRI, dan BYAN.
Value transaksi tercatat sebesar Rp14.86 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp11.77 triliun. Sebanyak 403 saham melemah, 272 saham menguat, dan 149 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Saham Asia ditutup variatif pada perdagangan Senin (30/03). Hang Seng dan Nikkei masing-masing turun sebesar 0.81% dan 2.79%, sementara Shanghai naik 0.24%
Sentimen negatif dipicu oleh pernyataan Donald Trump terkait potensi pengambilalihan minyak Iran serta meluasnya konflik akibat keterlibatan Houthi. Di sisi lain, pasar China bergerak menguat tipis, ditopang kenaikan saham energi seiring reli harga minyak.
Kawasan Amerika Serikat
Wallstreet bergerak varitif pada Senin (30/03) dengan Dow Jones menguat tipis 0.11%, S&P 500 turun 0.39%, dan Nasdaq Composite turun 0.73%.
Jerome Powell menyampaikan nada dovish dengan menegaskan The Fed cenderung βlook throughβ lonjakan harga energi, sehingga sempat mendorong optimisme. Namun, reli tidak bertahan lama. Investor kini fokus pada rilis laba perusahaan, dengan tetap memperhatikan risiko gangguan pasokan energi global.
Net Foreign Flow (30 Maret 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Indonesia dan Jepang sepakat mempercepat pengembangan proyek gas bumi Blok Masela, Maluku, di tengah konflik perang Timur Tengah
- OECD menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4.8% pada 2026 dan 5.0% pada 2027, di bawah perkiraan sebelumnya (5.0%β5.1%)
Faktor Global:
- OECD menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2.9% pada 2026 dan 3.0% pada 2027, lebih rendah dari tren sebelum konflik.
- Inflasi Jerman naik ke 2.7% YoY pada Maret 2026, tertinggi sejak Januari 2024, dipicu lonjakan harga energi
Komoditas
- Harga CPO naik tiga hari berturut-turut di atas MYR 4,650/ton didorong pelemahan ringgit, lonjakan ekspor, serta dukungan harga minyak global di tengah konflik Iran
Berita Emiten
- π’INDF sepanjang 2025 mentabulasi laba bersih Rp10.68 triliun, melonjak 23.61% dari sebelumnya Rp8.64 triliun.
- π’SMDR mencatatkan laba bersih senilai USD52.1 juta sepanjang 2025, tumbuh 2.6% yoy dibandingkan sebelumnya USD50.7
- π’BUMI catat laba tahun berjalan naik 20.1% menjadi USD81.01 juta dari USD67.47 juta pada 2024
Rekap Saham
30 Maret 2026
Daily
- π’ ENRG TAKE PROFIT, Entry 1,585 (30Maret), tertinggi 1,665, TP (1,660 – 1,705). Closing price 1,630. Profit 5% πππππ
- π’ ADMR TAKE PROFIT, Entry 1,960 (30Maret), tertinggi 2,050, TP (2,020 – 2,080). Closing price 2,020. Profit 4.6% πππππ
- π’ TAPG TAKE PROFIT, Entry 1,670 (30Maret), tertinggi 1,870, TP (1,750 – 1,800). Closing price 1,840. Profit 12% ππππππππππ
Weekly
- π’ MEDC HOLD, Entry 1,765 (06Maret), tertinggi 1,935, TP (1,960-2,050). Closing price 1,930. Floating Profit 9.35% πππππππππ
Daily | Sim Call
PTBA: SPECULATIVE BUY
Last price : 3,150
Target price : 3,240 β 3,320
Entry price : 3,030 β 3,160
Stop Loss : 2,900
Strategi:
PTBA, menguji Resistance 3,160, berpeluang mencoba Resistance 3,240 dan next Resistance 3,320. Namun, bila PTBA breakdown Resistance 3,160, berkemungkinan menguji Support 3,030 dan next Support 2,940. Baiknya batasi risiko bila PTBA bergerak melemah di bawah Support 2,940. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
AADI: SPECULATIVE BUY
Last price : 11,675
Target price : 11,975 β 12,350
Entry price : 11,100 – 11,700
Stop Loss : 10,650
Strategi:
AADI, menguji Resistance 11,700, berpeluang mencoba Resistance 11,975 dan next Resistance 12,350. Namun, bila AADI breakdown Resistance 11,700, berpeluang menguji Support 11,100 dan next Support 10,750. Batasi resiko bila AADI bergerak melemah dibawah Support 10,750. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
ADRO: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,620
Target price : 2,690 β 2,770
Entry price : 2,520 – 2,630
Stop Loss : 2,420
Strategi:
ADRO, menguji Resistance 2,640, berpeluang mencoba Resistance 2,690 dan next Resistance 2,770. Namun, bila ADRO breakdown Support Resistance 2,640, berpeluang menguji Support 2,520 dan next Support 2,450. Batasi resiko bila ADRO bergerak melemah dibawah Support 2,450. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
MEDC: HOLD
Last price : 1,930
Target price : 1,960 – 2,050
Entry price : 1,765 (06Maret)
Stop Loss : 1,600
Strategi:
MEDC, breakout Resistance 1,910, berpeluang mencoba Resistance 1,960 dan next Resistance 2,000. Namun, bila MEDC breakdown Resistance 1,910, berpeluang menguji Support 1,875 dan next Support 1,840. Batasi risiko bila MEDC bergerak melemah dibawah Support 1,630. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasβs research reports are available on our mobile apps βSimInvestβ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
βThis document is intended for information purposes onlyβ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
Β© Sinarmas Sekuritas