Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 28 April 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Melanjutkan Pelemahan di Awal Pekan

IHSG ditutup melemah 0.32% ke level 7,106 pada perdagangan Senin (27/04). Indeks sempat menguat pada sesi pertama namun berakhir di level terendah. Pelemahan Indeks dibebani oleh saham DSSA, ASII, dan BMRI.

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp16.57 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp24.34 triliun. Sebanyak 264 saham melemah, 408 saham menguat, dan 147 saham stagnan.

Kawasan Asia

Bursa saham Asia ditutup variatif pada perdagangan Senin (27/04). Nikkei memimpin penguatan 1.38% disusul oleh Shanghai yang naik 0.16%, sementara Hang Seng melemah 0.20%

Nikkei menjadi outperformed dan sentuh ke rekor tertinggi baru ditopang reli saham teknologi dan otomasi yang mencatat lonjakan kuat berkat permintaan global. Di sisi lain, pasar Hong Kong cenderung stagnan dan ditutup melemah tipis seiring sikap hati-hati investor terhadap kenaikan harga minyak akibat ketegangan geopolitik US–Iran.

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street kembali mencetak rekor baru pada Senin (27/04) dengan S&P 500 naik tipis 0.1% ke level tertinggi sepanjang dan Nasdaq Composite menguat 0.2%. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average justru melemah 63 poin, mencerminkan rotasi sektor di tengah pasar yang selektif.

Dari sisi sentimen, pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, meskipun ada sedikit harapan setelah wacana pembukaan kembali Selat Hormuz. Harga minyak yang naik sekitar 2% turut menjadi perhatian, seiring fokus investor pada arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Net Foreign Flow (27 April 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • OJK ungkapkan bunga kredit sulit turun karena mahalnya biaya dana dan lambatnya transmisi penurunan suku bunga.
  • Pemerintah mengubah pola belanja APBN dengan menargetkan penyerapan sekitar 26% per kuartal agar pertumbuhan ekonomi lebih merata

Faktor Global:

  • Indeks kepercayaan konsumen Jerman turun tajam ke -33.3 untuk Mei 2026 akibat tekanan harga energi dan ketidakpastian geopolitik
  • Tingkat pengangguran Jepang naik tipis ke 2.7% pada Maret 2026 dari 2.6% di Februari, masih sejalan dengan rata-rata historisnya.

Komoditas

  • Harga CPO Malaysia tertahan di bawah MYR 4,600/ton akibat pelemahan soyoil, dan data ekspor 1–25 April turun 15.7% MoM, namun tekanan terbatas oleh kenaikan harga minyak dan potensi pemulihan permintaan India.

Berita Emiten

  • 🟢DSNG membukukan kenaikan pendapatan 7.7% YoY menjadi Rp2.9 triliun dengan laba meningkat 14.8% YoY menjadi Rp421 miliar.
  • 🟢BOLT menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp117.19 miliar (88.63% dari laba bersih) atau Rp50 per saham (Est. Yield 5.3%)
  • 🟢BUMI berencana mengakuisisi 100% saham Loyal Metals Ltd asal Australia senilai sekitar Rp977 miliar sebagai bagian dari ekspansi bisnis emas & mineral

Rekap Saham

27 April 2026

Daily

  • 🟢 ANTM TAKE PROFIT, Entry 4,060 (27April), tertinggi 4,180, TP (4,160 – 4,230). Closing price 4,120. Profit 2.96% 🚀🚀🚀
  • ⁠🟢 MDKA TAKE PROFIT, Entry 3,380 (27April), tertinggi 3,480, TP (3,440 – 3,540). Closing price 3,470. Profit 2.96% 🚀🚀🚀
  • 🟠 TCPI DRAW, Entry 11,450 (27April), tertinggi 11,600, TP (11,800 – 12,200). Closing price 11,450. DRAW

Daily | Sim Call

AALI: SPECULATIVE BUY

Last price : 8,350
Target price : 8,575 – 8,800
Entry price : 8,000 – 8,375
Stop Loss : 7,650

Strategi:

AALI, menguji Resistance 8,375, berpeluang mencoba Resistance 8,575 dan next Resistance 8,800. Namun, bila AALI breakdown Resistance 8,375, berkemungkinan menguji Support 8,000 dan next Support 7,775. Baiknya batasi risiko bila AALI bergerak melemah di bawah Support 7,775. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

LSIP: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,775
Target price : 1,820 – 1,870
Entry price : 1,700 – 1,780
Stop Loss : 1,630

Strategi:

LSIP, menguji Resistance 1,790, berpeluang mencoba Resistance 1,820 dan next Resistance 1,870. Namun, bila LSIP breakdown Resistance 1,790, berpeluang menguji Support 1,700 dan next Support 1,650. Batasi resiko bila LSIP bergerak melemah dibawah Support 1,650. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

AKRA: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,560
Target price : 1,600 – 1,650
Entry price : 1,500 – 1,565
Stop Loss : 1,440

Strategi:

AKRA, menguji Resistance 1,580, berpeluang mencoba Resistance 1,600 dan next Resistance 1,650. Namun, bila AKRA breakdown Resistance 1,580, berpeluang menguji Support 1,500 dan next Support 1,460. Batasi resiko bila AKRA bergerak melemah dibawah Support 1,460. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas