Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 27 Februari 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Berakhir di Zona Merah

IHSG ditutup melemah 1.04% ke level 8,235 pada perdagangan Kamis (26/02). Indeks konsisten bergerak di zona merah dna sempat sentuh level lowest 8,139. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BUVA, VKTR, dan IMPC

Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi Rp27.91 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp28.81 triliun Sebanyak 568 saham melemah, 146 saham menguat, dan 105 saham stagnan.

Kawasan Asia

Pasar Saham Regional ditutup beragam pada perdagangan Kamis. Nikkei naik 0.29% seiring dengan meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan.

Hang Seng dan Shanghai masing-masing turun 1.44% dan 0.01%. Dari rilis data ekonomi, inflasi Hong Kong melambat menjadi 1.1% pada Januari, menandakan level terendah dalam empat bulan dan sedikit di bawah perkiraan pasar.

Kawasan Amerika Serikat

Bursa Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Kamis. Nasdaq dan S&P 500 masing-masing turun 1.18% dan 0.54%, sementara Dow Jones naik tipis 0.03%.

AS dan Iran kembali malakukan diskusi mengenai sengketa nuklir di Jenewa. Kedua pihak dikabarkan sepakat melanjutkan negosiasi dalam waktu dekat. Pelaku pasar berpandangan konflik yang berkepanjangan ini dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan minyak dari Iran sebagai produsen minyak mentah terbesar ketiga di organisasi OPEC.

Net Foreign Flow (26 Februari 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Pemenang tender WTE di empat kota besar diumumkan pada Maret 2026 setelah proses seleksi 24 perusahaan internasional oleh Danantara selesai.
  • Bank Himbara memastikan kecukupan permodalan tetap solid pada 2026 di tengah berbagai penugasan pemerintah.

Faktor Global:

  • Klaim pengangguran awal di AS sedikit meningkat menjadi 212,000 pada minggu ketiga Februari, di bawah ekspektasi pasar.
  • Bank Sentral Korea mempertahankan suku bunganya tetap di level 2.5% pada Februari 2026.

Komoditas

  • Harga emas naik tipis 0.4% ke level USD5,184/ons masih didorong oleh ketidakpastian kelanjutan tarif dan tensi geopolitik.

Berita Emiten

  • 🟢AYAM ditunjuk sebagai salah satu perusahaan yang mengimpor ayam dari Amerika Serikat dalam rangka implementasi Agreement on Reciprocal Trade.
  • 🟠BSDE menargetkan marketing sales atau pra-penjualan senilai Rp 10 triliun pada 2026, relatif sama dengan tahun 2025.
  • 🔴ITMG catat laba bersih selama 2025 mencapai USD191 juta turun 49% yoy, tertekan akibat pelemahan harga jual rata–rata.

Rekap Saham

26 Februari 2026

Daily

  • 🟢 HRTA TAKE PROFIT, Entry 2,900 (26 Februari), tertinggi 3,220, TP (3,060 – 3,150). Closing price 3,200. Profit 11%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 ADMR CUT PROFIT, Entry 2,060 (26 Februari), tertinggi 2,160, TP (2,220 – 2,280). Closing price 2,080. Profit 0.97%🚀

Weekly

  • 🟢 ANTM HOLD, Entry 4,170 (20 Februari), tertinggi 4,480, TP (4,350 – 4,650). Closing price 4,330. Floating Profit 3.84%🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 ASII HOLD, Entry 6,700 (11 Februari), tertinggi 6,725, TP (7,100 – 7,475). Closing price 6,725. Floating Profit 0.37% 🚀
  • 🟢 PGAS HOLD, Entry 2,140 (19 Februari), tertinggi 2,340, TP (2,260 – 2,390). Closing price 2,300. Floating Profit 7.48%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀

Daily | Sim Call

ELSA: SPECULATIVE BUY

Last price : 845
Target price : 870 – 895
Entry price : 815 – 850
Stop Loss : 780

Strategi:

ELSA, breakout Resistance 840, berpeluang mencoba Resistance 870 dan next Resistance 895. Namun, bila ELSA breakdown Resistance 840, berkemungkinan menguji Support 815 dan next Support 795. Baiknya batasi risiko bila ELSA bergerak melemah di bawah Support 795. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Daily | Sim Call

TINS: SPECULATIVE BUY

Last price : 4,450
Target price : 4,560 – 4,690
Entry price : 4,260 – 4,460
Stop Loss : 4,080

Strategi:

TINS, breakout Resistance 4,380, berpeluang mencoba Resistance 4,560 dan next Resistance 4,690. Namun, bila TINS breakdown Resistance 4,380, berpeluang menguji Support 4,260 dan next Support 4,100. Batasi resiko bila TINS bergerak melemah dibawah Support 4,100. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Weekly | Sim Call​

ANTM: HOLD

Last price : 4,330
Target price : 4,350 – 4,650
Entry price : 4,170 (20 Februari)
Stop Loss : 3,900

Strategi:

ANTM, breakdown Support 4,340, berpeluang menguji Support 4,270 dan next Support 4,170. Namun, bila ANTM bertahan diatas Support 4,340, berpeluang mencoba Resistance 4,440 dan next Resistance 4,500. Batasi resiko bila ANTM bergerak melemah dibawah Support 3,950. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.

Weekly | Sim Call

ASII: HOLD

Last price : 6,725
Target price : 7,100 – 7,475
Entry price : 6,700 (11 Februari)
Stop Loss : 6,300

Strategi:

ASII, breakout Resistance 6,675, berpeluang mencoba Resistance 6,850 dan next Resistance 7,000. Namun, bila ASII breakdown Resistance 6,675, berpeluang menguji Support 6,400 dan next Support 6,350. Batasi risiko bila ASII bergerak melemah dibawah Support 6,350. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Weekly | Sim Call

PGAS : HOLD

Last price : 2,300
Target price : 2,260 – 2,390
Entry price : 2,140 (19 Februari)
Stop Loss : 2,020

Strategi:

PGAS, bertahan diatas Resistance 2,280, berpeluang mencoba Resistance 2,340 dan next Resistance 2,390. Namun, bila PGAS breakdown Resistance 2,280, berkemungkinan menguji Support 2,250 dan next Support 2,220. Baiknya batasi risiko bila PGAS melemah di bawah Support 2,040. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas