Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 26 Mei 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Menguat di Awal Pekan
IHSG ditutup menguat 0.72% ke level 6,206 pada perdagangan Senin (25/05). Penguatan IHSG tersengat sentimen global terkait de-eskalasi konflik Iran-AS. Penopang IHSG hari ini diantaranya BBRI, BBCA, dan ASII.

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp16.95 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp21.56 triliun. Sebanyak 470 saham menguat, 236 saham melemah, dan 114 saham stagnan.

Kawasan Asia

Bursa Asia ditutup mayoritas menguat pada perdagangan Senin (25/05). Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 2.9% ke level tertinggi baru, sementara Shanghai Composite naik 1.0% dan disusul Hang Seng menguat 0.9%

Penguatan pasar didorong optimisme meredanya tensi geopolitik setelah muncul sinyal kemajuan negosiasi antara AS dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang berpotensi menekan harga minyak global. Sentimen positif juga datang dari sektor teknologi China setelah Huawei Technologies menyampaikan pengembangan chip, sehingga mendorong penguatan saham AI dan chipmaker di kawasan.

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street tidak beroperasi pada Senin (25/05) karena libur Memorial Day. Pada perdagangan terakhir Jumat (22/05), mayoritas indeks ditutup menguat.

Indeks S&P 500 naik 0.4% dan mencatat kenaikan mingguan kedelapan beruntun, sementara Dow Jones naik 294 poin hingga menyentuh rekor intraday baru. Nasdaq juga menguat 0.2%, didorong optimisme meredanya tensi geopolitik Timur Tengah, perkembangan negosiasi AS-Iran, serta musim laporan keuangan emiten yang solid. 

Net Foreign Flow (25 Mei 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0.19% ke level Rp17,743 per dolar AS, menjadi penutupan terendah sepanjang sejarah
  • Pemerintah Indonesia sedang menyusun skema impor dan regulasi khusus guna mendukung rencana pembelian 150 juta barel minyak dari Rusia.

Faktor Global:

  • Foreign direct investment (FDI) ke China turun 10.3% yoy, namun nvestasi di sektor high-tech naik 20.3%
  • ⁠Inflasi tahunan Singapura tetap stabil di level 1.8% pada April 2026, tidak berubah dari Maret dan lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 2%.

Komoditas

  • Harga emas bertahan di atas US$4,550/ons didukung optimisme tercapainya kesepakatan AS-Iran yang berpotensi mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz.

Berita Emiten

  • 🟢BIPI akan menjual 99.9% saham PT Sintesa Bara Gemilang di sektor batubara senilai ~Rp1.8 triliun kepada pihak non-afiliasi.
  • 🟢BRIS membukukan laba bersih Rp605 miliar pada April 2026 (+20% YoY), secara kumulatif, laba bersih 4M26 mencapai Rp2.8 triliun (+18% YoY.)
  • 🟢INTP akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp468 per saham atau total sekitar Rp1.5 triliun (Est. Yiel 9.6%)

Rekap Saham

25 Mei 2026

Daily

  • 🔴 TAPG REDUCE Entry 1,550 (25Mei), tertinggi 1,625, TP (1,670-1,725). Closing price 1,525. Loss 1,6%
  • 🟢 ESSA CUT PROFIT, Entry 690 (25Mei), tertinggi 720, TP (735-755). Closing price 715. Profit 3,6% 🚀🚀🚀🚀
  • ⁠🟢 AKRA CUT PROFIT, Entry 1,305 (25Mei), tertinggi 1,365, TP (1,395-1,420). Closing price 1,315. Profit 0,8% 🚀

Daily | Sim Call

JPFA: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,630
Target price : 2,710 – 2,780
Entry price : 2,520 – 2,640
Stop Loss : 2,410

Strategi:

JPFA, breakout Resistance 2,620, berpeluang mencoba Resistance 2,710 dan next Resistance 2,780. Namun, bila JPFA breakdown Resistance 2,620, berkemungkinan menguji Support 2,520 dan next Support 2,450. Baiknya batasi risiko bila JPFA bergerak melemah di bawah Support 2,450. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

PTBA: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,800
Target price : 2,870 – 2,970
Entry price : 2,700 – 2,810
Stop Loss : 2,580

Strategi:

PTBA, breakout Resistance 2,760, berpeluang mencoba Resistance 2,870 dan next Resistance 2,970. Namun, bila PTBA breakdown Resistance 2,970, berpeluang menguji Support 2,700 dan next Support 2,600. Batasi resiko bila ESSA bergerak melemah dibawah Support 2,600. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

MARK: SPECULATIVE BUY

Last price : 820
Target price : 840 – 865
Entry price : 790 – 825
Stop Loss : 775

Strategi:

MARK, bertahan pada EMA20 (820), berpeluang mencoba Resistance 840 dan next Resistance 865. Namun, bila MARK breakdown EMA20 (820), berpeluang menguji Support 790 dan next Support 765. Batasi resiko bila MARK bergerak melemah dibawah Support 765. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas