Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 26 Januari 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Melemah di Akhir Pekan

IHSG ditutup turun 0.46% ke level 8,951 pada perdagangan Jumat (232/01). Indeks bergerak volatil dengan range perdagangan 8,838 - 9,040. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham AMMN, PTRO, dan BRPT.

Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi Rp32.05 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp38.06 triliun. Sebanyak 495 saham melemah, 191 saham menguat, dan 118 saham stagnan.

Kawasan Asia

Pasar Saham Asia ditutup naik pada perdagangan Jumat. Hang Seng dan Shanghai masing-masing naik sebesar 0.45% dan 0.33%. Bank Sentral China memberikan sinyal akan mempertahankan kebijakan moneter yang moderat longgar pada 2026.

Nikkei naik 0.29%. Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunganya di level 0.75%, sesuai dengan perkiraan pasar. Bank sentral juga menegaskan kembali akan menaikkan suku bunga jika perkembangan ekonomi sejalan dengan proyeksi.

Kawasan Amerika Serikat

Indeks Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Jumat. Nasdaq dan S&P 500 masing-masing naik sebesar 0.28% dan 0.03% didorong oleh sektor Basic Industry, Layanan Konsumen, serta Minyak dan Gas. Sementara, Dow Jones turun 0.58% dibebani oleh sektor Keuangan, Industrial, dan Kesehatan.

Trump mengatakan telah mencapai kesepakatan kerangka perdagangan mengenai Greenland, walaupun belum diberitahu detailnya, serta tidak akan mengenakan tarif kepada negara-negara Eropa. Adapun, sentimen pekan depan, pelaku pasar menantikan pertemuan The Fed terkait keputusan arah suku bunga.

Net Foreign Flow (23 Januari 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • M2 Indonesia naik 9.6% yoy ke Rp10,133 triliun pada Desember 2025, tertinggi sepanjang sejarah.
  • Pemerintah ESDM memangkas target produksi batu bara 2026 namun menjamin penerimaan negara tetap stabil.

Faktor Global:

  • Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% terhadap Kanada jika negara itu melanjutkan kesepakatan dagang dengan China.
  • Investasi asing langsung (FDI) ke China turun 9.5% menjadi CNY747.77 miliar pada tahun 2025, menyusul penurunan tajam 24.7% pada tahun 2024 dan menandai kontraksi tahun ketiga berturut-turut.

Komoditas

  • Harga Emas kembali mencetak rekor tertinggi (ATH) ke level USD4,988/ons pada Jumat, masih didorong oleh tensi geopolitik yang menyebabkan ketidakpastian global.

Berita Emiten

  • 🟢PGEO ditetapkan sebagai calon pelaksana dan eksplorasi panas bumi di Cubadak Panti, Sumatra Barat, dengan potensi cadangan sekitar 77 MW.
  • 🟠DEWA telah melakukan buyback 176 juta saham dengan harga rata-rata Rp625 per lembar.
  • 🟢INDY mendirikan anak usaha baru yang bergerak di bisnis manufaktur kendaraan motor listrik.

Rekap Saham

23 Januari 2026

Daily

  • 🟢 EXCL CUT PROFIT, Entry 4,230 (23 Januari), tertinggi 4,360 TP (4,440 – 4,550). Closing price 4,360. Profit 3.1%🚀🚀🚀
  • 🟢 TKIM CUT PROFIT, Entry 8,000 (23 Januari), tertinggi 8,375 TP (8,500– 8,750). Closing price 8,100. Profit 1.25%🚀🚀

Weekly

  • 🔴 BUKA HOLD, Entry 163 (17 October), tertinggi 162, TP (178 – 189). Closing price 160. Floating Loss 1.84%
  • 🟢 TINS HOLD, Entry 3,540 (23 Januari), tertinggi 3,680, TP (3,730-3,820). Closing price 3,650. Floating Profit 3.11%🚀🚀🚀
  • 🟢 BRMS HOLD, Entry 1,225 (23 Januari), tertinggi 1,285, TP (1,295-1,335). Closing price 1,250. Floating Profit 2.04% 🚀🚀

Daily | Sim Call

ADMR: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,280
Target price : 2,350 – 2,410
Entry price : 2,200 – 2,290
Stop Loss : 2,100

Strategi:

ADMR, menguji Resistance 2,300, berpeluang mencoba Resistance 2,350 dan next Resistance 2,410. Namun, bila ADMR breakdown Resistance 2,300, berkemungkinan menguji Support 2,200 dan next Support 2,150. Baiknya batasi risiko bila ADMR bergerak melemah di bawah Support 2,150. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

INCO: SPECULATIVE BUY

Last price : 6,775
Target price : 6,950 – 7,175
Entry price : 6,500 – 6,800
Stop Loss : 6,200

Strategi:

INCO, menguji Resistance 6,800, berpeluang mencoba Resistance 6,950 dan next Resistance 7,175. Namun, bila INCO breakdown Resistance 6,800, berkemungkinan menguji Support 6,500 dan next Support 6,350. Baiknya batasi risiko bila INCO melemah di bawah Support 6,350. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Weekly | Sim Call​

BUKA: HOLD

Last price : 160
Target price : 178 – 189
Entry price : 163 (17October)
Stop Loss : 147

Strategi:

BUKA, bertahan pada EMA20 (160), berpeluang mencoba Resistance 163 dan next Resistance 169. Namun, bila BUKA breakdown EMA20 (160), berpeluang menguji Support 157 dan next Support 154. Batasi resiko bila BUKA bergerak melemah dibawah Support 150. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Weekly | Sim Call

TINS: HOLD

Last price : 3,650
Target price : 3,730 – 3,820
Entry price : 3,500 – 3,620
Stop Loss : 3,320

Strategi:

TINS, bertahan diatas Support 3,560, berpeluang mencoba Resistance 3,690 dan next Resistance 3,730. Namun, bila TINS breakdown Support 3,560 berpeluang menguji Support 3,500 dan next Support 3,410. Batasi risiko bila TINS bergerak melemah dibawah Support 3,370. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Weekly | Sim Call

BRMS: HOLD

Last price : 1,250
Target price : 1,295 – 1,335
Entry price : 1,200 – 1,235
Stop Loss : 1,140

Strategi:

BRMS, bertahan diatas EMA20 (1,210), berpeluang mencoba Resistance 1,295 dan next Resistance 1,335. Namun, bila BRMS breakdown EMA20 (1,210), berkemungkinan menguji Support 1,165 dan next Support 1,140. Baiknya batasi risiko bila BRMS melemah di bawah Support 1,165. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas