Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 25 Juni 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Tinggalkan Level 6,000
IHSG ditutup anjlok 3.56% ke level 5,884 pada perdagangan Kamis (24/06), berbalik melemah setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan IHSG seiring keputusan MSCI memperpanjang market accessibility review Indonesia hingga November dan membuka peluang penurunan status ke Frontier Market jika tidak ada perbaikan.

Value transaksi relatif sepi yaitu sebesar Rp15.1 Triliun, lebih rendah dari sesi sebelumnya yang sebesar Rp32.9 Triliun. Pembeban IHSG diantaranya BBCA, MORA, dan BBRI.

Kawasan Asia

Pasar saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Rabu (24/06). Indeks Shanghai Composite naik 0,11%, Shenzhen Composite menguat 1,24%, sementara Hang Seng bertambah 0,30%, didorong rebound saham-saham teknologi dan semikonduktor setelah aksi jual global pada sesi sebelumnya.

Sentimen positif juga didukung meredanya kekhawatiran terhadap pasokan energi seiring perkembangan pembicaraan damai AS-Iran yang menekan harga minyak. Meski demikian, kenaikan masih terbatas karena investor tetap mencermati prospek suku bunga AS serta perlambatan pemulihan ekonomi China.

Kawasan Amerika Serikat

Bursa Wall Street ditutup variatif pada perdagangan Rabu (24/06), dengan S&P 500 turun tipis 0.1%, Nasdaq 100 melemah 0.4% sementara Dow Jones menguat 0.3%.

Sentimen negatif dipicu kekhawatiran bahwa belanja modal AI mulai berlebihan, tercermin dari pelemahan Micron, Qualcomm, dan Sandisk menjelang rilis kinerja dan revisi outlook permintaan memori. Meski demikian, Dow Jones menguat 182 poin ditopang sektor tradisional serta turunnya yield US Treasury yang meredakan kekhawatiran inflasi, menunjukkan rotasi sementara dari saham teknologi ke sektor defensif.

Net Foreign Flow (24 Juni 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Pemerintah berencana menutup sekitar 700–800 BUMN yang tidak sehat dan merugi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset negara.
  • Pemerintah Indonesia berpeluang mengizinkan kenaikan secara signifikan kuota produksi bijih nikel dalam revisi RKAB 2026.

Faktor Global:

  • Amerika Serikat melonggarkan sanksi minyak terhadap Iran sehingga berpotensi membuka akses penjualan ekspor bagi Iran.
  • Defisit transaksi berjalan AS melebar menjadi USD226.8 miliar pada Q1 2026 meski ada upaya penurunan lewat tarif dan ekspor energi.

Komoditas

  • Harga timah turun turun ke USD51,100/ton, level terendah dalam lebih dari tujuh pekan seiring melemahnya prospek belanja infrastruktur AI yang menekan saham produsen chip dan pusat data.

Berita Emiten

  • 🔴CTRA berpotensi menyesuaikan target marketing sales 2026 menyusul kenaikan BI Rate yang diperkirakan mempengaruhi daya beli dan permintaan properti.
  • 🟢IPCM akan membagikan dividen final Rp19.35/saham sehingga total dividend payout ratio tahun buku 2025 mencapai 64% (Est. yield 6.0%).
  • 🟠KOTA mengalokasikan investasi Rp300 miliar untuk mengembangkan rest area di JORR 2 guna memperkuat recurring income.

Rekap Saham

24 Juni 2026

Daily

  • 🟢 MARK CUT PROFIT, Entry 925 (24Juni), tertinggi 965, TP (980 – 1,000). Closing price 950. Profit 2.7% 🚀🚀🚀
  • 🟢 BDMN CUT PROFIT, Entry 4,160 (24Juni), tertinggi 4,230, TP (4,290 – 4,400). Closing price 4,010. Profit 1.7% 🚀🚀
  • 🔴 RAJA REDUCE, Entry 3,960 (24Juni), tertinggi 4,340, SL(3,840). Closing price 3,700. Loss 3%

Daily | Sim Call

SCMA: SPECULATIVE BUY

Last price : 216
Target price : 224 – 234
Entry price : 200 – 218
Stop Loss : 190

Strategi:

SCMA, breakout Resistance EMA20 (210), berpeluang mencoba Resistance 224 dan next Resistance 234. Namun, bila SCMA breakdown Resistance EMA20 (210), berkemungkinan menguji Support 200 dan next Support 194. Baiknya batasi risiko bila SCMA bergerak melemah di bawah Support 194. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

MYOR: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,855
Target price : 1,910 – 1,950
Entry price : 1,790 – 1,860
Stop Loss : 1,725

Strategi:

MYOR, bertahan diatas Resistance EMA50 (1,825), berpeluang mencoba Resistance 1,910 dan next Resistance 1,950. Namun, bila MYOR breakdown Resistance EMA50 (1,825), berpeluang menguji Support 1,790 dan next Support 1,735. Batasi resiko bila MYOR bergerak melemah dibawah Support 1,735. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

JSMR: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,920
Target price : 3,020 – 3,080
Entry price : 2,850 – 2,930
Stop Loss : 2,760

Strategi:

JSMR, breakout Resistance 2,910, berpeluang mencoba Resistance 3,020 dan next Resistance 3,080. Namun, bila JSMR breakdown Resistance 2,910, berpeluang menguji Support 2,850 dan next Support 2,800. Batasi resiko bila JSMR bergerak melemah dibawah Support 2,800. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas