Market
Indonesia | IHSG
IHSG Lanjutkan Koreksi
IHSG melemah 0.30% pada perdagangan Kamis (23/07) setelah sebelumnya sempat bergerak menguat. Value transaksi tercatat Rp23.94 triliun, meningkat dibandingkan perdagangan sebelumnya yang sebesar Rp18.47 triliun.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah aksi ambil untung setelah reli beberapa hari terakhir. Sentimen pasar masih ditopang oleh keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI-Rate serta insentif untuk menarik aliran modal asing. Namun, kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi global sehingga membatasi pergerakan pasar.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia ditutup menguat pada perdagangan Kamis (23/07). KOSPI Korea Selatan memimpin kenaikan dengan melonjak 4.4%, diikuti Nikkei 225 Jepang yang naik 0.5%, Hang Seng Hong Kong menguat 1.3%, dan Shanghai Composite China bertambah 0.3%.
Di Korea Selatan, pertumbuhan ekonomi kuartal II yang melampaui ekspektasi turut menopang penguatan pasar. Di sisi lain, investor tetap mencermati kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang berpotensi memicu risiko inflasi dan gangguan pasokan energi.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa saham AS ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (24/07). Indeks S&P 500 turun 1.2%, Nasdaq 100 terkoreksi 1.9%, sementara Dow Jones kehilangan 507 poin.
Pelemahan dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek belanja AI meski laporan keuangan Alphabet solid, serta anjloknya saham Tesla setelah laba mengecewakan. Sentimen juga tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi dan lonjakan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi.
Net Foreign Flow (23 Juli 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
-
Jumlah uang beredar (M2) Indonesia tumbuh 8.7% YoY menjadi Rp10,433 triliun pada Juni 2026, melambat dari pertumbuhan 10.8% YoY pada Mei 2026.
-
Indonesia dikenakan tarif tambahan 10% oleh AS karena dinilai belum efektif menegakkan larangan impor barang hasil kerja paksa.
Faktor Global:
- Inflasi tahunan Jepang naik menjadi 1.7% pada Juni 2026 dari 1.5% pada Mei, terutama akibat berkurangnya subsidi energi
- Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan Juli setelah menaikkannya 25 bps pada Juni
Komoditas
- Harga minyak mentah bertahan di atas USD92 per barel dan berpeluang naik lebih dari 12% dalam sepekan, didorong meningkatnya ketegangan di Timur Tengah
Rekap Saham
23 Juli 2026
Daily
- ๐ข TINS CUT PROFIT, Entry 3,630 (23 Juli), tertinggi 3,780, TP (3,710 โ 3,820). Closing price 3,690. Profit 1.6% ๐
- ๐ข ELSA CUT PROFIT, Entry 690 (23 Juli), tertinggi 705, TP (710 โ 730). Closing price 700. Profit 1.4% ๐
- โ ๐ข ADES TAKE PROFIT, Entry 34,425 (23 Juli), tertinggi 36,000, TP (35,300 โ 36,200). Closing price 35,400. Profit 4.6%๐๐๐๐
Daily | Sim Call
ARCI: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,135
Target price : 1,165 โ 1,200
Entry price : 1,090 โ 1,140
Stop Loss : 1,040
Strategi:
ARCI, breakout Resistance EMA50 (1,125), berpeluang mencoba Resistance 1,165 dan next Resistance 1,200. Namun, bila ARCI breakdown Resistance EMA50 (1,125), berkemungkinan menguji Support 1,090 dan next Support 1,050. Baiknya batasi risiko bila ARCI bergerak melemah di bawah Support 1,050. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
GGRM: SPECULATIVE BUY
Last price : 17,650
Target price : 18,050 โ 18,600
Entry price : 16,900 – 17,675
Stop Loss : 16,200
Strategi:
GGRM, breakout Resistance 17,575, berpeluang mencoba Resistance 18,050 dan next Resistance 18,600. Namun, bila GGRM breakdown Resistance 17,575, berpeluang menguji Support 16,900 dan next Support 16,350. Batasi resiko bila GGRM bergerak melemah dibawah Support 16,350. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
EMAS: SPECULATIVE BUY
Last price : 6,100
Target price : 6,275 โ 6,450
Entry price : 5,850 – 6,125
Stop Loss : 5,600
Strategi:
EMAS, breakout Resistance EMA20 (5,950), berpeluang mencoba Resistance 6,275 dan next Resistance 6,450. Namun, bila EMAS breakdown Resistance EMA20 (5,950), berpeluang menguji Support 5,850 dan next Support 5,700. Batasi resiko bila EMAS bergerak melemah dibawah Support 5,700. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas