Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 23 Juli 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Volatil di Tengah Pengumuman BI

IHSG melemah 0.09% ke level 6,334 pada perdagangan Rabu (22/07) setelah sempat bergerak volatil di range 6,285 - 6,395. Value transaksi tercatat Rp18.47 triliun, turun dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp21.59 triliun.

IHSG sempat berbalik menguat setelah Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 5.75%. Keputusan tersebut berada di bawah konsensus yang memperkirakan kenaikan suku bunga, sehingga sempat mendorong sentimen positif di pasar sebelum indeks kembali ditutup di zona merah.

Kawasan Asia

Pasar saham Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (22/07). Nikkei 225 Jepang melemah 0.18%, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0.95%, sementara Shanghai Composite China ditutup relatif datar 0.07%.

Sentimen pasar masih dipengaruhi antisipasi laporan keuangan raksasa teknologi AS, Alphabet dan Tesla, untuk mengukur prospek sektor AI. Sementara itu, eskalasi konflik di Timur Tengah akibat berlanjutnya serangan AS ke Iran menopang harga minyak dan membatasi penguatan pasar. Di China, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi masih membayangi meski pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk mencapai target pertumbuhan tahun ini.

Kawasan Amerika Serikat

Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/07). Indeks S&P 500 turun 0.1%, Nasdaq 100 terkoreksi 0.5%, sementara Dow Jones ditutup sedikit lebih rendah.

Pelemahan dipicu aksi wait and see investor menjelang rilis laporan keuangan emiten teknologi besar, dengan tekanan pada saham perangkat lunak seperti Microsoft, Meta, dan Alphabet. Di sisi lain kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan AS–Iran kembali memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi.

Net Foreign Flow (22 Juli 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 5.75%, di luar ekspektasi kenaikan 25 bps, setelah kenaikan kumulatif 100 bps pada Mei–Juni 2026.
  • Pertumbuhan kredit perbankan meningkat menjadi 12.67% YoY pada Juni 2026, melampaui target Bank Indonesia sebesar 8–12% YoY.

Faktor Global:

  • Trump bersiap memberlakukan tarif impor baru mulai Jumat (24/7), setelah berakhirnya tarif sementara 10% yang sebelumnya diterapkan AS.
  • PDB Korea Selatan tumbuh 3.7% YoY pada kuartal II-2026, melambat tipis dari 3.8% YoY pada kuartal sebelumnya.

Komoditas

  • Harga minyak mentah naik ke sekitar US$88 per barel, tertinggi dalam enam pekan, setelah serangan kelompok Houthi terhadap dua kapal tanker Saudi memicu kekhawatiran gangguan pasokan di jalur pelayaran Laut Merah.

Rekap Saham

22 Juli 2026

Daily

  • 🟢 DSSA CUT PROFIT, Entry 900 (22 Juli), tertinggi 970, TP (965 – 995). Closing price 905. Profit 0.5% 🚀
  • 🟢 BRMS CUT PROFIT, Entry 595 (22 Juli), tertinggi 630, TP (640 – 660). Closing price 605. Profit 1.7% 🚀
  • 🟢 AYAM CUT PROFIT, Entry 392 (22 Juli), tertinggi 400, TP (410 – 422). Closing price 394. Profit 0.5%🚀

Daily | Sim Call

TINS: SPECULATIVE BUY

Last price : 3,620
Target price : 3,710 – 3,820
Entry price : 3,460 – 3,630
Stop Loss : 3,320

Strategi:

TINS, breakout Resistance 3,610, berpeluang mencoba Resistance 3,710 dan next Resistance 3,820. Namun, bila TINS breakdown Resistance 3,610, berkemungkinan menguji Support 3,460 dan next Support 3,350. Baiknya batasi risiko bila TINS bergerak melemah di bawah Support 3,350. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

ELSA: SPECULATIVE BUY

Last price : 690
Target price : 710 – 730
Entry price : 665 – 695
Stop Loss : 635

Strategi:

ELSA, menguji Resistance 695, berpeluang mencoba Resistance 710 dan next Resistance 730. Namun, bila ELSA breakdown Resistance 695, berpeluang menguji Support 665 dan next Support 645. Batasi resiko bila ELSA bergerak melemah dibawah Support 645. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Daily | Sim Call

ADES: SPECULATIVE BUY

Last price : 34,425
Target price : 35,300 – 36,200
Entry price : 32,900 – 34,450
Stop Loss : 31,500

Strategi:

ADES, breakout Resistance 34,375, berpeluang mencoba Resistance 35,300 dan next Resistance 36,200. Namun, bila ADES breakdown Resistance 34,375, berpeluang menguji Support 32,900 dan next Support 32,000. Batasi resiko bila ADES bergerak melemah dibawah Support 32,000. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas