Market
Indonesia | IHSG
IHSG Lanjutkan Pelemahan
IHSG ditutup melemah 0.46% ke level 7,559 pada perdagangan Selasa (21/04). Indeks solid bergerak di zona merah dengan range pergerakan di level 7,511 - 7,568. Pelemahan Indeks dibebani oleh saham DSSA, BBRI, dan BREN.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp17.71 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp16.92 triliun. Sebanyak 264 saham melemah, 386 saham menguat, dan 168 saham stagnan.
Kawasan Asia
Indeks pasar saham Asia ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/04). Nikkei memimpin penguatan sebesar 0.89%, disusul Hang Seng dan Shanghai yang menguat masing-masing 0.48% dan 0.07%.
Sentimen juga terbantu oleh pelemahan harga minyak di tengah harapan lanjutan negosiasi damai ASโIran, yang mengurangi kekhawatiran tekanan biaya energi terhadap ekonomi Jepang yang sangat bergantung pada impor energi.
Kawasan Amerika Serikat
Wall Street ditutup melemah dua hari beruntun pada Selasa (21/04) dengan ketiga indeks kompak melemah. S&P 500 turun 0.63% sementara Dow Jones & Nasdaq melemah 0.59%..
Sentimen pasar tertekan oleh kekhawatiran bahwa kesepakatan damai AS-Iran belum tercapai sebelum masa gencatan senjata berakhir yang Rabu. Pelaku pasar menantikan kebijakan AS untuk memperpanjang gencatan senjata.
Net Foreign Flow (21 April 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- MSCI melanjutkan pembekuan indeks hingga Mei 2026 sambil mengevaluasi reformasi pasar dan mengeluarkan saham berkonsentrasi tinggi dari indeks.
- Investor menantikan pertemuan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu (22/04).
Faktor Global:
- Jepang mencatat surplus perdagangan 667 miliar yen pada Maret 2026, didorong pertumbuhan ekspor tahunan yang melonjak 11.7% dari 4% pada Februari.
- Persediaan minyak mentah AS turun 4.4 juta barel pada pekan berakhir 17 April 2026, jauh lebih besar dari perkiraan penurunan 1 juta barel.
Komoditas
- Harga emas bertahan di bawah US$4,750 per ounce pada Rabu setelah jatuh lebih dari 2% sehari sebelumnya, tertekan gagalnya negosiasi damai AS-Iran.
Berita Emiten
- ๐ขMORA pada kuartal I 2026 mencatat laba bersih Rp128.8 miliar, tumbuh 23% secara yoy
- ๐ขAUTO membagikan dividen final Rp170 per saham dengan cum date 27 April 2026 (Est. Yield 6.1%)
- ๐ขBMRI membukukan laba bersih Rp15.4 triliun pada kuartal I 2026, naik 16.6% yoy
Rekap Saham
21 April 2026
Daily
- ๐ข TAPG TAKE PROFIT, Entry 1,905 (21April), tertinggi 1,980, TP (1,940 – 2,000). Closing price 1,965. Profit 3.94% ๐๐๐๐
- ๐ข ENRG CUT PROFIT, Entry 1,780 (21April), tertinggi 1,845, TP (1,870 – 1,940). Closing price 1,835. Profit 3.1% ๐๐๐
- ๐ข INKP CUT PROFIT, Entry 9,900 (21April), tertinggi 10,100, TP (10,300 – 10,750). Closing price 10,000. Profit 1% ๐
Daily | Sim Call
PTBA: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,910
Target price : 2,990 โ 3,070
Entry price : 2,800 โ 2,920
Stop Loss : 2,680
Strategi:
PTBA, bertahan pada Resistance EMA20 (2,910), berpeluang mencoba Resistance 2,990 dan next Resistance 3,070. Namun, bila PTBA breakdown Resistance EMA20 (2,910), berkemungkinan menguji Support 2,800 dan next Support 2,700. Baiknya batasi risiko bila PTBA bergerak melemah di bawah Support 2,700. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
ESSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 840
Target price : 865 โ 890
Entry price : 805 – 845
Stop Loss : 770
Strategi:
ESSA, breakout Resistance 835, berpeluang mencoba Resistance 865 dan next Resistance 890. Namun, bila ESSA breakdown Resistance 835, berpeluang menguji Support 805 dan next Support 780. Batasi resiko bila ESSA bergerak melemah dibawah Support 780. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
HRTA: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,970
Target price : 3,050 โ 3,140
Entry price : 2,850 – 2,980
Stop Loss : 2,740
Strategi:
HRTA, breakout Resistance 2,960, berpeluang mencoba Resistance 3,050 dan next Resistance 3,140. Namun, bila HRTA breakdown Resistance 2,960, berpeluang menguji Support 2,850 dan next Support 2,780. Batasi resiko bila HRTA bergerak melemah dibawah Support 2,780. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas