Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 2 Juni 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Melemah Tipis 0.05%

IHSG ditutup melemah tipis 0.05% ke level 6,127 pada perdagangan Jumat (29/05). IHSG sempat solid bergerak di zona hijau hingga akhirnya tutup di zona merah. Pembeban IHSG hari ini diantaranya BBCA, BBRI, dan TLKM.

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp50.15 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp18.09 triliun. Sebanyak 409 saham melemah, 271 saham menguat, dan 137 saham stagnan.

Kawasan Asia

Bursa Saham Regional ditutup beragam pada perdagangan Senin. Nikkei dan Hang Seng masing-masing naik 0.91% dan 0.86%, sementara Shanghai turun 0.27%.

Rilis data ekonomi China menunjukkan PMI Komposit naik menjadi 50.5 pada bulan Mei dari 50.1 pada bulan April, didukung adanya rebound di sektor non-manufaktur (50.1 vs. 49.4), sementara PMI manufaktur (50.0 vs. 50.3) sedikit turun. Selain itu, pelaku pasar juga terus memantau perkembangan negosiasi damai AS-Iran di Timur Tengah.

Kawasan Amerika Serikat

Bursa Wall Street ditutup menguat dan mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (28/05). Nasdaq memimpin kenaikan dengan penguatan 0.9%, disusul S&P 500 naik 0.6%, dan Dow Jones bertambah 0.1%.

Penguatan didorong optimisme pasar setelah muncul laporan kesepakatan antara AS dan Iran untuk memperpanjang gencatan senjata serta memulihkan aliran energi dari Teluk Persia secara bertahap. Selain itu, reli saham teknologi berbasis AI turut menopang pergerakan pasar setelah outlook positif dari Snowflake dan kerja sama AI dengan Amazon.

Net Foreign Flow (29 Mei 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Pemerintah mulai menerapkan tahap pertama mekanisme pelaporan ekspor (CPO, batubara, dan ferro alloy) kepada PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) per 1 Juni 2026.
  • Pelaku pasar asing mencatatkan aksi jual sebesar Rp8.5 triliun dengan top 5 net sell yaitu BBCA, TPIA, AMMN, BBRI, dan BMRI.

Faktor Global:

  • AS dan Iran dilaporkan telah menyepakati draf awal perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari sambil melanjutkan negosiasi
  • Core PCE AS naik 0.2% MoM pada April 2026, melambat dari kenaikan 0.3% di Maret dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 0.3%.

Komoditas

  • Harga minyak WTI bergerak fluktuatif di kisaran US$89 per barel usai laporan kesepakatan awal AS-Iran terkait gencatan senjata dan negosiasi nuklir.

Berita Emiten

  • 🟢 MTLA membukukan pendapatan pra-penjualan periode Januari-April 2026 sebesar Rp677 M, naik 2% YoY dan setara 34% dari target 2026 sebesar Rp2 triliun.
  • 🟢 MAIN membangun pabrik pakan ternak baru di Lampung yang ditargetkan rampung pada kuartal III-2026 dan didorong adanya program MBG.
  • 🟢 ARCI menargetkan peningkatan produksi emas sebesar 15% di tahun ini dibanding tahun 2025.

Rekap Saham

29 Mei 2026

Daily

  • 🟡 MAPI DRAW, Entry 1,495 (29Mei), tertinggi 1,505, TP (1,540 – 1,590). Closing price 1,495.
  • 🟢 GGRM TAKE PROFIT, Entry 15,250 (29Mei), tertinggi 17,000, TP (16,200 – 16,650). Closing price 17,000. Profit 11.5% 🚀🚀🚀🚀
  • 🟡 TOTL DRAW, Entry 1,040 (29Mei), tertinggi 1,060, TP (1,085 – 1,120). Closing price 1,040.

Daily | Sim Call

HRTA: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,490
Target price : 2,550 – 2,630
Entry price : 2,400 – 2,500
Stop Loss : 2,300

Strategi:

HRTA, breakout Resistance 2,430, berpeluang mencoba Resistance 2,550 dan next Resistance 2,630. Namun, bila HRTA breakdown Resistance 2,430, berkemungkinan menguji Support 2,400 dan next Support 2,320. Baiknya batasi risiko bila HRTA bergerak melemah di bawah Support 2,320. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

BSML: SPECULATIVE BUY

Last price : 410
Target price : 422 – 434
Entry price : 394 – 412
Stop Loss : 378

Strategi:

BSML, bertahan pada Support 402, berpeluang mencoba Resistance 422 dan next Resistance 434. Namun, bila BSML breakdown Support 402, berpeluang menguji Support 394 dan next Support 382. Batasi resiko bila BSML bergerak melemah dibawah Support 382. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

MINA: SPECULATIVE BUY

Last price : 336
Target price : 346 – 356
Entry price : 324 – 338
Stop Loss : 310

Strategi:

MINA, breakout Resistance EMA50 (328), berpeluang mencoba Resistance 346 dan next Resistance 356. Namun, bila MINA breakdown Resistance EMA50 (328), berpeluang menguji Support 324 dan next Support 316. Batasi resiko bila MINA bergerak melemah dibawah Support 316. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas