Market
Indonesia | IHSG
IHSG Sempat Trading Halt Di Sesi 1
IHSG ditutup melemah 3.84% ke level 6,223 pada Selasa (18/03). IHSG konsisten bergerak di zona merah akibat panic selling hingga penurunan ke level 6,012. Pada perdagangan sesi 2 IHSG rebound namun tetap berada di zona merah. Nilai transaksi kemarin mencapai Rp19.29 triliun, lebih besar dari Senin sebesar Rp9.74 triliun. Adapun, 118 saham naik, 554 saham turun, dan 139 saham stagnan.
Sektor pembeban IHSG diantaranya:
- Sektor Technology 9.77%
- Sektor Basic Industry 5.99%
- Sektor Property 3.33%
Kawasan Asia
Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Selasa. Hang Seng naik 2.46% dan Shanghai naik 0.11%. Indeks teknologi memimpin reli, melonjak 4% dan mengikuti kenaikan di Nasdaq Golden Dragon China Index pada hari Senin menjelang laporan keuangan emiten. Konsumen dan keuangan juga mengalami kenaikan yang kuat, didukung oleh belanja yang kuat di China selama awal 2025, dan laporan bahwa arus masuk asing untuk saham-saham China mengalami rekor tertinggi di bulan Februari.
Nikkei naik 1.20% didorong oleh pelemahan yen yang meningkatkan prospek keuntungan untuk industri-industri berbasis ekspor.
Kawasan Amerika Serikat
Indeks saham Wall Street ditutup turun akibat adanya aksi profit taking pada Selasa. Nasdaq memimpin pelemahan 1.71%, diikuti oleh S&P 500 dan Dow Jones masing-masing turun 1.07% dan 0.62%.
The Fed memulai pertemuan dua hari pada Selasa yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya.
Namun, para pelaku pasar lebih menantikan pandangan The Fed mengenai proyeksi ekonomi AS ke depan di tengah dampak kebijakan pemerintahan Trump.
Net Foreign Flow (18 Maret 2025)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- OECD turunkan proyeksi ekonomi Indonesia dari 5.2% menjadi 4.9%.
- Suku bunga acuan atau BI Rate diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5.75%.
Faktor Global:
- OECD menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 menjadi 3.1%, dari perhitungan terakhir 3.2%. Hambatan perdagangan di beberapa negara G20 jadi sebab.
- Eurozone mencatat surplus perdagangan hanya €1 miliar pada Januari 2025, menyusut dari €15.4 miliar untuk periode sebelumnya.
Komoditas
-
Harga Emas naik ke level USD3,032 pada Selasa, mencapai rekor tertinggi baru di tengah ketidakpastian tarif dan ketegangan di Timur Tengah. Tarif yang diberlakukan oleh Trump dan tindakan pembalasan dari negara-negara yang terkena dampak telah meningkatkan kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi.

Berita Emiten
- 🟢 CPIN mencatatkan laba bersih pada tahun 2024 naik 60.12% YoY atau sebesar Rp3.71 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp2.31 triliun.
- 🔴 BMTR mencatatkan laba bersih pada tahun 2024 turun 14.10% YoY atau sebesar Rp917.2 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.06 triliun.
- 🟢 MNCN mencatatkan laba bersih pada tahun 2024 naik 1.86% YoY atau sebesar Rp1.14 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.09 triliun.
Rekap Saham
18 Maret 2025
Daily
- 🔴 DEWA REDUCE, Entry 117 (18March), tertinggi 122, SL (112). Closing price 109 Loss 4.27%
- 🟢 SCMA CUT PROFIT, Entry 186 (18March), tertinggi 200, TP (206 – 210). Closing price 194 Profit 4.3%🚀🚀🚀
Weekly
- 🔴 JPFA HOLD, Entry 2,070 (14March), tertinggi 2,050, TP (2,230-2,370), Closing price 1,990 Floating Loss 3.86%
- 🔴 TBIG REDUCE, Entry 2,160 (20February), tertinggi, SL (2,070), Closing price 2,030 Loss 4.16%
- 🔴 INDF REDUCE, Entry 7,675 (10February), SL (7,050), Closing price 7,075 Loss 8.14%
Daily | Sim Call
SSMS: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,540
Target price : 1,590 – 1,635
Entry price : 1,420 – 1,545
Stop Loss : 1,360
Strategi:
SSMS, bertahan pada Resistance 1,540, berpeluang mencoba Resistance 1,590 dan next Resistance 1,635. Namun, bila SSMS breakdown Resistance 1,540, berkemungkinan menguji Support 1,420 dan next Support 1,380. Baiknya batasi resiko bila SSMS melemah di bawah Support 1,380. Stoc osc mengindikasikan pola Sideways.
Daily | Sim Call
GOTO: SPECULATIVE BUY

Last price : 83
Target price : 86 – 89
Entry price : 77 – 84
Stop Loss : 73
Strategi:
GOTO, breakout Resistance EMA20 (81), berpeluang mencoba Resistance 86 dan next Resistance 89. Namun, bila GOTO breakdown Resistance 89, berkemungkinan menguji Support 77 dan next Support 75. Baiknya batasi resiko bila GOTO melemah di bawah Support 75. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Weekly | Sim Call
JPFA: HOLD

Last price : 1,990
Target price : 2,230 – 2,370
Entry price : 2,070 (14Maret)
Stop Loss : 1,950
Strategi:
JPFA, bertahan pada EMA50 (1,980), berpeluang mencoba Resistance 2,050 dan next Resistance 2,140. Namun, bila JPFA breakdown Support EMA50 (1,980), berpeluang menguji Support 1,950 dan next Support 1,930. Batasi resiko bila JPFA bergerak melemah dibawah Support 1,980. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
PTRO : BUY ON WEAKNESS

Last price : 2,410
Target price : 2,520 – 2,610
Entry price : 2,160 – 2,240
Stop Loss : 2,000
Strategi:
PTRO, bertahan diatas Support 2,380 berpeluang mencoba Resistance 2,520 dan next Resistance 2,610. Namun, bila PTRO breakdown Support 2,380, berpeluang menguji Support 2,240 dan next Support 2,160. Batasi risiko bila PTRO bergerak melemah dibawah Support 2,050. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
WIFI: BUY ON WEAKNESS

Last price : 1,775
Target price : 1,870 – 1,920
Entry price : 1,550 – 1,625
Stop Loss : 1,520
Strategi:
WIFI, bertahan diatas Support 1,675, berpeluang mencoba Resistance 1,870 dan next Resistance 1,920. Namun, bila WIFI breakdown Support 1,675, berpeluang menguji Support 1,625 dan next Support 1,550. Batasi resiko bila WIFI bergerak melemah dibawah Support 1,550. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas