Market
Indonesia | IHSG
IHSG Ditutup di Level Tertinggi
IHSG ditutup menguat 1.19% ke level 8,310 pada perdagangan Rabu (18/02). Indeks solid bertahan di zona hijau dan ditutup di level tertinggi. Penguatan IHSG didorong oleh saham BMRI, BREN, dan BBRI.
Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi Rp25.33 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp24.41 triliun. Sebanyak 454 saham menguat, 216 saham melemah, dan 145 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Saham Asia ditutup naik pada perdagangan Rabu namun beberapa indeks seperti Shanghai, Hang Seng dan Kospi belum memulai perdagangan karena masih merayakan libur imlek.
Nikkei naik 1.02% di tengah sentimen laporan pertumbuhan ekspor yang kuat dari Jepang mendukung prospek ekonomi secara keseluruhan. Dari Australia, indeks ASX200 naik 0.54% didorong oleh menguatnya saham-saham di sektor keuangan dan teknologi.
Kawasan Amerika Serikat
Pasar Saham AS ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Nasdaq memimpin kenaikan sebesar 0.78%, diikuti oleh S&P 500 dan Dow Jones masing-masing naik 0.56% dan 0.26%.
Pelaku pasar mencerna risalah FOMC The Fed yang memberikan hasil beragam. Beberapa pejabat The Fed pada pertemuan tersebut mengisyaratkan adanya kenaikan suku bunga pada masa mendatang, namun tetap harus memperhatikan data ekonomi terkait seperti inflasi dan tenaga kerja. Di lain sisi, ada beberapa pejabat lainnya juga yang menginginkan pemangkasan suku bunga selanjutnya.
Net Foreign Flow (18 Februari 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia kuartal IV 2025 naik sekitar USD4.1 miliar menjadi USD431.7 miliar, dipengaruhi oleh peningkatan utang sektor publik.
- Pelaku pasar menantikan penentuan suku bunga pada pertemuan RDG Bank Indonesia pada Kamis (19/02).
Faktor Global:
- FOMC The Fed memberikan hasil yang beragam, beberapa pejabat mengisyaratkan kenaikan suku bunga sementara lainnya tetap menginginkan pemangkasan suku bunga di depan, tentu dengan tetap melihat data ekonomi terkait terlebih dahulu.
- Defisit neraca dagang Jepang menurun signifikan menjadi 1.15 triliun yen pada Januari 2026 dari 2.74 triliun yen pada bulan yang sama tahun sebelumnya.
Komoditas
-
Harga perak naik 5% ke level USD77/ons, rebound dari penurunan hari sebelumnya dan mengikuti pergerakan kenaikan harga komoditas emas.
Berita Emiten
- 🟢BMRI menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 7–9 % pada 2026 dan berencana mempertahankan dividen payout ratio sekitar 78%.
- 🟢RMKE mencatat lonjakan volume hauling road menjadi 167,500 ton Januari 2026, lebih dari 10× lipat dibanding tahun lalu.
- 🟢BRIS mencatat pembiayaan kendaraan tumbuh 19% sepanjang 2025 dengan total mencapai Rp6.41 triliun.
Rekap Saham
18 Februari 2026
Daily
- 🟢 INKP CUT PROFIT, Entry 9,750 (18 Februari), tertinggi 9,900, TP (10,150 – 10,475). Closing price 9,875. Profit 1.28%🚀🚀
- 🟢 DEWA CUT PROFIT, Entry 625 (18 Februari), tertinggi 655, TP (645 – 680). Closing price 630. Profit 1.6%🚀🚀
Weekly
- 🟢 ADMR HOLD, Entry 1,760 (03 Februari), tertinggi 1,970, TP (1,950-2,070). Closing price 1,965. Floating Profit 11.6%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
- 🟠 ASII HOLD, Entry 6,700 (11 Februari), tertinggi 6,750, TP (7,100-7,475). Closing price 6,700. Draw
- 🟢 SSMS TAKE PROFIT, Entry 1,550 (06 Februari), tertinggi 1,800, TP (1,700-1,790). Closing price 1,645. Profit 16.1%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
Daily | Sim Call
INDY: SPECULATIVE BUY
Last price : 3,800
Target price : 3,910 – 4,020
Entry price : 3,650 – 3,810
Stop Loss : 3,500
Strategi:
INDY, bertahan pada Resistance 3,800, berpeluang mencoba Resistance 3,910 dan next Resistance 4,020. Namun, bila INDY breakdown Resistance 3,800, berkemungkinan menguji Support 3,650 dan next Support 3,550. Baiknya batasi risiko bila INKP bergerak melemah di bawah Support 3,550. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
ELSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 805
Target price : 830 – 855
Entry price : 775 – 810
Stop Loss : 740
Strategi:
ELSA, menguji Resistance 810, berpeluang mencoba Resistance 830 dan next Resistance 855. Namun, bila ELSA breakdown Resistance 810, berpeluang menguji Support 775 dan next Support 755. Batasi resiko bila ELSA bergerak melemah dibawah Support 755. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Weekly | Sim Call
ADMR: HOLD
Last price : 1,965
Target price : 1,950 – 2,070
Entry price : 1,760 (03 Februari)
Stop Loss : 1,680
Strategi:
ADMR, breakout Resistance 1,955, berpeluang mencoba Resistance 2,010 dan next Resistance 2,070. Namun, bila ADMR breakdown Resistance 1,955, berpeluang menguji Support 1,910 dan next Support 1,850. Batasi resiko bila ADMR bergerak melemah dibawah Support 1,710. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Weekly | Sim Call
ASII: HOLD
Last price : 6,700
Target price : 7,100 – 7,475
Entry price : 6,700 (11 Februari)
Stop Loss : 6,300
Strategi:
ASII, bertahan pada EMA20 (6,700), berpeluang mencoba Resistance 6,800 dan next Resistance 7,000. Namun, bila ASII breakdown EMA20 (6,700), berpeluang menguji Support 6,525 dan next Support 6,450. Batasi risiko bila ASII bergerak melemah dibawah Support 6,350. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
PGAS : SPECULATIVE BUY
Last price : 2,160
Target price : 2,260 – 2,390
Entry price : 2,110 – 2,170
Stop Loss : 2,020
Strategi:
PGAS, bertahan diatas EMA20 (2,150), berpeluang mencoba Resistance 2,260 dan next Resistance 2,390. Namun, bila PGAS breakdown EMA20 (2,150), berkemungkinan menguji Support 2,110 dan next Support 2,070. Baiknya batasi risiko bila PGAS melemah di bawah Support 2,040. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas