Market
Indonesia | IHSG
IHSG Lanjutkan Pelemahan
IHSG melemah 1.13% ke level 6,461 pada Selasa (15/09), memperpanjang koreksi menjadi lima sesi beruntun. Tekanan dipicu sentimen global dari pelemahan Wall Street, kenaikan harga minyak dan yield obligasi, serta investor yang menanti keputusan The Fed.
Dari domestik, pasar mencermati pergantian Menteri Keuangan dengan Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Investor cenderung wait & see, dengan fokus pada arah kebijakan fiskal baru dan perkembangan suku bunga global.
Kawasan Asia
Bursa Asia mayoritas bergerak melemah pada perdagangan Senin (14/9), dipimpin oleh Nikkei yang turun 0.58% disusul Shanghai Composite melemah tipis 0.07% sedangkan Hang Seng justru menguat 0.35% setelah memangkas tekanan di awal perdagangan.
Tekanan Bursa Asia terutama berasal dari kenaikan harga minyak mentah akibat gangguan pasokan di Timur Tengah, yang kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi dan potensi kebijakan moneter yang lebih ketat. Di sisi lain, saham teknologi dan AI menjadi pemberat, menyusul meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan pengembangan AI dan valuasi sektor tersebut.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/09), dengan S&P 500 turun 0.4%, Nasdaq terkoreksi 0.6%, dan Dow Jones turun 328 poin.
Pelemahan dipicu lonjakan yield Treasury 10Y ke level tertinggi hampir 20 tahun, seiring meningkatnya risiko inflasi akibat eskalasi konflik Timur Tengah dan kenaikan harga energi. Tekanan terutama terlihat pada saham hyperscaler AI seperti Oracle (-3.1%), Microsoft (-1.6%), dan Amazon (-2%) menjelang keputusan The Fed, sementara Nvidia (+0.6%) dan AMD (+2.2%) rebound terbatas.
Net Foreign Flow (15 September 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
-
Danantara berencana memiliki 40.12% BEI, namun masih menunggu kajian, due diligence, dan aturan OJK.
Faktor Global:
- Produksi industri China naik 5.2% YoY pada Agustus 2026, melampaui ekspektasi 4.8% dan meningkat dari 4.5% pada Juli.
Komoditas
-
Harga batu bara bertahan di atas US$145/ton, mendekati level tertinggi 3 bulan, didorong peralihan pembangkit listrik ke batu bara akibat kenaikan harga minyak dan gas.
Rekap Saham
15 September 2026
Daily
- 🟢 BRMS CUT PROFIT, Entry 720 (15 September), tertinggi 740, TP (755 – 785). Closing price 735. Profit 2,1% 🚀🚀
- 🟢 BSML CUT PROFIT, Entry 540 (15 September), tertinggi 555, TP (575 – 600). Closing price 550. Profit 1,85%🚀🚀
- 🟢 JPFA CUT PROFIT, Entry 2,220 (15 September), tertinggi 2,320, TP (2,360 – 2,410). Closing price 2,270.Profit 2,3% 🚀🚀
Daily | Sim Call
ERAA: SPECULATIVE BUY
Last price : 605
Target price : 635 – 685
Entry price : 580 – 610
Stop Loss : 550
Strategi:
ERAA, bertahan pada Resistance 605, berpeluang mencoba Resistance 635 dan next Resistance 685. Namun, bila ERAA breakdown Resistance 605, berkemungkinan menguji Support 580 dan next Support 560. Baiknya batasi risiko bila ERAA bergerak melemah di bawah Support 560. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
AADI: SPECULATIVE BUY
Last price : 12,275
Target price : 12,650 – 12,925
Entry price : 11,875 – 12,300
Stop Loss : 11,500
Strategi:
AADI, bertahan diatas Support 12,150, berpeluang mencoba Resistance 12,650 dan next Resistance 12,925. Namun, bila AADI breakdown Support 12,150, berpeluang menguji Support 11,875 dan next Support 11,650. Batasi resiko bila AADI bergerak melemah dibawah Support 11,650. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
SSIA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,720
Target price : 1,780 – 1,830
Entry price : 1,670 – 1,725
Stop Loss : 1,610
Strategi:
SSIA, bertahan pada EMA50 (1,720), berpeluang mencoba Resistance 1,780 dan next Resistance 1,830. Namun, bila SSIA breakdown EMA50 (1,720), berpeluang menguji Support 1,670 dan next Support 1,630. Batasi resiko bila SSIA bergerak melemah dibawah Support 1,630. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas