Market
Indonesia | IHSG
IHSG Solid di Zona Hijau
IHSG ditutup naik 0.94% ke level 9,031 pada perdagangan Rabu (14/01). Indeks solid bergerak di zona hijau dan sempat sentuh level ATH 9,049. Penguatan IHSG didorong oleh saham BREN, DSSA, dan BRMS
Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi jumbo Rp29.30 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp33.54 triliun. Sebanyak 440 saham menguat, 240 saham melemah, dan 128 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Asia bergerak mixed. Shanghai Composite turun 0.31% usai pengetatan aturan margin.
Sementara Hang Seng menguat 0.6% didukung saham konsumer dan teknologi. Nikkei 225 melesat 1.6%, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, didorong spekulasi pemilu dini di bawah PM Sanae Takaichi serta pelemahan yen yang menguntungkan saham eksportir.
Kawasan Amerika Serikat
Wall Street melemah dua sesi beruntun pada Rabu. S&P 500 turun 0.5%, Nasdaq anjlok 1%, dan Dow Jones turun 0.1% seiring tekanan pada saham teknologi dan keuangan.
Pelemahan dipimpin saham chip dan perbankan di tengah isu pembatasan chip AS oleh China dan kekhawatiran kebijakan bunga kartu kredit, sementara data inflasi yang mereda dan penjualan ritel solid menjaga ekspektasi The Fed menahan suku bunga.
Net Foreign Flow (14 Januari 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Wakil Menteri ESDM mengatakan akan mempertahankan mandatori biodiesel B40 hingga akhir 2026, menunda rencana penerapan B50 yang semula ditargetkan pada 2H26.
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0.07% ke Rp16,865, mematahkan tren pelemahan 8 hari berturut-turut.
Faktor Global:
- Ekspor China pada Desember 2025 naik 6.6% yoy, ditopang pasar non-AS seperti ASEAN dan UE meski ekspor ke AS anjlok.
- Penjualan ritel AS naik 0.6% di November didorong oleh pemulihan pembelian mobil dan belanja musim liburan yang kuat
Komoditas
-
Harga nikel melonjak 6.7% ke sekitar USD 18,785/ton, didorong oleh pulihnya permintaan China dan potensi pemotongan pasokan 34% dari Indonesia untuk 2026 meski kuota final belum ditetapkan.
Berita Emiten
- 🟢IRSX akan melakukan right issue untuk menambah modal hingga Rp3.71 triliun melalui penerbitan sekitar 12.39 miliar saham baru
- 🟢BREN Prajogo Pangestu membeli 1.33 juta saham di harga rata-rata Rp8.930/lembar, menaikkan kepemilikannya menjadi 0.104%.
- 🟢PGEO mulai mengeksekusi proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2030
Rekap Saham
14 Januari 2026
Daily
- 🟢 TINS TAKE PROFIT, Entry 3,750 (14 Januari), tertinggi 4,000 TP (3,740 – 3,850). Closing price 3,940. Profit 5,1%🚀🚀🚀🚀🚀
- 🟢 JPFA CUT PROFIT, Entry 2,750 (14 Januari), tertinggi 2,820 TP (2,830– 2,920). Closing price 2,610. Profit 2,5%🚀🚀🚀
Weekly
- 🔴 BUKA HOLD, Entry 163 (17 October), tertinggi 160, TP (178 – 189). Closing price 158. Floating Loss 3,1%
- 🟡 RAJA BUY ON WEAKNESS, Entry (6,275-6,400), tertinggi 6,875, TP (7,050-7,325). Closing price 6,750
- 🟡 BUMI BUY ON WEAKNESS, Entry (370-390), tertinggi 434, TP (410-430). Closing price 422.
Daily | Sim Call
PTRO: SPECULATIVE BUY
Last price : 12,400
Target price : 12,600 – 13,000
Entry price : 11,900 – 12,425
Stop Loss : 11,250
Strategi:
PTRO, breakout Resistance 12,300, berpeluang mencoba Resistance 12,600 dan next Resistance 13,000. Namun, bila PTRO breakdown Resistance 12,300, berkemungkinan menguji Support 11,900 dan next Support 11,600. Baiknya batasi risiko bila PTRO bergerak melemah di bawah Support 11,475. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
SMDR: SPECULATIVE BUY
Last price : 436
Target price : 450 – 470
Entry price : 410 – 438
Stop Loss : 382
Strategi:
SMDR, breakout Resistance 430, berpeluang mencoba Resistance 450 dan next Resistance 470. Namun, bila SMDR breakdown Resistance 430, berkemungkinan menguji Support 410 dan next Support 394. Baiknya batasi risiko bila SMDR melemah di bawah Support 388. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Weekly | Sim Call
BUKA: HOLD
Last price : 158
Target price : 178 – 189
Entry price : 163 (17October)
Stop Loss : 147
Strategi:
BUKA, bertahan diatas EMA200 (157), berpeluang mencoba Resistance 165 dan next Resistance 169. Namun, bila BUKA breakdown EMA200 (157), berpeluang menguji Support 154 dan next Support 150. Batasi resiko bila BUKA bergerak melemah dibawah Support 150. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Dontrend.
Weekly | Sim Call
RAJA : SPECULATIVE BUY
Last price : 6,750
Target price : 7,050 – 7,325
Entry price : 6,525 – 6,775
Stop Loss : 6,075
Strategi:
RAJA, bertahan diatas EMA20 (6,650), berpeluang mencoba Resistance 7,050 dan next Resistance 7,325. Namun, bila RAJA breakdown EMA20 (6,650), berpeluang menguji Support 6,525 dan next Support 6,275. Batasi risiko bila RAJA bergerak melemah dibawah Support 6,175. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
BUMI : SPECULATIVE BUY
Last price : 422
Target price : 448 – 472
Entry price : 384 – 424
Stop Loss : 362
Strategi:
BUMI, bertahan atas Support 396, berpeluang mencoba Resistance 448 dan next Resistance 472. Namun, bila BUMI breakdown Support 396, berkemungkinan menguji Support 384 dan next Support 370. Baiknya batasi risiko bila BUMI melemah di bawah Support 370. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas