Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound ke Level 7,500
IHSG ditutup menguat 0.56% ke level 7,500 pada perdagangan Senin (13/04). Indeks sempat dibuka di zona merah namun berhasil rebound ke zona hijau hingga akhir sesi. Penguatan indeks ditopang oleh saham BRPT, BREN, dan TPIA.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp20.44 triliun, meningkat dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp18.09 triliun. Sebanyak 397 saham menguat, 264 saham melemah, dan 156 saham stagnan.
Kawasan Asia
Indeks pasar saham Asia ditutup variatif pada perdagangan Senin (13/04). Hangseng dan Nikkei ditutup melemah masing-masing 0.90% dan 0.74%, sementara Shanghai menguat tipis 0.06%.
Pasar saham Asia pada perdagangan awal pekan bergerak melemah di tengah lonjakan harga minyak dunia dan meningkatnya ketegangan geopolitik setelah gagalnya negosiasi ASโIran serta rencana blokade Selat Hormuz. Sementara di Tiongkok, pasar relatif lebih resilien ditopang ekspektasi dukungan kebijakan dan stabilisasi ekonomi domestik.
Kawasan Amerika Serikat
Wallstreet bergerak variatif pada Senin (13/04) dengan Dow Jones menguat 0.63%, S&P melonjak 1.02% dan Nasdaq memimpin penguatan sebesar 1.23%
Wall Street ditutup menguat didorong oleh penurunan harga minyak dan yield obligasi yang memberikan sentimen positif bagi pasar. Harapan akan kembalinya negosiasi antara AS dan Iran turut meredakan kekhawatiran investor.
Net Foreign Flow (13 April 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Penjualan ritel Indonesia tumbuh 6.5% YoY pada Februari 2026,dari bulan sebelumnya yang tumbuh 5.7%
- Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 1Q26 sebesar 5โ5.2% YoY
Faktor Global:
- Penjualan rumah existing di AS turun 3.6% MoM ke 3.98 juta unit pada Maret 2026, terendah dalam 9 bulan dan di bawah ekspektasi
- Penjualan ritel Inggris tumbuh 3.1% YoY pada Maret 2026, jauh di atas ekspektasi, didukung lonjakan penjualan makanan akibat efek Easter
Komoditas
- Harga nikel naik ke sekitar $17,200/ton didorong pemangkasan kuota Indonesia dan disiplin produksi 2026 (RKAB 190โ200 juta ton), yang memperkuat sentimen meski pasar masih oversupply.
Berita Emiten
- ๐ขINET berencana mengakuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia senilai Rp280.4 miliar untuk memperkuat ekspansi jaringan kabel bawah laut
- ๐ดUNTR per Februari catatkan kinerja melemah dengan penjualan alat berat turun signifikan dan penjualan emas anjlok hingga sekitar 95% YoY.
- ๐ KETR PT Gema Lintas Benua melepas 44.1 juta saham senilai Rp17.9 miliar untuk kebutuhan kas, menurunkan kepemilikan dari 17.99% menjadi 16.44%.
Rekap Saham
13 April 2026
Daily
- ๐ข TCPI TAKE PROFIT, Entry 12,850 (13April), tertinggi 13,350, TP (13,300 – 13,700). Closing price 13,325. Profit 3,89% ๐๐๐๐
- ๐ข ADRO CUT PROFIT, Entry 2,430 (13April), tertinggi 2,480, TP (2,500 – 2,580). Closing price 2,450. Profit 2,1% ๐๐
- ๐ข ADMR TAKE PROFIT, Entry 1,780 (13April), tertinggi 1,850, TP (1,830 – 1,880). Closing price 1,840. Profit 3,93% ๐๐๐๐
Daily | Sim Call
AKRA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,440
Target price : 1,480 โ 1,520
Entry price : 1,385 โ 1,445
Stop Loss : 1,320
Strategi:
AKRA, bertahan pada Resistance 1,400, berpeluang mencoba Resistance 1,480 dan next Resistance 1,520. Namun, bila AKRA breakdown Resistance 1,400, berkemungkinan menguji Support 1,385 dan next Support 1,340. Baiknya batasi risiko bila AKRA bergerak melemah di bawah Support 1,340. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
ESSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 765
Target price : 790 โ 810
Entry price : 740 – 770
Stop Loss : 710
Strategi:
ESSA, breakout Resistance 760, berpeluang mencoba Resistance 790 dan next Resistance 810. Namun, bila ESSA breakdown Resistance 760, berpeluang menguji Support 740 dan next Support 720. Batasi resiko bila ESSA bergerak melemah dibawah Support 720. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
AADI: SPECULATIVE BUY
Last price : 10,450
Target price : 10,725 โ 11,000
Entry price : 10,025 – 10,475
Stop Loss : 9,575
Strategi:
AADI, bertahan pada Resistance 10,450, berpeluang mencoba Resistance 10,725 dan next Resistance 11,000. Namun, bila AADI breakdown Resistance 10,450, berpeluang menguji Support 10.025 dan next Support 9,700. Batasi resiko bila AADI bergerak melemah dibawah Support 9,700. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas