Market
Indonesia | IHSG
IHSG Bergerak Volatil, Berakhir di Zona Merah
IHSG ditutup turun 0.92% ke level 6,906 pada perdagangan Senin (11/05). Indeks bergerak volatil dan sempat rebound terbatas seiring berita penundaan royalti minerba, namun kembali bergerak melemah hingga akhir sesi perdagangan. Pembeban IHSG hari ini diantaranya BMRI, DSSA, dan BREN.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp20.42 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp36.09 triliun. Sebanyak 442 saham melemah, 251 saham menguat, dan 125 saham stagnan.
Kawasan Asia
Bursa Asia ditutup variatif pada perdagangan Senin (11/05). Shanghai composite memimpin penguatan sebesar 1.08% disusul Hangseng yang bergerak flat 0.05%, sementara Nikkei melemah 0.47%
Shanghai Composite mencatat level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, didorong data ekspor-impor yang sangat kuat serta optimisme menjelang pertemuan TrumpβXi. Sementara di Jepang, Nikkei 225 turun karena tekanan sentimen global setelah lonjakan harga minyak akibat ketegangan Timur Tengah, yang memicu kekhawatiran inflasi di negara importir energi.
Kawasan Amerika Serikat
Wall Street ditutup menguat pada Senin (11/05), dengan S&P 500 dan Dow Jones menguat 0.19% kemudian diikuti oleh Nasdaq yang naik 0.10%
Penguatan pasar didukung kenaikan saham sektor energi, material, dan industri, meski harga minyak kembali naik setelah Presiden Donald Trump menolak respons Iran terkait proposal perdamaian. Investor kini menantikan pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping yang diharapkan memberi arah baru bagi hubungan dagang kedua negara.
Net Foreign Flow (11 Mei 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Indeks kepercayaan konsumen Indonesia stabil di 123.0 pada April 2026 dibanding bulan sebelumnya di level 122.9.
- Investor menantikan pengumuman MSCI yang akan dijadwalkan pada Selasa (12/05).
Faktor Global:
- Inflasi China naik ke 1.2% yoy pada April 2026 (dari 1.0%), melampaui ekspektasi, didorong kenaikan harga energi dan gangguan supply chain.
- Penjualan rumah bekas di Amerika Serikat naik tipis 0.2% pada April 2026, masih di bawah ekspektasi.
Komoditas
- Harga nikel bergerak di sekitar US$19,000 per ton setelah turun dari level tertinggi lebih dari dua tahun akibat aksi ambil untung usai reli tajam, di tengah jeda sentimen risiko pada pasar logam industri.
Berita Emiten
- π’BDMN resmi mengumumkan rencana integrasi operasional dengan MUFG Bank Ltd Jakarta Branch (MUFG Indonesia).
- π’MARK mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp266 miliar atau setara Rp70 per saham. (Est. yield 8.2%).
- π’CLEO mempercepat pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pekanbaru, dan Pontianak yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2026
Rekap Saham
12 Mei 2026
Daily
- π’ INCO CUT PROFIT, Entry 5,775 (12Mei), tertinggi 6,125, TP (6,250-6,400). Closing price 6,075. Profit 6,1% ππππππ
- β π’ TINS TAKE PROFIT, Entry 3,500 (12Mei), tertinggi 3,680, TP (3,680-3,750). Closing price 3,640. Profit 5,1% πππππ
- π’ LSIP CUT PROFIT, Entry 1,495 (12Mei), tertinggi 1,545, TP (1,580-1,640). Closing price 1,530. Profit 3,3% πππ
Daily | Sim Call
ADRO: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,600
Target price : 2,680 β 2,730
Entry price : 2,500 β 2,610
Stop Loss : 2,420
Strategi:
ADRO, breakout Resistance 2,560, berpeluang mencoba Resistance 2,680 dan next Resistance 2,730. Namun, bila ADRO breakdown Resistance 2,560, berkemungkinan menguji Support 2,500 dan next Support 2,440. Baiknya batasi risiko bila ADRO bergerak melemah di bawah Support 2,440. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
TCPI: SPECULATIVE BUY
Last price : 11,700
Target price : 12,000 β 12,300
Entry price : 11,300 – 11,725
Stop Loss : 10,950
Strategi:
TCPI, bertahan diatas EMA50 (11,600), berpeluang mencoba Resistance 12,000 dan next Resistance 12,300. Namun, bila TCPI breakdown EMA50 (11,600), berpeluang menguji Support 11,300 dan next Support 11,000. Batasi resiko bila TCPI bergerak melemah dibawah Support 11,000. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
BSML: SPECULATIVE BUY
Last price : 422
Target price : 436 β 450
Entry price : 404 – 424
Stop Loss : 390
Strategi:
BSML, breakout Resistance 414, berpeluang mencoba Resistance 436 dan next Resistance 450. Namun, bila BSML breakdown Resistance 414, berpeluang menguji Support 404 dan next Support 394. Batasi resiko bila BSML bergerak melemah dibawah Support 394. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasβs research reports are available on our mobile apps βSimInvestβ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
βThis document is intended for information purposes onlyβ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
Β© Sinarmas Sekuritas