Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound Kuat ke Zona Hijau
IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 1,69% ke level 6.373,84 pada perdagangan Rabu (12/08), membalikkan pelemahan tajam dari hari sebelumnya.
Indeks bergerak konsisten di zona positif sejak awal perdagangan dibuka di level 6.277,76. Pasar melakukan antisipasi jelang pengumuman MSCI dengan menghindari saham bigcaps dan beralih ke saham komoditas dan konglomerasi.
Emiten komoditas dan berkaitan: ENRG +4%, RAJA +4%, BULL +5%, BRMS +5%, HRTA +4%.
Emiten Prajogo Pangestu: CUAN +20%, TPIA +4%, dan BREN +13%.
Value transaksi harian pasar tercatat ke angka Rp17,4 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya yang senilai Rp14,5 triliun.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia Pasifik bergerak bervariasi (mixed) namun cenderung menguat pada perdagangan Rabu (12/08).
Di Jepang, indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,83% ke level 67.524,06 ditopang oleh lonjakan saham sektor semikonduktor dan teknologi.
Sebaliknya, pasar saham Hong Kong masih mengalami tekanan di mana Hang Seng Index (HSI) bergerak loyo -0,83% ke level 25.440,17 akibat sentimen negatif minimnya stimulus baru dari Beijing.
Selain itu, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah terkait penutupan Selat Hormuz masih membuat investor bersikap berhati-hati terhadap volatilitas harga minyak mentah Brent yang bertahan tinggi di kisaran US$89 per barel.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Selasa (11/08). Indeks S&P 500 turun 0.3%, Nasdaq 100 melemah 0.3%, sementara Dow Jones turun 184 poin.
Pelemahan dipicu kenaikan harga minyak di tengah ketidakpastian konflik AS-Iran, setelah Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup. Saham hyperscale tertekan, dengan Alphabet turun 3.8% dan Oracle 3.7%, sementara investor menanti data CPI AS yang dapat mempengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bulan depan.
Net Foreign Flow (12 Agustus 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
-
Penjualan ritel Indonesia turun 3.0% YoY pada Juni 2026, membaik dari kontraksi 3.9% pada Mei
-
Penjualan mobil baru Indonesia melonjak 33.3% YoY pada Juli 2026, tertinggi dalam lima bulan, didorong oleh momentum GIIAS 2026.
Faktor Global:
- Penjualan rumah existing di AS turun 1.7% MoM menjadi 4.05 juta unit pada Juli 2026, masih sejalan dengan ekspektasi pasar 4.06 juta unit.
- AS memperkirakan gangguan pasokan minyak akibat perang AS-Iran sekitar 600 ribu barel/hari masih berlanjut hingga akhir 2027
Komoditas
-
Minyak mentah bertahan di atas USD83/barel setelah menguat selama empat sesi berturut-turut, di tengah ketidakpastian terkait potensi kesepakatan AS-Iran.
Rekap Saham
12 Agustus 2026
Daily
- π’ MARK CUT PROFIT, Entry 1,065 (12Agustus), tertinggi 1,115, TP (1,125 β 1,160). Closing price 1,115. Profit 4.7% ππππ
- π’ ESSA TAKE PROFIT, Entry 685 (12Agustus), tertinggi 730, TP (715 β 740). Closing price 710. Profit 6.6%ππππππ
- π’ AADI CUT PROFIT, Entry 9,175 (12Agustus), tertinggi 9,375, TP (9,475 β 9,725). Closing price 9,350. Profit 1.9%ππ
Daily | Sim Call
MARK: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,095
Target price : 1,125 β 1,160
Entry price : 1,050 β 1,100
Stop Loss : 1,010
Strategi:
MARK, menguji Resistance 1,105, berpeluang mencoba Resistance 1,125 dan next Resistance 1,160. Namun, bila MARK breakdown Resistance 1,105, berkemungkinan menguji Support 1,050 dan next Support 1,020. Baiknya batasi risiko bila MARK bergerak melemah di bawah Support 1,020. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Daily | Sim Call
ESSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 695
Target price : 715 β 740
Entry price : 670 – 700
Stop Loss : 640
Strategi:
ESSA, bertahan pada Resistance 695, berpeluang mencoba Resistance 715 dan next Resistance 740. Namun, bila ESSA breakdown Resistance 695, berpeluang menguji Support 670 dan next Support 630. Batasi resiko bila ESSA bergerak melemah dibawah Support 630. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
AADI: SPECULATIVE BUY
Last price : 9,225
Target price : 9,475 β 9,725
Entry price : 8,850 – 9,250
Stop Loss : 8,500
Strategi:
AADI, bertahan pada Support 9,125, berpeluang mencoba Resistance 9,475 dan next Resistance 9,725. Namun, bila AADI breakdown Support 9,125, berpeluang menguji Support 8,850 dan next Support 8,600. Batasi resiko bila AADI bergerak melemah dibawah Support 8,600. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasβs research reports are available on our mobile apps βSimInvestβ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
βThis document is intended for information purposes onlyβ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
Β© Sinarmas Sekuritas