Market
Indonesia | IHSG
IHSG Melemah di Akhir Pekan
IHSG ditutup melemah 1.62% ke level 7,586 pada perdagangan Jumat (06/03). Indeks bergerak di zona merah dengan range pergerakan 7,500 - 7,700. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BBRI, BMRI, dan BYAN.
Value transaksi tercatat sebesar Rp16.47 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp17.6 triliun. Sebanyak 555 saham melemah, 168 saham menguat, dan 94 saham stagnan.
Kawasan Asia
Bursa Asia ditutup menguat pada akhir pekan, dipimpin penguatan di Hong Kong. Hang Seng Index naik 1.67% didorong penguatan saham teknologi dan konsumer di tengah optimisme terhadap dukungan kebijakan ekonomi China.
Sementara itu, Shanghai Composite menguat tipis 0.05% seiring sikap hati-hati investor menanti rilis data ekonomi terbaru. Di Jepang, Nikkei naik 0.34% ditopang penguatan saham teknologi.
Kawasan Amerika Serikat
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan (06/03). S&P 500 turun 1.3%, diikuti Nasdaq yang merosot 1.6%, serta Dow Jones yang terkoreksi 0.94%.
Pelemahan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik serta data ketenagakerjaan yang mengecewakan, di mana tercatat kehilangan sekitar 92 ribu pekerjaan pada Februari. Kondisi ini mendorong tingkat pengangguran naik ke 4.4%.
Net Foreign Flow (6 Maret 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Cadangan devisa Indonesia turun ke USD151.9 miliar pada Februari 2026 dari USD154.6 miliar akibat pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi rupiah.
- Danantara umumkan perusahaan China (Wangneng dan Zhejiang Weiming) menang lelang untuk proyek waste-to-energy di Bekasi dan Denpasar.
Faktor Global:
- AS kehilangan 92 ribu pekerjaan di Februari, meleset dari perkiraan naik 59 ribu, dengan pengangguran naik ke 4.4%.
- Trump menegaskan AS harus ikut dalam pemilihan pemimpin berikutnya di Iran.
Komoditas
- Harga batu bara naik ke USD138/ton sebelum turun ke sekitar USD135 akibat gangguan pasokan LNG Qatar yang memicu peralihan energi ke batu bara.
Berita Emiten
- 🟢PTRO membukukan laba bersih pada tahun 2025 mencapai USD28.8 juta, melonjak 197% YoY
- 🟠BFIN membukukan laba bersih pada tahun 2025 sebesar Rp 1.58 triliun, naik tipis dari tahun 2024 Rp 1.56 triliun.
- 🟢PGEO melaporkan telah rampungkan pemipaan sumur pada Februari 2026, tambah kapasitas PLTP Kamojang 23.8 MW.
Rekap Saham
6 Maret 2026
Daily
- 🟢 HMSP CUT PROFIT, Entry 810 (06Maret), tertinggi 840, TP (870-895). Closing price 820. Profit 1.23% 🚀🚀
- 🟢 MDKA CUT PROFIT, Entry 3,460 (06Maret), tertinggi 3,620, TP (3,720 – 3,820). Closing price 3,480. Profit 0.58% 🚀
Weekly
- 🔴 HRUM HOLD, Entry 1,140 (03Maret), tertinggi 1,120, TP (1,250 – 1,315). Closing price 1,070. Floating Loss 6.14%
- 🟡 MEDC HOLD, Entry 1,765 (06Maret), tertinggi 1,910, TP (1,960-2,050). Closing price 1,765. Flat
- 🟢 EMAS HOLD, Entry 7,900 (06Maret), tertinggi 8,400, TP (8,325-8,675). Closing price 8,050. Floating Profit 1.9%🚀🚀
Daily | Sim Call
UNTR: SPECULATIVE BUY
Last price : 29,700
Target price : 30,500 – 31,300
Entry price : 28,475 – 29,725
Stop Loss : 27,150
Strategi:
UNTR, menguji Resistance 29,775, berpeluang mencoba Resistance 30,500 dan next Resistance 31,300. Namun, bila UNTR breakdown Resistance 29,775, berkemungkinan menguji Support 28,475 dan next Support 27,500. Baiknya batasi risiko bila UNTR bergerak melemah di bawah Support 27,500. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
NCKL: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,360
Target price : 1,395 – 1,440
Entry price : 1,300 – 1,365
Stop Loss : 1,250
Strategi:
NCKL, bertahan pada Resistance 1,360, berpeluang mencoba Resistance 1,395 dan next Resistance 1,440. Namun, bila NCKL breakdown Resistance 1,360, berpeluang menguji Support 1,300 dan next Support 1,265. Batasi resiko bila NCKL bergerak melemah dibawah Support 1,265. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
HRUM: HOLD
Last price : 1,070
Target price : 1,250 – 1,315
Entry price : 1,140 (03Maret)
Stop Loss : 1,055
Strategi:
HRUM, breakdown Support EMA100 (1,090), berpeluang menguji Support 1,065 dan next Support 1,055. Namun, bila HRUM breakout Support EMA100 (1,090), berpeluang mencoba Resistance 1,150 dan next Resistance 1,200. Batasi resiko bila HRUM bergerak melemah dibawah Support 1,075. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
MEDC: HOLD
Last price : 1,765
Target price : 1,960 – 2,050
Entry price : 1,765 (06Maret)
Stop Loss : 1,600
Strategi:
MEDC, bertahan diatas Support 1,745, berpeluang mencoba Resistance 1,835 dan next Resistance 1,870. Namun, bila MEDC breakdown Support 1,745, berpeluang menguji Support 1,740 dan next Support 1,700. Batasi risiko bila MEDC bergerak melemah dibawah Support 1,630. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend
Weekly | Sim Call
EMAS: HOLD
Last price : 8,050
Target price : 8,675 – 8,900
Entry price : 7,850 – 8,500
Stop Loss : 7,300
Strategi:
EMAS, bertahan di atas Support 7,900, berpeluang mencoba Resistance 8,675 dan next Resistance 8,900. Namun, bila EMAS breakdown Support 7,900, berkemungkinan menguji Support 7,850 dan next Support 7,725. Baiknya batasi risiko bila EMAS melemah di bawah Support 7,450. Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas