Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 04 Februari 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Rebound 2%

IHSG ditutup menguat 2.52% ke level 8,123 pada perdagangan Selasa (03/02). Indeks sempat sentuh lowest 7,889 namun berhasil rebound hingga akhir sesi. Penguatan IHSG didorong oleh saham DCII, ASII, dan TPIA.

Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi jumbo Rp29.35 triliun, relatif sama dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp29.17 triliun. Sebanyak 654 saham menguat, 108 saham melemah, dan 56 saham stagnan.

Kawasan Asia

Pasar Saham Asia ditutup naik pada perdagangan Selasa. Nikkei naik 3.92% didorong oleh menguatnya saham teknologi dan keuangan.

Shanghai dan Hang Seng masing-masing naik 1.29% dan 0.22%. Pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang rilis data penjualan ritel Hong Kong untuk Desember hari ini, serta langkah China yang berencana menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) atas layanan telekomunikasi menjadi 9% dari 6%.

Kawasan Amerika Serikat

Bursa Wall Street ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa. Nasdaq memimpin pelemahan sebesar 1.43%, diikuti oleh S&P 500 dan Dow Jones masing-masing turun 0.84% dan 0.34%, dibebani oleh melemahnya saham-saham di sektor Teknologi.

Pelaku pasar cenderung menantikan rilisnya kinerja keuangan emiten untuk tahun 2025 di mana lebih dari 100 perusahaan yang terdaftar dalam indeks S&P 500 dijadwalkan akan rilis pekan ini.

Net Foreign Flow (3 Februari 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • PMI Manufaktur Indonesia naik ke 52.6 pada Jan 2026 (dari 51.2)
  • Inflasi tahunan Indonesia naik ke 3.55% pada Jan 2026 (tertinggi sejak Mei 2023)

Faktor Global:

  • Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa tidak akan merilis laporan pekerjaan untuk Januari karena kekurangan dana.
  • Bank sentral Australia menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kali dalam dua tahun terakhir menjadi 3.85%, seiring pertumbuhan ekonomi yang dinilai lebih kuat dari perkiraan dan inflasi yang diperkirakan terkendali.

Komoditas

  • Harga gas naik 3% ke level USD3/MMBtu, rebound dari penurunan tajam di hari sebelumnya, masih didorong oleh meningkatnya permintaan.

Berita Emiten

  • 🟢INET resmi menyelesaikan akuisisi mayoritas 53.57% saham PADA senilai sekitar Rp106.3 miliar.
  • 🟠AMRT menambah investasi modal Rp35 miliar ke anak usahanya PT Lancar Wiguna Sejahtera
  • 🔴HEXA mencatat laba USD 18.57 juta di sembilan bulan pertama 2025, turun 12.36%

Rekap Saham

3 Februari 2026

Daily

  • 🟢 ELSA TAKE PROFIT, Entry 655 (03 Februari), tertinggi 730, TP (695 – 715). Closing price 720. Profit 11,5%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 PGAS CUT PROFIT, Entry 2,120 (03 Februari), tertinggi 2,230, TP (2,240 – 2,310). Closing price 2,160. Profit 1,89%🚀🚀

Weekly

  • 🟢 ADMR HOLD, Entry 1,760 (03 Februari), tertinggi 1,935, TP (1,950-2,070). Closing price 1,895. Floating Profit 7,67% 🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 TINS TAKE PROFIT, Entry 2,820 (03 Februari), tertinggi 3,250, TP (3,140-3,250). Closing price 3,220. Profit 15,2%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟡 SSMS BUY ON WEAKNESS, Entry 1,520-1,580, tertinggi 1,680, TP (1,700-1,790). Closing price 1,670.

Daily | Sim Call

AKRA: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,325
Target price : 1,360 – 1,400
Entry price : 1,275 – 1,330
Stop Loss : 1,220

Strategi:

AKRA, menguji Resistance 1,330, berpeluang mencoba Resistance 1,360 dan next Resistance 1,400. Namun, bila AKRA breakdown Resistance 1,330, berkemungkinan menguji Support 1,275 dan next Support 1,235. Baiknya batasi risiko bila AKRA bergerak melemah di bawah Support 1,235. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

WIIM: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,995
Target price : 2,050 – 2,100
Entry price : 1,920 – 2,000
Stop Loss : 1,840

Strategi:

WIIM, menguji Resistance 2,010, berpeluang mencoba Resistance 2,050 dan next Resistance 2,100. Namun, bila WIIM breakdown Resistance 2,010, berkemungkinan menguji Support 1,920 dan next Support 1,850. Baiknya batasi risiko bila WIIM melemah di bawah Support 1,850. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Weekly | Sim Call​

ADMR : HOLD

Last price : 1,895
Target price : 1,950 – 2,070
Entry price : 1,760 (03Februari)
Stop Loss : 1,680

Strategi:

ADMR, breakout Resistance 1,890, berpeluang mencoba Resistance 1,950 dan next Resistance 2,070. Namun, bila ADMR breakdown Resistance 1,890, berpeluang menguji Support 1,770 dan next Support 1,735. Batasi resiko bila ADMR bergerak melemah dibawah Support 1,710. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Weekly | Sim Call

HRTA: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,160
Target price : 2,270 – 2,390
Entry price : 1,975 – 2,170
Stop Loss : 1,840

Strategi:

HRTA, breakout Resistance 2,050, berpeluang mencoba Resistance 2,270 dan next Resistance 2,390. Namun, bila HRTA breakdown Resistance 2,050, berpeluang menguji Support 1,975 dan next Support 1,885. Batasi risiko bila HRTA bergerak melemah dibawah Support 1,865. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Weekly | Sim Call

SSMS : BUY ON WEAKNESS

Last price : 1,670
Target price : 1,700 – 1,790
Entry price : 1,520 – 1,580
Stop Loss : 1,450

Strategi:

SSMS, breakout Resistance 1,640, berpeluang mencoba Resistance 1,700 dan next Resistance 1,790. Namun, bila SSMS breakdown Resistance 1,640, berkemungkinan menguji Support 1,580 dan next Support 1,520. Baiknya batasi risiko bila SSMS melemah di bawah Support 1,470. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas