🇺🇸 The Fed Naik 25 bps
- The Fed menaikkan Fed Funds Rate 25 bps ke 3.75–4.00% sesuai ekspektasi.
- Sinyal pejabat The Fed masih hawkish, dengan ruang kenaikan lanjutan 1-2 kali tahun ini pada pertemuan Oktober dan Desember.
- Kondisi ini berpotensi menjaga yield US Treasury & USD tetap tinggi dan meningkatkan risiko outflow dari emerging market.
🇮🇩 BI Masih Memiliki Ruang untuk Hold atau Kenaikan 1x (25bps)
- BI Rate saat ini 5.75%, spread suku bunga Indonesia–AS sekitar 175–200 bps.
- Cadev Agustus mulai recover → ruang intervensi valas masih ada, namun relatif moderat.
- Karena itu, BI Rate masih memiliki ruang hold di 5.75% atau kenaikan 1x sebesar 25bps pada pertemuan September.
🔑 SKENARIO: RUPIAH JADI GAME CHANGER
➡️ Jika rupiah masih resilient:
- BI punya ruang hold 5.75%, dengan intervensi valas sebagai instrumen awal untuk menjaga stabilitas.
➡️ Jika rupiah melemah
- BI berpotensi meningkatkan intervensi menggunakan cadev.
➡️ Jika tekanan rupiah berlanjut & intervensi makin menguras buffer:
- Jika pelemahan rupiah mulai mendorong cost-push inflation, urgensi kenaikan BI Rate akan meningkat untuk menjaga stabilitas rupiah, ekspektasi inflasi, dan daya tarik aset rupiah.
📌 Bottom Line:
Dari sisi sektoral, perbankan menjadi salah satu sektor yang perlu diperhatikan. Jika BI hold atau hanya menaikkan 25 bps, tekanan terhadap cost of fund relatif lebih manageable sehingga pemulihan sektor perbankan berpotensi lebih cepat dan strategi Buy on Weakness (BOW) dapat dipertimbangkan saat terjadi koreksi.
⚠️ Namun, jika BI harus menaikkan suku bunga 2 kali atau lebih (+50 bps), tekanan terhadap cost of fund dan loan growth berpotensi lebih besar, sehingga proses recovery perbankan dapat berlangsung lebih lama.kan status designation itu sendiri.
More Info: Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


