Market
Indonesia | IHSG
IHSG Perpanjang Koreksi, Investor Wait and See
IHSG melemah 0.89% ke level 6,131 pada perdagangan Selasa (28/07), memperpanjang koreksi menjadi hari kelima berturut-turut. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp10.92 triliun, lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp12.18 triliun.
Nilai transaksi yang lebih rendah mengindikasikan investor masih cenderung wait and see di tengah proses transisi kepemimpinan Bank Indonesia, dengan Destry Damayanti menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur BI hingga pengganti definitif ditetapkan. Di sisi eksternal, pelaku pasar juga bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan menjadi penentu arah sentimen pasar global.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (28/07). Hang Seng Hong Kong memimpin penguatan dengan naik 0.4%, sementara Shanghai Composite China turun 1.2% dan Nikkei 225 Jepang mencatat pelemahan terdalam sebesar 4.0%.
Pergerakan pasar didominasi aksi jual pada saham-saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor, setelah berlanjutnya koreksi pada saham chip di Wall Street akibat kekhawatiran bahwa investasi besar di kecerdasan buatan (AI) belum mampu menghasilkan imbal hasil yang sepadan. Di sisi lain, Hang Seng tetap menguat berkat optimisme terhadap aktivitas pasar modal Hong Kong, menyusul suksesnya IPO Zhongji Innolight serta ekspektasi IPO Shein.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa saham AS ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (28/07). Indeks S&P 500 naik 0.2%, Dow Jones menguat 537 poin, sementara Nasdaq 100 turun 1.0%.
Pergerakan pasar dipengaruhi aksi jual lanjutan pada saham-saham semikonduktor di tengah meningkatnya persaingan dari produsen chip China setelah IPO CXMT. Di sisi lain, sentimen investor ditopang oleh musim laporan keuangan yang solid dan pelemahan harga minyak, sektor defensif seperti consumer staples dan healthcare memimpin penguatan.
Net Foreign Flow (28 Juli 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
-
Moodyβs menilai mundurnya Perry Warjiyo berpotensi meningkatkan volatilitas pasar, sementara S&P menyebut belum berdampak pada peringkat kredit Indonesia.
-
Presiden Prabowo meminta Danantara dilibatkan dalam pengambilan keputusan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Faktor Global:
- Pelaku pasar menantikan pertemuan The Fed pada Rabu waktu setempat untuk membahas kebijakan suku bunga dan ekonomi.
- Iran dan Oman berupaya membuka kembali pelayaran di Selat Hormuz sebagai langkah menuju dimulainya kembali negosiasi damai antara Iran dan AS.
Komoditas
-
Harga gas alam AS turun ke level terendah dalam tiga bulan akibat produksi yang kuat, persediaan yang memadai, dan lemahnya permintaan LNG.
Berita Emiten
- π’BBCA membukukan laba bersih Rp29.5 triliun pada 1H26, tumbuh 2% yoy, seiring pertumbuhan kredit yang terimbangi oleh penurunan margin.
- π’ISAT mencatat laba bersih 1H26 sebesar Rp4.3 triliun, meningkat 85% YoY, didukung pendapatan one-off dari divestasi aset fiber.
- π’ELSA mencatat laba bersih 1H26 sebesar Rp435 miliar, tumbuh 29% YoY, didukung kenaikan pendapatan terutama dari segmen distribusi energi dan logistik.
Rekap Saham
28 Juli 2026
Daily
- π’ TINS TAKE PROFIT, Entry 3,400 (28 Juli), tertinggi 3,540, TP (3,540 β 3,630). Closing price 3,460. Profit 4,1% ππππ
- π’ RAJA TAKE PROFIT, Entry 880 (28 Juli), tertinggi 925, TP (905 β 925). Closing price 900. Profit 5,1% πππππ
- π’ AYAM CUT PROFIT, Entry 394 (28 Juli), tertinggi 406 , TP (412 β 426). Closing price 398. Profit 3%πππ
Daily | Sim Call
ELSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 685
Target price : 705 β 735
Entry price : 650 β 690
Stop Loss : 625
Strategi:
ELSA, breakout Resistance 670, berpeluang mencoba Resistance 705 dan next Resistance 735. Namun, bila ELSA breakdown Resistance 670, berkemungkinan menguji Support 650 dan next Support 635. Baiknya batasi risiko bila ELSA bergerak melemah di bawah Support 635. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
DSNG: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,340
Target price : 1,365 β 1,415
Entry price : 1,265 – 1,345
Stop Loss : 1,230
Strategi:
DSNG, breakout Resistance 1,305, berpeluang mencoba Resistance 1,365 dan next Resistance 1,415. Namun, bila DSNG breakdown Resistance 1,305, berpeluang menguji Support 1,265 dan next Support 1,240. Batasi resiko bila DSNG bergerak melemah dibawah Support 1,240. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
LSIP: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,385
Target price : 1,415 β 1,450
Entry price : 1,340 – 1,390
Stop Loss : 1,295
Strategi:
LSIP, breakout Resistance 1,380, berpeluang mencoba Resistance 1,415 dan next Resistance 1,450. Namun, bila LSIP breakdown Resistance 1,380, berpeluang menguji Support 1,340 dan next Support 1,305. Batasi resiko bila LSIP bergerak melemah dibawah Support 1,305. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmasβs research reports are available on our mobile apps βSimInvestβ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
βThis document is intended for information purposes onlyβ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
Β© Sinarmas Sekuritas