- BI-Rate : 5.75%
- Deposit Facility : 4.75%
- Lending Facility : 6.50%
Highlight
Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 5.75%. BI menempuh kebijakan lain untuk meredam arus keluar modal (capital outflow), termasuk melalui peningkatan likuiditas, intervensi di pasar nilai tukar rupiah, serta menjaga inflasi tetap berada pada sasaran 2.5% ±1%.
Dengan suku bunga yang sudah naik 100 bps sejak Mei 2026, BI kini memilih mengevaluasi dampak pengetatan sebelumnya
🔮Pertimbangan Kebijakan
Inflasi
- Inflasi tahunan: 3.34% YoY (Jun)
- Core inflation: 2.76% YoY (Jun)
- Outlook Inflasi: 2.5% ± 1%
Nilai Tukar Rupiah
- Nilai Tukar Pergerakan YTD: Terdepresiasi 7.22%
- Secara jangka pendek stabil (Monthly terapresiasi 0.12%)
- Faktor eksternal: Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS (Fed Fund Rate) menyebabkan outflow pelaku pasar asing.
Pertumbuhan Ekonomi
- GDP Growth: 5.61% (Q126)
- Outlook GDP 2026: 4.9 – 5.7%
🌎Outlook Global
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Global melambat menjadi 3.0%. Tekanan inflasi juga berpotensi naik di level global menjadi 4.5% dari sebelumnya diperkirakan di level 4.2%.
Pertumbuhan global dibayangi oleh risiko inflasi karena kenaikan harga energi di tengah konflik geopolitik. Sehingga Fed Fund rate diperkirakan akan naik lebih lebih awal di Kuartal 4-2026.
More Info: Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


