Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound Terbatas +0.92%
IHSG ditutup naik 0.92% ke level 5,695 pada perdagangan Rabu (01/07), namun kenaikan ini cenderung terbatas. Value transaksi tercatat 10.3 Triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp15.3 Triliun.
Dari rilis data ekonomi, inflasi tahunan pada Juni 2026 mencapai 3.34% yoy, meningkat dari bulan Mei 2026 sebesar 3.08%. Di lain sisi, neraca dagang Indonesia mengalami defisit sebesar USD1.61 miliar pada Mei 2026, berbalik dari surplus di bulan sebelumnya sebesar USD89.1 juta.
Kawasan Asia
Pasar Saham Asia ditutup beragam pada perdagangan Rabu (01/07). Nikkei naik 0.59%, Shanghai naik 0.44%, sementara Hang Seng turun 0.63%.
Data ekonomi yang dirilis hari ini menunjukkan indeks kepercayaan bisnis di kalangan produsen besar Jepang naik ke level tertinggi sejak 2018, mencerminkan ketahanan ekonomi meskipun terjadi guncangan energi akibat konflik di Timur Tengah. Sementara itu dari China, PMI Manufaktur China turun tipis ke level terendah dalam tiga bulan terakhir ke level 51.7 pada bulan Juni dari 51.8 pada bulan Mei.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (01/07), dengan S&P 500 turun 0.2%, Nasdaq 100 terkoreksi 1.5%, sementara Dow Jones bergerak relatif datar, seiring investor melakukan aksi ambil untung pada saham-saham teknologi.
Pelemahan dipicu aksi jual di sektor semikonduktor setelah muncul kekhawatiran valuasi saham AI yang dinilai mulai terlalu tinggi. Dari sisi makro, aktivitas manufaktur AS masih berekspansi dan Ketua The Fed Kevin Warsh menyatakan risiko inflasi mulai mereda, sehingga mengurangi urgensi kebijakan moneter yang lebih agresif.
Net Foreign Flow (1 Juli 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Neraca perdagangan Indonesia defisit USD1.61 miliar pada Mei 2026, mengakhiri tren surplus 72 bulan beruntun, akibat impor yang melampaui ekspor.
- Inflasi Indonesia pada Juni naik menjadi 3.34% (YoY) dari 3.08% pada Mei, didorong kenaikan harga di seluruh kelompok pengeluaran, terutama transportasi dan pangan.
Faktor Global:
- Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan risiko inflasi mulai mereda, namun bank sentral tetap berkomitmen mengembalikan inflasi ke target 2%.
- Inflasi Korea per Juni meningkat menjadi 3.2% YoY dari 3.1% YoY pada Mei, memperkuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi karena masih di atas target bank sentral 2%
Komoditas
- Harga gas alam AS bertahan di USD3.20/MMBtu, didorong lonjakan permintaan listrik akibat gelombang panas ekstrem dan meningkatnya pasokan ke fasilitas ekspor LNG
Berita Emiten
- 🟢DEWA melalui anak usaha meraih kontrak tambang batu bara senilai USD1.3 miliar (Rp22 triliun) berdurasi 5 tahun dari PT Sebuku Sejaka Coal.
- 🟢MAPA akan mengakuisisi 100% Sports Direct Malaysia senilai USD148.9 juta (Rp2.5 triliun) untuk memperkuat ekspansi di Malaysia.
- 🟢BRIS menargetkan naik ke kategori KBMI 4 dalam 2–3 tahun dengan mengejar modal inti di atas Rp70 triliun
Rekap Saham
01 Juli 2026
Daily
- 🟢 MAPI CUT PROFIT, Entry 1,515 (01Juli), tertinggi 1,525, TP (1,560 – 1,595). Closing price 1,525. Profit 0,7% 🚀
- 🟢 ADES CUT PROFIT, Entry 32,250 (01Juli), tertinggi 34,500, TP (33,400 – 35,000). Closing price 33,850. Profit 4,96% 🚀🚀🚀🚀🚀
- 🟢 CPIN CUT PROFIT, Entry 3,160 (01Juli), tertinggi 3,300, TP (3,510-3,580). Closing price 3,170 . Profit 0,32% 🚀
Daily | Sim Call
JPFA: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,020
Target price : 2,060 – 2,130
Entry price : 1,935 – 2,030
Stop Loss : 1,880
Strategi:
JPFA, breakout Resistance 1,995, berpeluang mencoba Resistance 2,060 dan next Resistance 2,130. Namun, bila JPFA breakdown Resistance 1,995, berkemungkinan menguji Support 1,935 dan next Support 1,895. Baiknya batasi risiko bila JPFA bergerak melemah di bawah Support 1,895. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
MBMA: SPECULATIVE BUY
Last price : 510
Target price : 530 – 550
Entry price : 484 – 515
Stop Loss : 470
Strategi:
MBMA, breakout Resistance EMA20 (500), berpeluang mencoba Resistance 530 dan next Resistance 550. Namun, bila MBMA breakdown Resistance EMA20 (500), berpeluang menguji Support 484 dan next Support 476. Batasi resiko bila MBMA bergerak melemah dibawah Support 476. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
INCO: SPECULATIVE BUY
Last price : 4,330
Target price : 4,450 – 4,560
Entry price : 4,240 – 4,340
Stop Loss : 4,070
Strategi:
INCO, bertahan diatas Support 4,240, berpeluang mencoba Resistance 4,450 dan next Resistance 4,560. Namun, bila INCO breakdown Support 4,240, berpeluang menguji Support 4,120 dan next Support 4,090. Batasi resiko bila INCO bergerak melemah dibawah Support 4,090. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas