Market
Indonesia | IHSG
IHSG Melemah di Akhir Pekan
IHSG melemah 1.72% ke level 5,896 pada perdagangan Jumat (26/06), menghapus penguatan pada sesi sebelumnya. Pembeban IHSG diantaranya BREN, EMAS, dan BRMS. Value transaksi yang masih terbatas di kisaran Rp12.7 Triliun, lebih rendah dari hari sebelumnya yang di kisaran Rp13.6 Triliun.
Tekanan IHSG dipengaruhi pelemahan saham teknologi global dan kehati-hatian investor terhadap prospek suku bunga. Dari domestik, pasar mencermati aturan baru terkait perlindungan hukum transaksi obligasi Danantara, sementara wacana pemangkasan anggaran program prioritas pemerintah membantu membatasi pelemahan.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Jumat (26/06). Tekanan dipimpin oleh KOSPI yang anjlok 5.81%, disusul Nikkei 225 yang turun 4.15%, Shanghai Composite melemah 2.26%, dan Hang Seng terkoreksi 1.40%.
Sentimen negatif dipengaruhi aksi profit taking setelah reli kuat pada sesi sebelumnya, terutama di Korea Selatan, serta anjloknya saham SoftBank akibat laporan penundaan IPO OpenAI hingga 2027. Di sisi makro, investor turut mencermati inflasi inti AS yang masih tinggi sehingga memperkuat ekspektasi suku bunga The Fed akan bertahan lebih tinggi lebih lama.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat (26/06), dengan S&P 500 turun tipis 0.05%, Nasdaq 100 melemah 1.1%, dan Dow Jones terkoreksi 44 poin.
Pergerakan pasar dipengaruhi aksi ambil untung pada saham-saham semikonduktor setelah reli sehari sebelumnya. Di sisi lain, penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi, meski sentimen tetap dibayangi ketidakpastian geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menuding Iran melanggar gencatan senjata.
Net Foreign Flow (26 Juni 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Pemerintah akan kembali menempatkan dana SAL di Himbara hingga berpotensi mencapai Rp400 triliun.
- Kredit sektor konstruksi tumbuh 45.54% YoY pada April 2026, disertai penurunan NPL dari 2.64% menjadi 1.99%.
Faktor Global:
- Irak mempertimbangkan akan keluar dari OPEC apabila tidak diberi ruang untuk meningkatkan produksi minyak secara signifikan.
- Laba industri China naik 18.8% YoY menjadi CNY 3.14 triliun pada Januari–Mei 2026.
Komoditas
- Harga timah turun ke US$51,100/ton, level terendah dalam lebih dari tujuh pekan, seiring memburuknya prospek investasi infrastruktur AI.
Berita Emiten
- 🟠MDKA mendapat restu untuk private placement hingga 2.44 miliar saham dengan potensi dilusi maksimal sekitar 9.1%.
- 🟢ICBP membagikan dividen tunai Rp265 per saham dengan total nilai Rp3.09 triliun dari laba bersih (Est. Yield 4.0%).
- 🟢CTRA membagikan dividen tunai Rp36 per saham dengan total nilai Rp667 miliar dari laba bersih (Est. Yield 6.4%).
Rekap Saham
26 Juni 2026
Daily
- 🟢 DSSA CUT PROFIT, Entry 790 (26Juni), tertinggi 840, TP (860 – 910). Closing price 815. Profit 3.2% 🚀🚀🚀
- 🟢 TPIA CUT PROFIT, Entry 1,755 (26Juni), tertinggi 1,900, TP (1,950 – 2,060). Closing price 1,795. Profit 2.3% 🚀🚀
- 🟢 MAPI CUT PROFIT, Entry 1,510 (26Juni), tertinggi 1,520, TP (1,560 – 1,595). Closing price 1,515. Profit 0.33% 🚀
Daily | Sim Call
ITMG: SPECULATIVE BUY
Last price : 22,050
Target price : 22,575 – 22,975
Entry price : 21,350 – 22,075
Stop Loss : 20,700
Strategi:
ITMG, breakout Resistance 22,025, berpeluang mencoba Resistance 22,575 dan next Resistance 22,975. Namun, bila ITMG breakdown Resistance 22,025, berkemungkinan menguji Support 21,350 dan next Support 20,925. Baiknya batasi risiko bila ITMG bergerak melemah di bawah Support 20,925. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
TCPI: SPECULATIVE BUY
Last price : 7,425
Target price : 7,650 – 8,000
Entry price : 7,125 – 7,450
Stop Loss : 6,825
Strategi:
TCPI, breakout Resistance 7,350, berpeluang mencoba Resistance 7,650 dan next Resistance 8,000. Namun, bila TCPI breakdown Resistance 7,350, berpeluang menguji Support 7,125 dan next Support 6,900. Batasi resiko bila TCPI bergerak melemah dibawah Support 6,900. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
ARKO: SPECULATIVE BUY
Last price : 5,200
Target price : 5,400 – 5,700
Entry price : 4,780 – 5,225
Stop Loss : 4,640
Strategi:
ARKO, breakout Resistance 4,930, berpeluang mencoba Resistance 5,400 dan next Resistance 5,700. Namun, bila ARKO breakdown Resistance 4,930, berpeluang menguji Support 4,780 dan next Support 4,680. Batasi resiko bila ARKO bergerak melemah dibawah Support 4,680. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas