Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound Pasca Koreksi Beruntun
IHSG rebound 1.96% ke level 5.999 pada perdagangan Kamis (25.06), mengakhiri pelemahan selama tiga hari berturut-turut. Penopang IHSG diantaranya MORA, ASII, dan BBCA.
Meski demikian, penguatan diperkirakan masih terbatas karena value transaksi yang masih terbatas di kisaran 13.6 Triliun, lebih rendah dari hari sebelumnya yang di kisaran Rp15.1 Triliun, mencerminkan investor masih wait and see. Selain itu, investor menanti rilis data inflasi Juni dan neraca perdagangan Mei pekan depan.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia bergerak mixed pada perdagangan Kamis (25/06). Nikkei memimpin penguatan 4.61% dan disusul Indeks Shanghai Composite naik 0.23%. Sementara itu, Hang Seng justru turun 1.43% ke level terendah dalam satu tahun.
Sentimen pasar turut didukung rencana pelonggaran likuiditas oleh bank sentral China (PBOC) melalui fasilitas overnight reverse repo serta harga minyak yang tetap rendah seiring meredanya tensi geopolitik. Namun, investor masih bersikap hati-hati menjelang rilis data neraca perdagangan Hong Kong dan masih mencermati prospek pemulihan ekonomi China.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup variatif pada perdagangan Kamis (25/06), dengan S&P 500 stagnan, Nasdaq 100 melemah 0.5%, sementara Dow Jones menguat tipis 0.1%.
Pergerakan pasar dipengaruhi aksi rotasi dari saham-saham teknologi berkapitalisasi besar meski prospek AI dan semikonduktor tetap positif. Disisi lain data ekonomi AS yang lebih kuat serta inflasi yang sesuai ekspektasi membantu meredam ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed.
Net Foreign Flow (25 Juni 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Badan Gizi Nasional menargetkan efisiensi anggaran MBG sebesar Rp40 triliun atau 15% dari total anggaran Rp268 triliun tahun ini.
- LPS menaikkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) simpanan rupiah sebesar 25 bps mulai 1 Juli 2026.
Faktor Global:
- Core PCE AS naik 0.3% (MoM) pada Mei 2026, sejalan dengan ekspektasi pasar dan sama seperti kenaikan April.
- Inflasi inti Tokyo naik menjadi 1.6% (YoY) pada Juni 2026 dari 1.3% pada Mei, sesuai ekspektasi pasar.
Komoditas
- Harga batu bara termal turun di bawah USD145 per ton setelah kesepakatan damai sementara AS-Iran membuka peluang kembali beroperasinya Selat Hormuz.
Berita Emiten
- π WOMF menargetkan penerbitan obligasi Rp1 triliun untuk modal kerja pembiayaan.
- π’TKIM bagikan dividen Rp30 per saham atau total Rp93.39 miliar (Est. Yield 0.51%)
- π PANI selesaikan private placement tahap IV dengan menghimpun dana sebesar Rp498.28 miliar
Rekap Saham
25 Juni 2026
Daily
- π’ SCMA CUT PROFIT, Entry 210 (25Juni), tertinggi 222, TP (224 β 234). Closing price 216. Profit 2,86% πππ
- π’ MYOR CUT PROFIT, Entry 1,835 (25Juni), tertinggi 1,900, TP (1,910 β 1,950). Closing price 1,895. Profit 3,3% ππππ
- π’ JSMR TAKE PROFIT, Entry 2,870 (25Juni), tertinggi 3,160, TP (3,020 – 3,080). Closing price 3,160. Profit 10,1% ππππππππππ
Daily | Sim Call
DSSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 830
Target price : 860 β 910
Entry price : 800 β 835
Stop Loss : 770
Strategi:
DSSA, breakout Resistance 825, berpeluang mencoba Resistance 860 dan next Resistance 910. Namun, bila DSSA breakdown Resistance 825, berkemungkinan menguji Support 800 dan next Support 775. Baiknya batasi risiko bila DSSA bergerak melemah di bawah Support 775. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
TPIA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,890
Target price : 1,950 β 2,060
Entry price : 1,730 – 1,895
Stop Loss : 1,680
Strategi:
TPIA, bertahan diatas Support 1,785, berpeluang mencoba Resistance 1,950 dan next Resistance 2,060. Namun, bila TPIA breakdown Support 1,785, berpeluang menguji Support 1,730 dan next Support 1,700. Batasi resiko bila TPIA bergerak melemah dibawah Support 1,700. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
MAPI: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,520
Target price : 1,560 β 1,595
Entry price : 1,485 – 1,525
Stop Loss : 1,440
Strategi:
MAPI, bertahan diatas Support 1,510, berpeluang mencoba Resistance 1,560 dan next Resistance 1,595. Namun, bila MAPI breakdown Support 1,510, berpeluang menguji Support 1,485 dan next Support 1,465. Batasi resiko bila MAPI bergerak melemah dibawah Support 1,465. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmasβs research reports are available on our mobile apps βSimInvestβ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
βThis document is intended for information purposes onlyβ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
Β© Sinarmas Sekuritas