Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 22 Juni 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG ditutup berbalik menguat terbatas sebesar +0.08% ke level 6,177 pada perdagangan Jumat (19/06).

Aktivitas perdagangan yang sempat berjalan sangat sepi di sesi pertama dengan nilai transaksi hanya Rp8.24 Triliun akibat sikap wait and see pelaku pasar, mendadak meledak drastis di sesi kedua hingga membukukan total nilai transaksi final mencapai Rp26.52 Triliun.
Lonjakan value transaksi ini juga dibarengi pembalikan IHSG ke zona positif.

Kendati volume transaksi melonjak signifikan menjelang penutupan, pelaku pasar dinilai masih cukup berhati-hati dalam menyikapi pengumuman MSCI.

Emiten yang paling ramai mencatatkan nilai (value) transaksi terbesar di bursa diantaranya BBCA dan DSSA.

Kawasan Asia

Bursa saham regional Asia bergerak bervariasi pada perdagangan Jumat (19/06), di mana indeks Nikkei Jepang bergerak menguat 0.28% ke level 71,250 dan indeks Straits Times Singapura berada di posisi 5,193 (-0.39%).

Sementara itu, aktivitas perdagangan di kawasan cenderung lebih sepi karena pasar saham Shanghai (China) dan Hang Seng (Hong Kong) tutup memperingati hari libur nasional (Dragon Boat Festival).

Pergerakan bursa regional akhir pekan ini utamanya dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar global yang mencermati kepemimpinan baru The Fed di bawah Kevin Warsh terkait arah suku bunga AS, serta respons pasca-penandatanganan kesepakatan damai AS-Iran yang membuka kembali jalur logistik penting di Selat Hormuz.

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street tidak melakukan perdagangan pada Jumat (19/6) karena libur nasional, sehingga perhatian pasar masih tertuju pada pergerakan sesi sebelumnya yang ditutup menguat. S&P 500 naik 1%, Nasdaq 100 menguat 1.9%, dan Dow Jones bertambah 72 point.

Pelaku pasar terus mencermati sikap The Fed yang mempertahankan suku bunga, namun masih membuka peluang kenaikan suku bunga apabila tekanan inflasi kembali meningkat.

Net Foreign Flow (19 Juni 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Pada perdagangan Jumat (19/6), nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp 17,804 per dolar AS
  • Menteri Keuangan Purbaya memperoleh komitmen pendanaan US$ 17 miliar dari AIIB China untuk proyek pembangunan Indonesia,

Faktor Global:

  • Volume penjualan ritel Inggris naik 1.2% MoM pada Mei 2026, berbalik dari kontraksi 1.0% di April dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 0.5%.
  • AS dan Iran memulai perundingan damai, ditengah status Selat Hormuz tetap menjadi sorotan pasar energi global.

Komoditas

  • Harga emas turun ke US$4,150/oz, berpotensi mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring penguatan dolar AS serta meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat.

Berita Emiten

  • 🟢BIRD umumkan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp166 per saham dengan payout ratio 65% (Est. Yield 9.9%).
  • 🟢SMDR usulkan dividen final Rp9.5/saham, sehingga total dividen tahun buku 2025 mencapai Rp12/saham atau sekitar Rp196.5 miliar
  • 🟠GOTO selesaikan program buyback periode 19 Juni 2025–18 Juni 2026, dengan realisasi pembelian sekitar 7.6 miliar saham.

Rekap Saham

19 Juni 2026

Daily

  • 🟢 JPFA CUT PROFIT, Entry 1,915 (19Juni), tertinggi 1,980, TP (1,985 – 2,050). Closing price 1,930. Profit 0.78% 🚀
  • 🟢 MDKA TAKE PROFIT, Entry 2,870 (19Juni), tertinggi 3,130, TP (2,950 – 3,040). Closing price 2,930. Profit 9.06% 🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟡 DEWA DRAW, Entry 368 (19Juni), tertinggi 388, TP (392 – 404). Closing price 368.

Daily | Sim Call

GJTL: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,200
Target price : 1,235 – 1,270
Entry price : 1,155 – 1,205
Stop Loss : 1,110

Strategi:

GJTL, bertahan pada Resistance 1,200, berpeluang mencoba Resistance 1,235 dan next Resistance 1,270. Namun, bila GJTL breakdown Resistance 1,200, berkemungkinan menguji Support 1,155 dan next Support 1,120. Baiknya batasi risiko bila GJTL bergerak melemah di bawah Support 1,120. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Daily | Sim Call

ADES: SPECULATIVE BUY

Last price : 26,400
Target price : 27,000 – 27,800
Entry price : 25,050 – 26,425
Stop Loss : 24,100

Strategi:

ADES, bertahan pada Resistance 26,400, berpeluang mencoba Resistance 27,000 dan next Resistance 27,800. Namun, bila ADES breakdown Resistance 26,400, berpeluang menguji Support 25,050 dan next Support 24,200. Batasi resiko bila ADES bergerak melemah dibawah Support 24,200. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Daily | Sim Call

BSML: SPECULATIVE BUY

Last price : 460
Target price : 472 – 486
Entry price : 442 – 462
Stop Loss : 422

Strategi:

BSML, bertahan pada Resistance 460, berpeluang mencoba Resistance 472 dan next Resistance 486. Namun, bila BSML breakdown Resistance 460, berpeluang menguji Support 442 dan next Support 428. Batasi resiko bila BSML bergerak melemah dibawah Support 428. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas