Market
Indonesia | IHSG
IHSG Volatil, Berakhir di Zona Merah
IHSG ditutup melemah 0.28% ke level 5,886 pada perdagangan Kamis (11/06). IHSG bergerak volatil dengan range perdagangan 5,784 - 6,010. Pembeban IHSG diantaranya AMMN, BREN, dan BRPT.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp22.73 triliun, lebih rendah dari hari sebelumnya Rp31.73 triliun. Sebanyak 419 saham melemah, 265 saham menguat, dan 131 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar saham Asia pada perdagangan Kamis (11/06) bergerak cenderung melemah. Shanghai Composite dan Hang Seng ditutup melemah masing-masing 0.16% & 0.65%. Sementara Nikkei 225 berhasil rebound tipis 0.06% setelah sempat anjlok hampir 3% di awal sesi.
Pergerakan pasar dipengaruhi perkembangan geopolitik Timur Tengah setelah militer AS mengumumkan telah menyelesaikan serangan terbaru terhadap Iran, yang memunculkan dimulainya kembali negosiasi perdamaian.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup menguat tajam pada perdagangan Kamis (11/06). Dow Jones melonjak 930 poin, sementara S&P 500 naik 1.8% dan Nasdaq melesat 2.5%.
Penguatan pasar didorong membaiknya sentimen investor setelah Presiden Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran, yang memicu penurunan harga minyak. Di sisi lain, data PPI AS yang menunjukkan percepatan inflasi memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.
Net Foreign Flow (11 Juni 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Bank Indonesia memperkirakan penjualan ritel pada Mei 2026 akan terkontraksi -3,2% YoY.
- Pemerintah membuka peluang pengurangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Faktor Global:
- Klaim tunjangan pengangguran awal di AS naik menjadi 229 ribu pada pekan pertama Juni 2026, tertinggi dalam tiga bulan.
- Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan Juni 2026 untuk menjaga inflasi tetap berada di jalur menuju target 2%.
Komoditas
- Harga tembaga turun ke bawah US$6.2 per pon, level terendah dalam tiga minggu, akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga yang menekan prospek permintaan logam industri.
Berita Emiten
- 🟢PTBA membagikan dividen sebesar Rp1.32 triliun atau 45% dari laba bersih (Est. Yield 4.33%).
- 🟢ENRG menggelar rights issue senilai Rp4,1 triliun, dengan potensi dilusi kepemilikan hingga 33.3%
- 🟢BMRI mencatat laba bersih bank-only Rp5.3 triliun pada Mei 2026 (+18% YoY), sehingga laba 5M26 mencapai Rp23. triliun (+19% YoY)
Rekap Saham
11 Juni 2026
Daily
- 🟢 MARK CUT PROFIT, Entry 780 (11Juni), tertinggi 800, TP (825 – 840). Closing price 790 . Profit 1.3% 🚀
- 🔴MDKA REDUCE , Entry 2,580 (11Juni), tertinggi 2,650, SL (2,490). Closing price 2,470. Loss 3.5%
- 🟢 MBMA CUT PROFIT, Entry 468 (11Juni), tertinggi 478, TP (488 – 500). Closing price 448. Profit 2.1% 🚀🚀
Daily | Sim Call
JPFA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,860
Target price : 1,920 – 1,960
Entry price : 1,780 – 1,865
Stop Loss : 1,730
Strategi:
JPFA, bertahan diatas Support 1,825, berpeluang mencoba Resistance 1,920 dan next Resistance 1,960. Namun, bila JPFA breakdown Support 1,825, berkemungkinan menguji Support 1,780 dan next Support 1,750. Baiknya batasi risiko bila JPFA bergerak melemah di bawah Support 1,750. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
ENRG: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,380
Target price : 1,425 – 1,465
Entry price : 1,300 – 1,385
Stop Loss : 1,260
Strategi:
ENRG, bertahan diatas Support 1,355, berpeluang mencoba Resistance 1,425 dan next Resistance 1,465. Namun, bila ENRG breakdown Support 1,355, berpeluang menguji Support 1,300 dan next Support 1,285. Batasi resiko bila ENRG bergerak melemah dibawah Support 1,285. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
MEDC: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,215
Target price : 1,240 – 1,280
Entry price : 1,145 – 1,220
Stop Loss : 1,100
Strategi:
MEDC, bertahan diatas Support 1.180, berpeluang mencoba Resistance 1,240 dan next Resistance 1,280. Namun, bila MEDC breakdown Support 1,180, berpeluang menguji Support 1,145 dan next Support 1,120. Batasi resiko bila MEDC bergerak melemah dibawah Support 1,120. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas