Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 3 Juni 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Menguat di Awal Pekan

IHSG ditutup naik 1.11% ke level 6,195 pada perdagangan Selasa (2/06). IHSG solid bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertingginya di 6,264. Pendorong IHSG diantaranya BREN, AMMN, dan BBRI.

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp25.47 triliun, lebih rendah dari hari sebelumnya Rp50.15 triliun. Sebanyak 281 saham menguat, 389 saham melemah, dan 147 saham stagnan.

Kawasan Asia

Pasar saham Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa. Nikkei turun 0.30%, sementara Shanghai naik 0.43% dan Hang Seng naik 2.52%.

Pelaku pasar masih fokus pada sentimen di Timur Tengah yang belum mereda. Negosiasi perdamaian antara AS-Iran belum kunjung ada pertanda. Sementara itu, update mengenai keduanya dilaporkan bahwa Iran tengah menangguhkan negosiasi dengan AS setelah terjadinya serangan di Lebanon.

Kawasan Amerika Serikat

Indeks Wall Street ditutup naik pada perdagangan Selasa. Dow Jones naik 0.45%, S&P 500 naik 0.13%, dan Nasdaq naik 0.03%.

Penguatan masih didorong oleh saham-saham teknologi berbasis AI. Dari sisi data ekonomi, Biro Statistik Tenaga Kerja AS merilis data lowongan kerja pada April tercatat 7.6 juta, di atas perkiraan pasar. Hal ini menunjukkan pasar tenaga kerja AS dinilai masih cukup kuat.

Net Foreign Flow (2 Juni 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Surplus neraca dagang Indonesia turun menjadi USD0.09 miliar pada April 2026 dari USD0.20 miliar pada bulan yang sama tahun lalu, akibat impor yang melonjak lebih tinggi sebesar 22.49% yoy dibanding ekspor sebesar 21.98% yoy.
  • Tingkat inflasi tahunan Indonesia melonjak menjadi 3.08% pada Mei 2026 dibandingkan dengan inflasi tahunan di April 2026 yang sebesar 2.42%.

Faktor Global:

  • Trump mengusulkan tarif baru 25% atas impor Brasil mencakup sektor layanan pembayaran elektronik, tarif preferensial, perlindungan kekayaan intelektual, dan akses pasar etanol.
  • Indeks Harga Konsumen Korea Selatan naik 3.1% secara yoy pada Mei, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 2.6% pada April dan menjadi laju inflasi tercepat sejak Maret 2024.

Komoditas

  • Harga tembaga naik 1.9% ke level USD6.6/pon pada Selasa. Meningkatnya permintaan untuk kebutuhan data center dan teknologi AI di tengah ketatnya pasokan masih menjadi sentimen pendukung.

Berita Emiten

  • 🟒 TMAS akan membagikan dividen tunai sebesar Rp226.20 miliar atau sebesar Rp 4/saham.
  • 🟒 INTP membukukan laba bersih kuartal I-2026 sebesar Rp215.2 miliar, naik 2.1% dibandingkan Rp210.7 miliar pada posisi yang sama tahun sebelumnya.
  • 🟒 MAIN akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp115.99 miliar atau Rp 52/saham, cum date per 5 Juni 2026.

Rekap Saham

2 Juni 2026

Daily

  • 🟒 HRTA CUT PROFIT, Entry 2,400 (02Juni), tertinggi 2,500, TP (2,550 – 2,630). Closing price 2,460. Profit 2.5% πŸš€πŸš€πŸš€
  • 🟒 BSML CUT PROFIT, Entry 406 (02 Juni), tertinggi 414, TP (422 – 434). Closing price 412. Profit 1.97% πŸš€πŸš€
  • 🟒 MINA TAKE PROFIT, Entry 336 (02 Juni), tertinggi 356, TP (346 – 356). Closing price 334.Profit 5.95% πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€

Daily | Sim Call

MARK: SPECULATIVE BUY

Last price : 800
Target price : 835 – 855
Entry price : 785 – 805
Stop Loss : 750

Strategi:

MARK, bertahan pada EMA100 (800), berpeluang mencoba Resistance 835 dan next Resistance 855. Namun, bila MARK breakdown EMA100 (800), berkemungkinan menguji Support 785 dan next Support 760. Baiknya batasi risiko bila MARK bergerak melemah di bawah Support 760. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

ADES: SPECULATIVE BUY

Last price : 22,225
Target price : 23,000 – 23,650
Entry price : 21,500 – 22,250
Stop Loss : 20,850

Strategi:

ADES, breakout Resistance 22,000, berpeluang mencoba Resistance 23,000 dan next Resistance 23,650. Namun, bila ADES breakdown Resistance 22,000, berpeluang menguji Support 21,500 dan next Support 21,000. Batasi resiko bila ADES bergerak melemah dibawah Support 21,000. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

DMAS: SPECULATIVE BUY

Last price : 159
Target price : 165 – 170
Entry price : 155 – 160
Stop Loss : 146

Strategi:

DMAS, bertahan pada Resistance 159, berpeluang mencoba Resistance 165 dan next Resistance 170. Namun, bila DMAS breakdown Resistance 159, berpeluang menguji Support 155 dan next Support 150. Batasi resiko bila DMAS bergerak melemah dibawah Support 150. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps β€˜SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

β€˜This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Β© Sinarmas Sekuritas