Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound Pasca Koreksi Beruntun
IHSG ditutup menguat 1.10% ke level 6,162 pada perdagangan Jumat (22/05). Penguatan ini terjadi pasca koreksi 8 hari beruntun. Penopang IHSG hari ini diantaranya MDKA, EMAS, dan BRMS.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp21.56 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp18.49 triliun. Sebanyak 449 saham menguat, 251 saham melemah, dan 118 saham stagnan.
Kawasan Asia
Bursa Asia ditutup mayoritas menguat pada perdagangan Jumat (22/05). Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 2.7% sementara itu, indeks Hang Seng dan Shanghai Composite naik 0.9% ditopang reli saham teknologi.
Penguatan didorong optimisme global setelah muncul harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran yang berpotensi meredakan tensi geopolitik dan menekan harga minyak. Sentimen positif juga didukung data ekonomi Jepang yang relatif solid, sehingga meningkatkan optimisme terhadap prospek konsumsi domestik dan aktivitas industri.
Kawasan Amerika Serikat
Wall Street ditutup menguat pada Jumat (22/05) dengan S&P 500 naik 0.4% dan mencatat kenaikan mingguan kedelapan beruntun, sementara Dow Jones bertambah 294 poin hingga menyentuh rekor intraday baru. Nasdaq juga menguat 0.2% dan membukukan penguatan mingguan ketujuh dalam delapan pekan terakhir.
Kenaikan pasar didorong optimisme meredanya tensi geopolitik Timur Tengah, perkembangan negosiasi AS-Iran, serta musim laporan keuangan emiten yang solid.
Net Foreign Flow (22 Mei 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Defisit transaksi berjalan Indonesia melebar menjadi US$4.01 miliar atau 1.1% terhadap PDB pada kuartal I 2026, terbesar sejak akhir 2019.
- Pertumbuhan jumlah uang beredar (M2) Indonesia melandai menjadi 9.2% YoY pada April 2026 dari 9.7% pada Maret.
Faktor Global:
- AS dan Iran dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan damai yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz.
- Indeks Keyakinan Konsumen Jerman versi GfK naik ke -29.3 untuk Juni 2026 dari -33.1 pada Mei, lebih baik dari ekspektasi pasar.
Komoditas
- WTI crude turun sekitar 5% ke area US$91 per barel pada Senin, memperpanjang pelemahan pekan lalu seiring meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.
Berita Emiten
- ๐ขSCMA akan membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp12 per saham, dengancumdate pada 3 Juni 2026 (Est. Yield 5.5%)
- ๐ขMRAT membukukan laba bersih kuartal I 2026 sebesar Rp1.12 miliar, melonjak 319.67% dibanding periode yang sama tahun lalu
- ๐ขAADI menyetujui dividen 2025 sekitar US$450 juta, dengan estimasi dividen final sebesar US$0.026 per saham atau sekitar Rp453 per saham (Est. Yield 5.5%)
Rekap Saham
22 Mei 2026
Daily
- ๐ข MAPI CUT PROFIT, Entry 1,485 (22Mei), tertinggi 1,505, TP (1,520-1,570). Closing price 1,505. Profit 1.3% ๐
- ๐ข GGRM CUT PROFIT, Entry 15,775 (22Mei), tertinggi 16,200, TP (16,650-17,100). Closing price 15,800. Profit 0.2% ๐
- ๐ข WIIM CUT PROFIT, Entry 1,725 (22Mei), tertinggi 1,815, TP (1,840-1,890). Closing price 1,780. Profit 3.2% ๐๐๐๐
Daily | Sim Call
TAPG: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,620
Target price : 1,670 โ 1,725
Entry price : 1,550 โ 1,625
Stop Loss : 1,490
Strategi:
TAPG, breakout Resistance 1,580, berpeluang mencoba Resistance 1,670 dan next Resistance 1,725. Namun, bila TAPG breakdown Resistance 1,580, berkemungkinan menguji Support 1,550 dan next Support 1,500. Baiknya batasi risiko bila TAPG bergerak melemah di bawah Support 1,500. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
ESSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 705
Target price : 735 โ 755
Entry price : 685 – 710
Stop Loss : 650
Strategi:
ESSA, bertahan pada EMA200 (705), berpeluang mencoba Resistance 735 dan next Resistance 755. Namun, bila ESSA breakdown EMA200 (705), berpeluang menguji Support 685 dan next Support 660. Batasi resiko bila ESSA bergerak melemah dibawah Support 660. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
AKRA: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,350
Target price : 1,395 โ 1,420
Entry price : 1,290 – 1,355
Stop Loss : 1,250
Strategi:
AKRA, bertahan diatas EMA200 (1,320), berpeluang mencoba Resistance 1,395 dan next Resistance 1,420. Namun, bila AKRA breakdown EMA200 (1,320), berpeluang menguji Support 1,290 dan next Support 1,260. Batasi resiko bila AKRA bergerak melemah dibawah Support 1,260. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas