Market
Indonesia | IHSG
IHSG Anjlok 3.46%
IHSG ditutup terkoreksi dalam sebesar 3.46% ke level 6,371 pada perdagangan Selasa (19/05). Indeks konsisten bergerak di zona merah dan sempat menyentuh level terendahnya 6,323. Pembeban IHSG hari ini diantaranya BBCA, DSSA, dan MORA.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp25.8 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp20.7 triliun. Sebanyak 612 saham melemah, 112 saham menguat, dan 94 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Saham Asia ditutup beragam pada perdagangan Selasa. Nikkei koreksi 0.44%, sementara Shanghai dan Hang Seng masing-masing naik sebesar 0.92% dan 0.48%.
Dari rilis data ekonomi, ekonomi Jepang tumbuh 0.5% secara qoq pada kuartal I 2026, meningkat dari 0.2% pada kuartal keempat dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 0.4%. Sementara itu, pelaku pasar menantikan keputusan pada hari Rabu mengenai suku bunga China diantaranya suku bunga pinjaman utama satu tahun dan lima tahun, yang diperkirakan akan tetap masing-masing di 3% dan 3.5%.
Kawasan Amerika Serikat
Pasar Saham AS ditutup koreksi pada perdagangan Selasa. Nasdaq turun 0.84%, S&P 500 turun 0.67%, dan Dow Jones turun 0.65%.
Perkembangan di Timur Tengah masih menjadi fokus pelaku pasar, di mana kekhawatiran akan meningkatnya inflasi masih membebani pergerakan market. Trump mengatakan telah membatalkan serangan baru ke Iran dan menyatakan sedang adanya negosiasi serius antara kedua belah pihak.
Net Foreign Flow (19 Mei 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan intervensi buyback obligasi (SBN) senilai Rp2 Triliun per hari, merespons pelemahan Rupiah di level ekstrem Rp17,700.
- Pelaku pasar menantikan rilisnya kebijakan suku bunga Bank Indonesia hari ini.
Faktor Global:
- Uni Eropa sedang menyiapkan aturan yang akan menghapus bea impor bagi barang asal AS.
- PDB riil Jepang tumbuh 2.1% secara tahunan pada kuartal I 2026, lebih tinggi dibanding proyeksi pasar dan melanjutkan kenaikan kuartal sebelumnya.
Komoditas
- Harga nikel naik 1.2% ke level USD18,780/ton, didorong oleh ketatnya pasokan dan adanya laporan pengurangan produksi nikel di Indonesia.
Berita Emiten
- 🟡 DOID berencana melakukan buyback saham dengan alokasi dana internal maksimum sebesar USD6 juta.
- 🟢 INDY menerbitkan surat utang senior USD100 juta untuk menggarap proyek tambang emas di Sulawesi Selatan.
- 🟡 GSMF akan menggelar private placement dengan menerbitkan 1.42 miliar saham baru Seri C dengan nilai nominal Rp100/saham.
Rekap Saham
19 Mei 2026
Daily
- 🔴 ITMG REDUCE, Entry 24,275 (19Mei), tertinggi 25,000, SL (23,550). Closing price 23,225. Loss 2.9%
- 🔴 MEDC REDUCE, Entry 1,550 (19Mei), tertinggi 1,610, SL (1,500). Closing price 1,470. Loss 3.2%
- 🔴 BIPI REDUCE, Entry 214 (19Mei), tertinggi 232, TP (236-250). Closing price 204. Loss 4.6%
Daily | Sim Call
GGRM: SPECULATIVE BUY
Last price : 16,800
Target price : 17,300 – 17,825
Entry price : 15,775 – 16,825
Stop Loss : 15,475
Strategi:
GGRM, bertahan diatas Support 16,325, berpeluang mencoba Resistance 17,300 dan next Resistance 17,825. Namun, bila GGRM breakdown Support 16,325, berkemungkinan menguji Support 15,950 dan next Support 15,775. Baiknya batasi risiko bila GGRM bergerak melemah di bawah Support 15,525. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
BSML: SPECULATIVE BUY
Last price : 426
Target price : 440 – 450
Entry price : 412 – 428
Stop Loss : 396
Strategi:
BSML, breakout Resistance 420, berpeluang mencoba Resistance 440 dan next Resistance 450. Namun, bila BSML breakdown Resistance 420, berpeluang menguji Support 412 dan next Support 404. Batasi resiko bila BSML bergerak melemah dibawah Support 404. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
FORE: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,010
Target price : 1,045 – 1,095
Entry price : 935 – 1,015
Stop Loss : 900
Strategi:
FORE, bertahan diatas Support 950, berpeluang mencoba Resistance 1,045 dan next Resistance 1,095. Namun, bila FORE breakdown Support 950, berpeluang menguji Support 935 dan next Support 915. Batasi resiko bila FORE bergerak melemah dibawah Support 915. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas