Program Presiden Prabowo Bunga KUR Maks. 5%

Presiden Prabowo Subianto berencana menggulirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga maksimal 5% per tahun bagi masyarakat kecil dan kelompok unbankable.

Di lain sisi, OJK mulai memberi sinyal kehati-hatian terhadap implementasi program tersebut.

“OJK mulai mengingatkan risiko di balik rencana KUR berbunga maksimal 5% per tahun dan menegaskan industri perbankan harus tetap mengedepankan tata kelola dan manajemen risiko dalam menjalankan program kredit murah tersebut.”

🎯 Insight:
‼️Kebijakan ini cenderung menjadi sentimen negatif bagi bank-bank HIMBARA. Kondisi tersebut berpotensi menekan margin dan meningkatkan risiko kualitas aset, sehingga menciptakan profil bisnis high risk–low return.

KUR (Kredit Usaha Rakyat) memiliki potensi risiko kredit (Non-Performing Loan) yang relatif tinggi. ini disebabkan karena target debiturnya adalah UMKM, yang seringkali tidak memiliki laporan keuangan yang lengkap dan minim agunan tambahan.

🏦 Dampak Bagi Sektor Perbankan

1️⃣ Margin Bunga Bank Berpotensi Tertekan
~ Spread keuntungan bank akan semakin tipis di tengah tingginya biaya dana, risiko kredit mikro, dan kebutuhan pencadangan.

2️⃣ Risiko Kredit Bermasalah (NPL) Meningkat
~ Segmen unbankable memiliki profil risiko tinggi karena histori kredit terbatas dan pendapatan tidak stabil.

3️⃣ Ketergantungan Pada Subsidi Pemerintah Meningkat
~ Keberlanjutan program bergantung pada kondisi fiskal negara, dan jika dukungan subsidi berkurang atau terlambat, minat bank menyalurkan kredit berpotensi ikut menurun.

More Info: Siminvest Instagram // Siminvest WhatsApp Channel

Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only