Market
Indonesia | IHSG
Efek MSCI, IHSG Lanjut Koreksi
IHSG ditutup melemah 1.98% ke level 6,723 pada perdagangan Rabu (13/05). Tekanan pasar terutama dipicu hasil review MSCI yang menimbulkan kekhawatiran capital outflow. Pembeban IHSG hari ini diantaranya BBRI, TPIA, dan BREN.
Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp19.8 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp16.1 triliun. Sebanyak 416 saham melemah, 239 saham menguat, dan 163 saham stagnan.
Kawasan Asia
Bursa Saham Asia ditutup melemah pada perdagangan Jumat. Nikkei turun 1.99%, Hang Seng turun 1.62%, dan Shanghai turun 1.02%.
Para pelaku pasar memantau perkembangan di Timur Tengah dan pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah kembali memicu kekhawatiran akan membebani perekonomian yang bergantung pada impor minyak.
Kawasan Amerika Serikat
Indeks Wall Street ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan. Nasdaq memimpin pelemahan sebesar 1.54%, diikuti oleh S&P 500 dan Dow Jones masing-masing turun 1.24% dan 1.07%.
Pelaku pasar nampak masih khawatir akan dampak konflik berkepanjangan AS dengan Iran, terutama adanya risiko kenaikan harga energi yang semakin memicu inflasi dan membuat suku bunga tetap tinggi. Selain itu, pelaku pasar juga mencerna pertemuan Trump dan Xi di Beijing pada Kamis yang minim hasil.
Net Foreign Flow (13 Mei 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sepanjang sejarah ke posisi Rp17,600.
- Kemendag menetapkan HPE emas sebesar USD150,555,29 per kg pada periode kedua Mei 2026, adapun nilai tersebut turun 1.72% dibanding periode sebelumnya.
Faktor Global:
- Trump dan Xi Jinping melakukan pertemuan tingkat tinggi KTT di Beijing pada Kamis (15/5) berdiskusi mengenai perdagangan, minyak, Iran, dan Taiwan.
- Pemerintah India membatasi impor perak dengan tujuan untuk menekan defisit dan stabilkan Rupee.
Komoditas
- Harga minyak mentah WTI naik 4.20% ke level USD105/barel pada Jumat masih didorong oleh sentimen kekhawatiran terhadap menipisnya pasokan global.
Berita Emiten
- 🟢 BRIS mencetak laba bersih sebesar Rp2.2 triliun atau naik 17.1% yoy sepanjang kuartal I-2026.
- 🔴 EXCL membukukan rugi bersih senilai Rp716.9 miliar pada kuartal I-2026 (vs kuartal I-2025: laba bersih Rp384.6 miliar.
- 🟢 BIPI menggandeng PT Humpuss untuk menjajaki pengembangan lima proyek energi dan industri dengan estimasi kebutuhan investasi mencapai USD1.5 miliar.
Rekap Saham
13 Mei 2026
Daily
- 🟢 ADRO CUT PROFIT, Entry 2,500 (13Mei), tertinggi 2,570, TP (2,680-2,730). Closing price 2,520. Profit 0.8% 🚀
- 🟢 TCPI CUT PROFIT, Entry 11,300 (13Mei), tertinggi 11,775, TP (12,000-12,300). Closing price 11,400. Profit 0.9% 🚀
- 🟢 BSML CUT PROFIT, Entry 412 (13Mei), tertinggi 424, TP (436-450). Closing price 418. Profit 1.4% 🚀🚀
Daily | Sim Call
ENRG: SPECULATIVE BUY
Last price : 1,610
Target price : 1,650 – 1,700
Entry price : 1,545 – 1,615
Stop Loss : 1,480
Strategi:
ENRG, bertahan pada Resistance 1,610, berpeluang mencoba Resistance 1,650 dan next Resistance 1,700. Namun, bila ENRG breakdown Resistance 1,610, berkemungkinan menguji Support 1,545 dan next Support 1,500. Baiknya batasi risiko bila ENRG bergerak melemah di bawah Support 1,500. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
BULL: SPECULATIVE BUY
Last price : 468
Target price : 480 – 496
Entry price : 450 – 470
Stop Loss : 430
Strategi:
BULL, bertahan pada EMA50 (468), berpeluang mencoba Resistance 480 dan next Resistance 496. Namun, bila BULL breakdown EMA50 (468), berpeluang menguji Support 450 dan next Support 434. Batasi resiko bila BULL bergerak melemah dibawah Support 434. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
TINS: SPECULATIVE BUY
Last price : 3,670
Target price : 3,760 – 3,870
Entry price : 3,520 – 3,680
Stop Loss : 3,360
Strategi:
TINS, menguji Resistance EMA50 (3,680), berpeluang mencoba Resistance 3,760 dan next Resistance 3,870. Namun, bila TINS breakdown Resistance EMA50 (3,680), berpeluang menguji Support 3,520 dan next Support 3,400. Batasi resiko bila TINS bergerak melemah dibawah Support 3,400. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas