Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 4 Mei 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Meninggalkan level 7,000

IHSG ditutup melemah 2.03% ke level 6,957 pada perdagangan Kamis (30/04). Indeks bergerak volatil dengan range perdagangan 6,876 - 7,109. Pelemahan Indeks dibebani oleh saham BBRI, BBCA, dan BREN.

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp21.88 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp17.24 triliun. Sebanyak 576 saham melemah, 133 saham menguat, dan 105 saham stagnan.

Kawasan Asia

Bursa saham Asia ditutup variatif pada perdagangan Kamis (30/04). Hangseng memimpin pelemahan 1.28% disusul oleh Nikkei yang turun 1.06% sementara Shanghai menguat tipis 0.11%.

Ketergantungan Jepang terhadap impor energi dari Timur Tengah membuat sentimen pasar makin tertekan, ditambah data produksi industri yang turun di luar ekspektasi. Di sisi lain, pasar saham China menguat tipis dan membukukan kenaikan signifikan sepanjang April, didukung data PMI manufaktur yang ekspansif serta penguatan sektor teknologi.

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street ditutup mayoritas menguat pada Jumat (01/05) dengan sentimen utama datang dari kombinasi earnings solid dan turunnya harga minyak. Indeks S&P 500 (+0.3%) dan Nasdaq 100 (+0.9%) sama-sama mencetak rekor baru, didorong oleh lonjakan saham teknologi.

Di sisi lain, rotasi sektor masih terlihat dengan saham defensif melemah dan Dow Jones turun tipis (-0.2%). Narasi AI tetap menjadi pendorong utama pasar, bahkan disebut berkontribusi pada pertumbuhan GDP AS kuartal pertama, meskipun ada tanda-tanda pelemahan konsumsi domestik.

Net Foreign Flow (30 April 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan mencetak level terlemah, dengan kurs spot melemah 0.12% ke Rp17,346 per dolar AS.
  • Pelaku pasar menantikan rilis data ekonomi Indonesia seperti Inflasi dan Cadangan Devisa yang akan rilis Senin (04/05).

Faktor Global:

  • PMI manufaktur AS stagnan di 52.7 pada April, di bawah ekspektasi, pelaku industri tetap cenderung wait and see di tengah konflik Timur Tengah.
  • Donald Trump berencana menaikkan tarif mobil dan truk dari Uni Eropa menjadi 25% guna menekan produsen agar memindahkan produksi ke AS.

Komoditas

  • Harga aluminium naik ke US$3,520/ton dipicu gangguan pasokan Timur Tengah dan biaya energi tinggi, di tengah permintaan kuat dari China.

Berita Emiten

  • 🟒AMMN kuartal pertama 2026 mengemas laba bersih USD160.2 juta, melejit 215% dari tahun sebelumnya yang rugi USD138.8 juta.
  • 🟒WIFI mencatatkan laba bersih sebesar Rp164.5 miliar, tumbuh 99.2% secara yoy dari Rp82.6 miliar pada Kuartal 1-2025.
  • 🟒BUMI catatkan laba bersih kuartal 1-2026 lompat 35.2% yoy menjadi USD24.1 juta dari USD17.9 juta tahun sebelumnya.

Rekap Saham

30 April 2026

Daily

  • 🟒 DSNG CUT PROFIT, Entry 1,855 (30April), tertinggi 1,865, TP (1,910 – 1,950). Closing price 1,755. Profit 0.54% πŸš€
  • 🟒 AADI CUT PROFIT, Entry 11,150 (30April), tertinggi 11,650, TP (11,700 – 12,000). Closing price 11,600. Profit 4% πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€
  • 🟒 ITMG CUT PROFIT, Entry 25,650 (30April), tertinggi 26,675, TP (27,000 – 27,600). Closing price 26,650. Profit 3.9% πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€

Daily | Sim Call

AKRA: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,580
Target price : 1,625 – 1,685
Entry price : 1,525 – 1,585
Stop Loss : 1,485

Strategi:

AKRA, breakout Resistance 1,570, berpeluang mencoba Resistance 1,625 dan next Resistance 1,685. Namun, bila AKRA breakdown Resistance 1,570, berkemungkinan menguji Support 1,525 dan next Support 1,505. Baiknya batasi risiko bila AKRA bergerak melemah di bawah Support 1,505. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Daily | Sim Call

TAPG: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,100
Target price : 2,150 – 2,200
Entry price : 2,050 – 2,110
Stop Loss : 1,980

Strategi:

TAPG, bertahan pada Resistance 2,100, berpeluang mencoba Resistance 2,150 dan next Resistance 2,200. Namun, bila TAPG breakdown Resistance 2,100, berpeluang menguji Support 2,050 dan next Support 2,000. Batasi resiko bila TAPG bergerak melemah dibawah Support 2,000. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Daily | Sim Call

ADRO: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,520
Target price : 2,580 – 2,640
Entry price : 2,450 – 2,530
Stop Loss : 2,400

Strategi:

ADRO, breakout EMA20 (2,480), berpeluang mencoba Resistance 2,580 dan next Resistance 2,640. Namun, bila ADRO breakdown EMA20 (2,480), berpeluang menguji Support 2,450 dan next Support 2,410. Batasi resiko bila ADRO bergerak melemah dibawah Support 2,410. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps β€˜SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

β€˜This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Β© Sinarmas Sekuritas