Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 24 April 2026

Market

Indonesia | IHSG

Tersengat Rupiah, IHSG Melemah

IHSG ditutup melemah 2.16% ke level 7,379 pada perdagangan Kamis (23/04). Indeks sempat bergerak di sekitar level 7,520 namun bergerak melemah seiring tekanan dari pelemahan nilai tukar rupiah. Pelemahan Indeks dibebani oleh saham DSSA, BREN, dan BBRI,

Dari sisi aktivitas, nilai transaksi tercatat sebesar Rp20.50 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp18.15 triliun. Sebanyak 505 saham melemah, 192 saham menguat, dan 123 saham stagnan.

Kawasan Asia

Bursa saham Asia mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Kamis (23/04), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik AS–Iran yang kembali menekan sentimen risiko. Hangseng melemah 0.95% disusul Nikkei dan Shanghai masing-masing 0.75% dan 0.32%.

Sentimen pasar dibayangi ketidakpastian di Timur Tengah, termasuk gangguan di Selat Hormuz yang menjaga harga energi tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global. Di sisi lain, penguatan dolar AS turut membebani mata uang regional, memperkuat arus keluar modal dan menambah tekanan pada pasar saham Asia di tengah kondisi global yang masih volatil.

Kawasan Amerika Serikat

Wall Street ditutup melemah pada Kamis (23/04), menghentikan reli sebelumnya di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan kinerja emiten yang beragam. Indeks Nasdaq 100 turun 0.9%, sementara S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average masing-masing terkoreksi 0.4%.

Sentimen pasar tertekan oleh lonjakan harga minyak WTI yang menembus $106 per barel, dipicu blokade di Selat Hormuz serta peningkatan aktivitas militer di Iran, yang kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global dan stabilitas kawasan.

Net Foreign Flow (23 April 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Pada perdagangan Kamis (23/04) nilai tukar rupiah melemah hingga Rp17,303 per USD, menjadi level terlemah sepanjang sejarah
  • Likuiditas perekonomian Indonesia (M2) tumbuh 9.7% YoY pada Maret 2026, meningkat dari bulan sebelumnya 8.7%

Faktor Global:

  • Inflasi Jepang naik ke 1.5% YoY pada Maret 2026 dengan inflasi inti 1.8%, masih di bawah target bank sentral meski menunjukkan percepatan.
  • Klaim pengangguran awal AS naik tipis ke 214 ribu, menunjukkan pasar tenaga kerja yang solid dengan tingkat PHK rendah.

Komoditas

  • Harga tembaga melemah ke sekitar $6/lb akibat tekanan risiko inflasi dari tensi AS-Iran, namun tertahan oleh restocking China dan rekor produksi Maret sebesar 1.33 juta ton.

Berita Emiten

  • 🟒TINS membukukan laba bersih sekitar Rp1.3 triliun pada 2025, tumbuh 8.3% dibanding tahun sebelumnya.
  • 🟒ASII akan membagikan sisa dividen sebesar Rp11.71 triliun atau Rp292 per saham dengan cumdate 6 Mei (Est. Yield 4.6%)
  • 🟠MBMA melunasi obligasi jatuh tempo senilai Rp841.62 miliar, serta menyiapkan penerbitan obligasi baru hingga Rp5 triliun

Rekap Saham

23 April 2026

Daily

  • 🟒 ENRG TAKE PROFIT, Entry 1,890 (23April), tertinggi 2,120, TP (1,940 – 1,975). Closing price 2,090. Profit 10,6% πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€
  • 🟒 AKRA TAKE PROFIT, Entry 1,475 (23April), tertinggi 1,525, TP (1,520 – 1,550). Closing price 1,490. Profit 3,4% πŸš€πŸš€πŸš€πŸš€
  • 🟒 UNTR CUT PROFIT, Entry 32,200 (23April), tertinggi 32,825, TP (33,325 – 34,100). Closing price 32,500. Profit 0,93% πŸš€

Daily | Sim Call

MEDC: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,890
Target price : 1,940 – 1,975
Entry price : 1,815 – 1,895
Stop Loss : 1,680

Strategi:

MEDC, breakout Resistance 1,750, berpeluang mencoba Resistance 1,860 dan next Resistance 1,910. Namun, bila MEDC breakdown Resistance 1,750, berkemungkinan menguji Support 1,730 dan next Support 1,700. Baiknya batasi risiko bila MEDC bergerak melemah di bawah Support 1,700. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

ESSA: SPECULATIVE BUY

Last price : 925
Target price : 955 – 980
Entry price : 870 – 930
Stop Loss : 830

Strategi:

ESSA, breakout Resistance 895, berpeluang mencoba Resistance 955 dan next Resistance 980. Namun, bila ESSA breakdown Resistance 895, berpeluang menguji Support 870 dan next Support 840. Batasi resiko bila ESSA bergerak melemah dibawah Support 840. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

TAPG: SPECULATIVE BUY

Last price : 2,030
Target price : 2,100 – 2,150
Entry price : 1,995 – 2,040
Stop Loss : 1,940

Strategi:

TAPG, breakout Resistance 2,020, berpeluang mencoba Resistance 2,100 dan next Resistance 2,150. Namun, bila TAPG breakdown Resistance 2,020, berpeluang menguji Support 1,995 dan next Support 1,975. Batasi resiko bila TAPG bergerak melemah dibawah Support 1,950. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps β€˜SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

β€˜This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Β© Sinarmas Sekuritas