Market
Indonesia | IHSG
Indeks Menguat, Didukung Status FTSE
IHSG ditutup naik 4.42% ke level 7,279 pada perdagangan Rabu (08/04). Sentimen positif datang dari keputusan FTSE Russell yang mempertahankan status Indonesia sebagai Secondary Emerging Market. Penguatan IHSG didorong oleh saham BBCA, AMMN, dan BBRI.
Value transaksi tercatat sebesar Rp22.86 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp13.49 triliun. Sebanyak 623 saham menguat, 101 saham melemah, dan 95 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Saham Regional ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Nikkei memimpin kenaikan 5.39%, Shanghai naik 2.69%, dan Hang Seng naik 3.09%.
Pelaku pasar mencerna positif sentimen dari AS, Iran, dan Israel yang menyepakati gencatan senjata selama dua minggu untuk memungkinkan dilakukannya negosiasi guna mencapai kesepakatan yang berpotensi mengakhiri perang. Donald Trump juga menunda serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur sipil Iran, sementara Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz selama dua minggu, dengan ketentuan bahwa lalu lintas harus dikoordinasikan dengan Angkatan Bersenjata Iran.
Kawasan Amerika Serikat
Wallstreet bergerak menguat tajam pada Rabu (08/04) dengan Dow Jones melonjak 2.85%, S&P 500 naik 2.5%, dan Nasdaq menguat 2.8%.
Wall Street ditutup menguat tajam pada perdagangan Rabu, didorong optimisme pasar terhadap potensi bertahannya gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran. Sentimen positif juga diperkuat oleh rencana pembicaraan langsung kedua negara pada Jumat (10/04), meskipun ketegangan di Timur Tengah masih berlangsung.
Net Foreign Flow (08 April 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Cadangan devisa Indonesia turun ke USD148.2 miliar pada Maret 2026 akibat intervensi stabilisasi rupiah.
- Uang Primer (M0) adjusted tumbuh 16.8% yoy pada Maret 2026, melambat dibanding Februari 2026 yang tumbuh 18.3% yoy
Faktor Global:
- Iran menyepakati gencatan senjata sementara selama dua minggu dengan AS yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz
- Qatar mulai melanjutkan produksi LNG, terbesar di dunia, pasca gencatan senjata, meski pemulihan masih bertahap
Komoditas
- Harga minyak anjlok tajam pasca kesepakatan gencatan senjata ASโIran, dengan WTI turun lebih dari 16% ke sekitar $94 per barel
Berita Emiten
- ๐ขADMF akan membagikan dividen Rp630 per saham (50% laba 2025) dengan cum date 14 April 2026 (Est. Yield 7.2%)
- ๐ขBIPI mengakuisisi masing-masing 20% saham dua entitas afiliasi OASA untuk masuk ke bisnis waste-to-energy, dengan target proyek PLTSa senilai Rp2.6 triliun
- ๐ขBNLI menyetujui pembagian dividen sekitar Rp1.26โฏtriliun atau setara Rp35 per saham (Est. Yield 1.2%)
Rekap Saham
08 April 2026
Daily
- ๐ข AKRA TAKE PROFIT, Entry 1,350 (08April), tertinggi 1,445, TP (1,435 – 1,480). Closing price 1,410. Profit 7% ๐๐๐๐๐๐๐
- ๐ข ESSA CUT PROFIT, Entry 700 (08April), tertinggi 730, TP (750 – 770). Closing price 720. Profit 2,9% ๐๐๐
- ๐ข TKIM TAKE PROFIT, Entry 8,900 (08April), tertinggi 9,325, TP (9,050 – 9,300). Closing price 9,325. Profit 4,8% ๐๐๐๐๐
Daily | Sim Call
MDKA: SPECULATIVE BUY
Last price : 3,300
Target price : 3,400 โ 3,490
Entry price : 3,260 โ 3,310
Stop Loss : 3,070
Strategi:
MDKA, bertahan pada Resistance 3,300, berpeluang mencoba Resistance 3,400 dan next Resistance 3,490. Namun, bila MDKA breakdown Resistance 3,300, berkemungkinan menguji Support 3,260 dan next Support 3,160. Baiknya batasi risiko bila MDKA bergerak melemah di bawah Support 3,100. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend
Daily | Sim Call
INKP: SPECULATIVE BUY
Last price : 10,025
Target price : 10,250 โ 10,550
Entry price : 9,800 – 10,050
Stop Loss : 9,400
Strategi:
INKP, breakout Resistance 9,900, berpeluang mencoba Resistance 10,250 dan next Resistance 10,550. Namun, bila INKP breakdown Resistance 9,900, berpeluang menguji Support 9,800 dan next Support 9,600. Batasi resiko bila INKP bergerak melemah dibawah Support 9,600. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
UNTR: SPECULATIVE BUY
Last price : 31,100
Target price : 31,800 โ 32,750
Entry price : 30,350 – 31,125
Stop Loss : 29,700
Strategi:
UNTR, breakout Resistance 30,725, berpeluang mencoba Resistance 31,800 dan next Resistance 32,750. Namun, bila UNTR breakdown Resistance 30,725, berpeluang menguji Support 30,350 dan next Support 30,000. Batasi resiko bila UNTR bergerak melemah dibawah Support 30,000. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmasโs research reports are available on our mobile apps โSimInvestโ, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
โThis document is intended for information purposes onlyโ. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
ยฉ Sinarmas Sekuritas