- BI-Rate : 4.75%
- Deposit Facility : 3.75%
- Lending Facility : 5.50%
Highlight:
Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak ekonomi global yang melambat karena perang timur tengah serta menjaga sasaran inflasi 2.5% ± 1%
🔮Pertimbangan Kebijakan
Inflasi
- Inflasi tahunan: 4.76% YoY (Feb)
- Core inflation: 2.63% YoY (Feb)
- Outlook Inflasi: 2.5% ± 1%
- Peningkatan karena low base effect pada Jan-Feb 2024
Nilai Tukar Rupiah
- Nilai Tukar Pergerakan YTD: Terdepresiasi 1.77%
- Faktor eksternal: Konflik geopolitik memicu outflow dari negara emerging market dan beralih ke safe-haven dollar → menguatkan indeks dollar.
Pertumbuhan Ekonomi
- GDP Growth: 5.39% (Q425)
- Outlook GDP: 4.9 – 5.7%
- Konsumsi domestik berpotensi meningkat seiring perayaan hari besar keagamaan dan insentif pemerintah
- Investasi diperkirakan lebih tinggi didorong investasi Danantara dan program Koperasi Merah Putih
Likuiditas & Sistem Keuangan
- Pertumbuhan kredit bank: +9.37% YoY (Feb)
- Outlook pertumbuhan kredit bank: 8-12%
- NPL: 2.14% Jan
- Stabilitas keuangan masih terjaga dan dinilai masih mampu mengantisipasi dampak perang Timur Tengah
🌎Outlook Global
- Pertumbuhan ekonomi Global diproyeksi melambat menjadi 3.1% dari perkiraan sebelum 3.2%
- Ekonomi global dibayangi oleh risiko inflasi karena kenaikan harga energi di tengah konflik geopolitik.
More Info: Siminvest Instagram // Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


