Have a question?
Message sent Close

Morning Call – 11 Februari 2026

Market

Indonesia | IHSG

IHSG Bergerak di Zona Hijau

IHSG ditutup menguat 1.24% ke level 8,132 pada perdagangan Selasa (10/02). Indeks solid bergerak di zona hijau dan sempat sentuh level tertinggi 8,141. Penguatan IHSG didorong oleh saham ASII, BMRI, dan CASA.

Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi Rp20.39 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp17.87 triliun. Sebanyak 556 saham menguat, 144 saham melemah, dan 116 saham stagnan.

Kawasan Asia

Bursa Regional ditutup naik pada perdagangan Selasa. Nikkei naik 2.28% dipimpin oleh naiknya saham-saham Teknologi, didorong oleh optimisme seputar kecerdasan buatan (AI) dan menjelang pengumuman laba perusahaan teknologi pada pekan ini.

Hang Seng dan Shanghai masing-masing naik sebesar 0.58% dan 0.13%. Pelaku pasar menantikan rilisnya data CPI dan PPI China, yang akan dirilis akhir pekan ini, sebelum libur Tahun Baru Imlek yang dimulai pada 15 Februari.

Kawasan Amerika Serikat

Pasar Saham AS ditutup beragam pada perdagangan Selasa. Dow Jones naik 0.10%, sementara Nasdaq dan S&P 500 masing-masing turun sebesar 0.59% dan 0.33%.

Dari rilis data ekonomi, penjualan ritel AS mengalami stagnasi pada Desember 2025, setelah adanya peningkatan 0.6% pada November, serta di bawah perkiraan pasar. Pelaku pasar hari ini menantikan rilis data ketenagakerjaan yang sempat tertunda pekan lalu.

Net Foreign Flow (10 Februari 2026)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri

Faktor Domestik:

  • Penjualan ritel Indonesia tumbuh 3.5% yoy pada Desember 2025, melambat dari Nov yang sebesar 6.3%.
  • Pelaku pasar menantikan hasil pertemuan OJK, BEI, dan KSEI dengan MSCI terkait perbaikan dan transparansi data sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya.

Faktor Global:

  • Penjualan ritel AS tercatat flat di bulan Desember 2025 (vs November: 0.6%).
  • Tingkat pengangguran di Korea Selatan turun menjadi 3% pada Januari 2026 dari bulan sebelumnya sebesar 4%.

Komoditas

  • Harga gas naik 0.4% ke level USD3/MMBtu pada Selasa, didorong oleh permintaan ekspor yang mengalami peningkatan.

Berita Emiten

  • 🟠DMAS mencatat pemasaran pra-penjualan sebesar Rp1.6 triliun sepanjang 2025, mencapai sekitar 88% dari target Rp1.81 triliun.
  • 🟢KIJA sebesar Rp3.6 triliun pada 2025 mencapai sekitar 102.9% dari target Rp3.5 triliun.
  • 🟠ANTM melaporkan proyek smelter grade alumina refinery (SGAR) fase 2 dengan Inalum ditargetkan rampung 2028.

Rekap Saham

10 Februari 2026

Daily

  • 🟢 ARCI TAKE PROFIT, Entry 1,660 (10 Februari), tertinggi 1,725, TP (1,720 – 1,805). Closing price 1,705. Profit 3.92% 🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 ANTM CUT PROFIT, Entry 3,900 (10 Februari), tertinggi 3,950, TP (4,000 – 4,130). Closing price 3,890. Profit 1.28%🚀🚀

Weekly

  • 🟢 ADMR HOLD, Entry 1,760 (03 Februari), tertinggi 1,945, TP (1,950-2,070). Closing price 1,890. Floating Profit 7.39%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 HRTA TAKE PROFIT, Entry 2,130 (04 Februari), tertinggi 2,510, TP (2,270-2,390). Closing price 2,500. Profit 17.8%🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀
  • 🟢 SSMS HOLD Entry 1,550 (06 Februari), tertinggi 1,613, TP (1,700-1,790). Closing price 1,630. Floating Profit 5.2%🚀🚀🚀🚀🚀

Daily | Sim Call

MEDC: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,550
Target price : 1,600 – 1,640
Entry price : 1,495 – 1,555
Stop Loss : 1,430

Strategi:

MEDC, bertahan pada Resistance 1,550, berpeluang mencoba Resistance 1,600 dan next Resistance 1,640. Namun, bila MEDC breakdown Resistance 1,550, berkemungkinan menguji Support 1,495 dan next Support 1,450. Baiknya batasi risiko bila MEDC bergerak melemah di bawah Support 1,450. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Daily | Sim Call

TINS: SPECULATIVE BUY

Last price : 3,360
Target price : 3,440 – 3,550
Entry price : 3,240 – 3,370
Stop Loss : 3,100

Strategi:

TINS, breakout Resistance EMA20 (3,350), berpeluang mencoba Resistance 3,440 dan next Resistance 3,550. Namun, bila TINS breakdown Resistance EMA20 (3,350), berkemungkinan menguji Support 3,240 dan next Support 3,120. Baiknya batasi risiko bila TINS melemah di bawah Support 3,120. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Weekly | Sim Call​

ADMR: HOLD

Last price : 1,890
Target price : 1,950 – 2,070
Entry price : 1,760 (03Februari)
Stop Loss : 1,680

Strategi:

ADMR, breakout Resistance 1,830, berpeluang mencoba Resistance 1,950 dan next Resistance 2,010. Namun, bila ADMR breakdown Resistance 1,830, berpeluang menguji Support 1,780 dan next Support 1,730. Batasi resiko bila ADMR bergerak melemah dibawah Support 1,710. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Weekly | Sim Call

ASII: SPECULATIVE BUY

Last price : 6,850
Target price : 7,100 – 7,475
Entry price : 6,650 – 6,875
Stop Loss : 6,300

Strategi:

ASII, breakout Resistance 6,750, berpeluang mencoba Resistance 7,100 dan next Resistance 7,475. Namun, bila ASII breakdown Resistance 6,750, berpeluang menguji Support 6,650 dan next Support 6,450. Batasi risiko bila ASII bergerak melemah dibawah Support 6,350. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Weekly | Sim Call

SSMS: HOLD

Last price : 1,630
Target price : 1,700 – 1,790
Entry price : 1,550 (06Februari)
Stop Loss : 1,450

Strategi:

SSMS, breakout Resistance 1,610, berpeluang mencoba Resistance 1,680 dan next Resistance 1,710. Namun, bila SSMS breakdown Resistance 1,610, berkemungkinan menguji Support 1,550 dan next Support 1,520. Baiknya batasi risiko bila SSMS melemah di bawah Support 1,470. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.

‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

© Sinarmas Sekuritas