Market
Indonesia | IHSG
IHSG Volatil, Berakhir di Zona Merah
IHSG ditutup menguat 0.53% ke level 8,104 pada perdagangan Kamis (05/02). Indeks bergerak volatil dengan range pergerakan 8,103 - 8,214. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham FILM, MORA, dan DSSA.
Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi Rp20.06 triliun, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp25.74 triliun. Sebanyak 349 saham melemah, 299 saham menguat, dan 172 saham stagnan.
Kawasan Asia
Bursa Saham Regional ditutup beragam pada perdagangan Kamis. Hang Seng naik 0.14%, sementara Nikkei turun 0.88%, dan Shanghai turun 0.64%.
Dari China, indeks dibebani oleh melemahnya saham-saham sektor teknologi di tengah kekhawatiran valuasi yang tinggi. Sementara dari Jepang, pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang pemilu DPR pada akhir pekan ini.
Kawasan Amerika Serikat
Indeks Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Rabu. Dow Jones naik 0.53%, sementara Nasdaq dan S&P 500 masing-masing turun 1.51% dan 0.51%.
Trump mengatakan telah membahas beberapa topik dengan Xi Jinping melalui telepon, mulai dari perdagangan ke Taiwan hingga pembelian mingak dan gas oleh China dari AS serta pertimbangan untuk membeli produk pertanian tambahan. Adapun, Trump menyebutkan akan berkunjung ke China pada April mendatang.
Net Foreign Flow (4 Februari 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Regulasi free float minimum 15% akan terbit paling lambat Maret 2026 dan berlaku bertahap 3 tahun bagi emiten lama.
- Perusahaan tambang batu bara di Indonesia menghentikan ekspor spot setelah pemerintah mengusulkan pemangkasan kuota produksi 2026 sebesar 40–70% dibanding 2025.
Faktor Global:
- Lapangan kerja swasta AS meningkat 22 ribu pekerjaan pada Januari 2026, di bawah perkiraan pasar.
- Cadangan Devisa Korea Selatan menurun menjadi USD425,910 juta pada Januari dibanding Desember sebesar USD428,050 juta.
Komoditas
-
Harga perak naik 4% ke level USD88/ons pada Rabu, didorong oleh didukung oleh defisit pasokan di tengah naiknya permintaan industri.
Berita Emiten
- 🟠PWON mencatat marketing sales 2025 sebesar Rp1.3 triliun, setara 96% dari target
- 🟠BREN mengalokasikan dana hingga Rp2 triliun untuk buyback saham yang akan dilaksanakan selama 3 bulan (4 Feb–3 Mei 2026)
- 🟢CUAN memulai groundbreaking proyek pembangkit listrik 680 MW senilai Rp10 triliun sebagai bagian ekspansi ke sektor energi.
Rekap Saham
5 Februari 2026
Daily
- 🟢 NCKL CUT PROFIT, Entry 1,295 (05 Februari), tertinggi 1,385, TP (1,420 – 1,455). Closing price 1,310. Profit 1,16%🚀
- 🟢 INDY TAKE PROFIT, Entry 3,290 (05 Februari), tertinggi 3,470, TP (3,450 – 3,550). Closing price 3,340. Profit 5,47%🚀🚀🚀🚀🚀🚀
Weekly
- 🟢 ADMR HOLD, Entry 1,760 (03 Februari), tertinggi 1,925, TP (1,950-2,070). Closing price 1,800. Floating Profit 2,27% 🚀🚀
- 🔴 HRTA HOLD, Entry 2,130 (04 Februari), tertinggi 2,240, TP (2,270-2,390). Closing price 2,120. Floating Loss 0,47%
- 🟡 SSMS BUY ON WEAKNESS, Entry (1,520-1,580), tertinggi 1,640, TP (1,700-1,790). Closing price 1,615.
Daily | Sim Call
ASII: SPECULATIVE BUY
Last price : 6,950
Target price : 7,125 – 7,350
Entry price : 6,700 – 6,975
Stop Loss : 6,400
Strategi:
ASII, menguji Resistance 7,000, berpeluang mencoba Resistance 7,125 dan next Resistance 7,350. Namun, bila ASII breakdown Resistance 7,000, berkemungkinan menguji Support 6,700 dan next Support 6,500. Baiknya batasi risiko bila ASII bergerak melemah di bawah Support 6,500. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
MDKA: SPECULATIVE BUY
Last price : 3,060
Target price : 3,150 – 3,230
Entry price : 2,950 – 3,070
Stop Loss : 2,830
Strategi:
MDKA, breakout Resistance 3,020, berpeluang mencoba Resistance 3,150 dan next Resistance 3,230. Namun, bila MDKA breakdown Resistance 3,020, berkemungkinan menguji Support 2,950 dan next Support 2,850. Baiknya batasi risiko bila MDKA melemah di bawah Support 2,850. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
ADMR : HOLD
Last price : 1,800
Target price : 1,950 – 2,070
Entry price : 1,760 (03Februari)
Stop Loss : 1,680
Strategi:
ADMR, breakdown Support 1,870, berpeluang menguji Support 1,770 dan next Support 1,735. Namun, bila ADMR bertahan diatas Support 1,870, berpeluang mencoba Resistance 1,940 dan next Resistance 2,070. Batasi resiko bila ADMR bergerak melemah dibawah Support 1,710. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
HRTA: HOLD
Last price : 2,120
Target price : 2,270 – 2,390
Entry price : 2,130 (04Februari)
Stop Loss : 1,840
Strategi:
HRTA, breakdown Support 2,130, berpeluang menguji Support 2,070 dan next Support 2,030. Namun, bila HRTA bertahan diatas Support 2,130, berpeluang mencoba Resistance 2,180 dan next Resistance 2,250. Batasi risiko bila HRTA bergerak melemah dibawah Support 1,865. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
SSMS : BUY ON WEAKNESS
Last price : 1,615
Target price : 1,700 – 1,790
Entry price : 1,520 – 1,580
Stop Loss : 1,450
Strategi:
SSMS, bertahan diatas EMA50 (1,605) berpeluang mencoba Resistance 1,625 dan next Resistance 1,680. Namun, bila SSMS breakdown EMA50 (1,605), berkemungkinan menguji Support 1,580 dan next Support 1,520. Baiknya batasi risiko bila SSMS melemah di bawah Support 1,470. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas